{"id":12793,"date":"2015-10-01T16:19:43","date_gmt":"2015-10-01T08:19:43","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=12793"},"modified":"2015-10-01T16:19:43","modified_gmt":"2015-10-01T08:19:43","slug":"kabupaten-ketapang-menjadi-tempat-persinggahan-perahu-layar-wonderful-sail2-indonesia-2015","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kabupaten-ketapang-menjadi-tempat-persinggahan-perahu-layar-wonderful-sail2-indonesia-2015\/","title":{"rendered":"Ketapang Jadi Tempat Singgah Perahu Layar WSI 2015"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/20151001Wonderfull_Sail.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12794 aligncenter\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/20151001Wonderfull_Sail.jpg\" alt=\"20151001Wonderfull_Sail\" width=\"481\" height=\"398\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>KETAPANG &#8211;\u00a0<\/strong>Kabupaten Ketapang\u00a0 akan menjadi lokasi persinggahan perahu layar peserta Wonderful Sail 2 Indonesia (WSI) 2015. Perahu layar dari berbagai negara diantaranya Australia, Amerika Serikat, Prancis, Meksiko, Inggris dan Belanda tersebut, diagendakan akan merapat di dermaga TPI Sukabangun pada hari selasa\u00a0tanggal \u00a013 Oktober 2015.<\/p>\n<div style=\"text-align: justify\">Mendapat kepercayaan sebagai salah satu titik labuh persinggahan perahu layar dari berbagai negara ini, maka Kabupaten Ketapang mematangkan persiapan penyambutan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Menurut Drs H.Mahyudin M.Si, Kepala Bappeda Ketapang bahwa pelaksanaan Wonderful Sail2 Indonesia perlu kematangan dan kesiapan tim koordinasi. &#8220;Sebab ada sekitar 51 kapal layar asing yang akan berlabuh di dermaga TPI Sukabangun. Rally kapal layar (Yacht Rally) merupakan reli kapal layar internasional untuk mempromosikan wisata dan percepatan pembangunan daerah kepulauan terpencil,&#8221; ujar dia.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Apalagi, kata dia, setelah Wonderful Sail2 Indonesia 2015 ini akan ada lagi Sail Karimata 2016. Kegiatan yang menghadirkan masyarakat mancanegara ini, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Ketapang dalam mempercepat pembangunan berkelanjutan.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">&#8220;Jika kegiatan Wonderful Sail 2 Indonesia 2015 berhasil, maka kegiatan kunjungan ke Ketapang akan menjadi agenda tahunan,&#8221; kata Mahyudin.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Kunjungan kapal pesiar ini akan sangat efektif dalam mempromosikan potensi wisata di daerah ini. Pada akhirnya dampaknya akan dirasakan para pelaku usaha kecil dan menengah, dan jasa travel perjalanan dan hotel-hotel di Ketapang.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Sebab, tidak menutup kemungkinan pemilik kapal pesiar yang akan datang adalah para pemilik modal yang bakal akan berinvestasi di Ketapang. Apalagi Kabupaten Ketapang cukup strategis.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">&#8220;Untuk sukses kegiatan langka ini tim agar selalu berkoordinasi,&#8221;\u009d ujar Mahyudin. [] ANT<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KETAPANG &#8211;\u00a0Kabupaten Ketapang\u00a0 akan menjadi lokasi persinggahan perahu layar peserta Wonderful Sail 2 Indonesia (WSI) 2015. Perahu layar dari berbagai negara diantaranya Australia, Amerika Serikat, Prancis, Meksiko, Inggris dan Belanda tersebut, diagendakan akan merapat di dermaga TPI Sukabangun pada hari selasa\u00a0tanggal \u00a013 Oktober 2015. Mendapat kepercayaan sebagai salah satu titik labuh persinggahan perahu layar dari &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12794,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273,30],"tags":[4150,4151,4152],"class_list":["post-12793","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-ketapang-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-layar","tag-wsi","tag-yacht"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12793","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12793"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12793\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12793"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12793"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12793"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}