{"id":12728,"date":"2015-09-25T23:57:48","date_gmt":"2015-09-25T15:57:48","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=12728"},"modified":"2015-09-25T23:57:48","modified_gmt":"2015-09-25T15:57:48","slug":"jumblah-penumpang-kapal-ferry-hingga-kini-masih-dalam-keadaan-normal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jumblah-penumpang-kapal-ferry-hingga-kini-masih-dalam-keadaan-normal\/","title":{"rendered":"Jumlah Penumpang Kapal Ferry Normal"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Gilimanuk-Pelabuhann-553x400.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12729 aligncenter\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Gilimanuk-Pelabuhann-553x400.jpg\" alt=\"Gilimanuk-Pelabuhann-553x400\" width=\"553\" height=\"400\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>BATULICIN<\/strong> &#8211; Penumpang kapal feri penyeberangan di Pelabuhan Tanjung Serdang, Kabupaten Kotabaru, dengan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, dua hari menjelang Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriah, normal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Jumlah penumpang dan kendaraan roda dua serta kendaraan roda empat masih normal, tidak ada antrean panjang,&#8221; kata Kepala PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Batulicin, Daniel melalui Manajer Usaha Tri Gustanto di Batulicin, Rabu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ia mengatakan, ASDP sudah menyiapkan enam kapal untuk mengatisipasi membludaknya jumlah penumpang di hari Raya Idul Adha yakni KMP Srikandi, Gutila, Mahakan Raya, Musi, Awu-awu, dan Teluk Cindrawasih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Untuk sementara kami hanya mengoperasikan tiga unit kapal dan yang tiga unit kapal, tiga unit lainya berjaga-jaga apabila ada lonjakan jumlah penumpang yang dapat mengakibatkan antrean panjang,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Menurut Tri Gustanto, membludaknya jumlah penumpang diperkiran terjadi pada H+1, maka saat itu ASDP akan mengoperasikan tiga unit kapal akan di tambah satu unit dengan perbanndingan empat unit kapal operasi dua unit berjaga-jaga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Apabila dengan perbandingan empat banding dua masih terjadi antrean penumpang, maka ASDP akan mengoperasikan semua kapal yang sudah disiapkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Saat ini jumlah penumpang didominasi dari pelabuhan Batulicin menuju Pelabuhan Tanjung Serdang rata-rata 800 penumpang kendaraan roda dua dari Batulicin dan sebaliknya,&#8221; tutur dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sedangkan untuk jenis kendaraan roda empat rata-rata 180-300 unit mobil dari Pelabuhan Tanjung Serdang dan sebaliknya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Jumlah penumpang tersebut masih tergolong normal, sehinnga cukup tiga unit kapal yang dioperasikan,&#8221; paparnya. [] ANT<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BATULICIN &#8211; Penumpang kapal feri penyeberangan di Pelabuhan Tanjung Serdang, Kabupaten Kotabaru, dengan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, dua hari menjelang Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriah, normal. &#8220;Jumlah penumpang dan kendaraan roda dua serta kendaraan roda empat masih normal, tidak ada antrean panjang,&#8221; kata Kepala PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12729,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2276,2278],"tags":[4138],"class_list":["post-12728","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-selatan-kalsel","category-kabupaten-tanah-bumbu-provinsi-kalimantan-selatan","tag-ferry"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12728","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12728"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12728\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12728"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12728"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12728"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}