{"id":128400,"date":"2025-08-09T16:45:56","date_gmt":"2025-08-09T08:45:56","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=128400"},"modified":"2025-08-14T15:00:53","modified_gmt":"2025-08-14T07:00:53","slug":"mindset-dan-pola-hidup-jadi-tantangan-pengembangan-pemuda-di-kaltim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mindset-dan-pola-hidup-jadi-tantangan-pengembangan-pemuda-di-kaltim\/","title":{"rendered":"Mindset dan Pola Hidup Jadi Tantangan Pengembangan Pemuda di Kaltim"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA <\/strong>\u2013 Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) menilai bahwa karakteristik daerah dan pola pikir (mindset) menjadi tantangan tersendiri dalam meningkatkan kualitas serta daya saing pemuda di berbagai wilayah. Faktor sosial, ekonomi, dan budaya setempat dinilai berpengaruh terhadap arah perkembangan generasi muda. Karena itu, dibutuhkan strategi yang tepat agar potensi mereka dapat berkembang secara optimal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Analis Kebijakan Ahli Muda Dispora Kaltim, Hasbar Mara, mengungkapkan bahwa perbedaan karakteristik antarwilayah menjadi salah satu penyebab tidak meratanya tingkat pengembangan pemuda di provinsi ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKarakteristik dan mindset menjadi faktor yang cukup mempengaruhi,\u201d ujar Hasbar Mara saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (08\/08\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDi beberapa daerah, sangat sulit mendorong pemuda agar bisa sejajar atau setara dengan daerah lain. Salah satu penyebabnya adalah pola kehidupan mereka, di mana setelah tamat SMA, banyak yang langsung harus banting tulang untuk menghidupi keluarganya.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hasbar mencontohkan kondisi di daerah yang mayoritas ekonominya ditopang oleh industri tambang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMisalnya di daerah yang mayoritas terdapat perusahaan tambang, otomatis hal itu mempengaruhi pola pikir pemuda. Begitu lulus SMA, mereka cenderung langsung terjun menjadi karyawan perusahaan karena hasilnya menggiurkan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJadi, untuk mengarahkan mereka agar mau berusaha atau mengembangkan diri di bidang lain, tantangannya cukup besar.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, meskipun bekerja di perusahaan tambang merupakan pilihan yang sah dan memberikan penghasilan menjanjikan, dari sisi pengembangan kepemudaan ada aspek penting yang sering kali terlewatkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cWalaupun memang pekerjaan di perusahaan itu tetap masuk dalam kategori pekerjaan, tapi dari sisi pengembangan potensi kepemudaan, ada tantangan tersendiri,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dispora Kaltim, kata Hasbar, terus mencari cara untuk mendorong keterlibatan pemuda dalam berbagai bidang, termasuk wirausaha, kepemimpinan, dan kegiatan sosial. Pendekatan yang digunakan harus disesuaikan dengan karakteristik setiap daerah, sehingga mampu menjawab tantangan spesifik yang dihadapi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, pihaknya menilai perlunya peran aktif pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan organisasi kepemudaan untuk bersama-sama memberikan edukasi dan motivasi kepada generasi muda. Harapannya, para pemuda Kaltim tidak hanya terpaku pada peluang kerja instan, tetapi juga berani mengembangkan potensi diri di bidang yang berkelanjutan dan berdampak luas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan tantangan mindset dan pola hidup yang masih menjadi hambatan, Hasbar menegaskan bahwa pengembangan pemuda di Kaltim membutuhkan sinergi lintas sektor.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKita tidak bisa mengubah pola pikir ini dalam waktu singkat, tapi dengan langkah konsisten dan dukungan dari berbagai pihak, kita bisa menciptakan generasi muda yang lebih adaptif, kreatif, dan berdaya saing,\u201d pungkasnya. [] ADVERTORIAL<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Rifky Irlika Akbar | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA \u2013 Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) menilai bahwa karakteristik daerah dan pola pikir (mindset) menjadi tantangan tersendiri dalam meningkatkan kualitas serta daya saing pemuda di berbagai wilayah. Faktor sosial, ekonomi, dan budaya setempat dinilai berpengaruh terhadap arah perkembangan generasi muda. Karena itu, dibutuhkan strategi yang tepat agar potensi mereka dapat berkembang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":60,"featured_media":128404,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6596],"tags":[6598,11222],"class_list":["post-128400","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dispora-kaltim","tag-dispora-kaltim","tag-pengembangan-pemuda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/128400","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/60"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=128400"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/128400\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":128939,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/128400\/revisions\/128939"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/128404"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=128400"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=128400"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=128400"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}