{"id":130052,"date":"2025-07-18T16:58:29","date_gmt":"2025-07-18T08:58:29","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=130052"},"modified":"2025-09-09T09:33:30","modified_gmt":"2025-09-09T01:33:30","slug":"dpmd-kukar-dorong-peran-desa-di-rip-kh-dari-wilayah-adat-ke-akar-konservasi-hayati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dpmd-kukar-dorong-peran-desa-di-rip-kh-dari-wilayah-adat-ke-akar-konservasi-hayati\/","title":{"rendered":"DPMD Kukar Dorong Peran Desa di RIP-KH,  \u201cDari Wilayah Adat ke Akar Konservasi Hayati\u201d"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong> &#8211; Desa bukan sekadar lokus geografi, tetapi penjaga warisan hayati yang tak ternilai. Dalam Kick Off Meeting penyusunan Rencana Induk Pengelolaan Keanekaragaman Hayati (RIP-KH) Kukar Tahun 2025\u20132029, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar menunjukkan komitmen nyatanya. Melalui kehadiran Kepala Bidang Kerjasama Desa, Dedy Suryanto, DPMD menegaskan pentingnya pelibatan aktif pemerintah desa sebagai ujung tombak konservasi hayati di daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagian besar kekayaan hayati Kukar mulai dari spesies anggrek di Desa Kahala Ilir hingga ekosistem bantaran sungai Mahakam berada di wilayah-wilayah desa. Dalam forum yang digelar oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar di Ruang Bengkirai, Dedy mengingatkan bahwa tanpa keterlibatan struktural pemerintah desa, pelestarian bisa meleset dari sasaran. \u201cDesa bukan hanya lokasi, tapi pemilik pengetahuan lokal,\u201d tegasnya, Kamis (17\/07\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">DPMD Kukar mengusulkan agar perencanaan RIP-KH memasukkan dimensi kewenangan desa secara utuh dari data spasial hingga peran lembaga kemasyarakatan dan adat. Usulan ini disambut positif oleh DLHK dan tim penyusun, yang berkomitmen menjadikan DPMD sebagai mitra aktif dalam perencanaan lintas sektor. \u201cKami ingin memastikan desa bukan hanya pelaksana, tetapi bagian dari perumus arah,\u201d tambah Dedy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan ini turut dihadiri Sekda Kukar, Asisten I Setdakab, akademisi, serta OPD terkait. Sebagai forum perdana, Kick Off Meeting menjadi ruang kolaborasi untuk menyusun indeks dan peta jalan konservasi berbasis kearifan lokal. Dedy berharap program RIP-KH tak hanya berhenti pada dokumen, melainkan hidup di lapangan dan menjadi gerakan kolektif masyarakat desa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">DPMD Kukar memiliki peran strategis sebagai pembina desa, termasuk dalam hal edukasi, kelembagaan, dan advokasi perlindungan spesies. \u201cKami tak ingin ada spesies dilindungi yang justru hilang karena minim informasi di tingkat desa,\u201d ucap Dedy, seraya menekankan urgensi komunikasi dua arah antara DLHK dan pemerintahan desa.[] ADVERTORIAL<\/p>\n<p>Redaksi03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA &#8211; Desa bukan sekadar lokus geografi, tetapi penjaga warisan hayati yang tak ternilai. Dalam Kick Off Meeting penyusunan Rencana Induk Pengelolaan Keanekaragaman Hayati (RIP-KH) Kukar Tahun 2025\u20132029, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar menunjukkan komitmen nyatanya. Melalui kehadiran Kepala Bidang Kerjasama Desa, Dedy Suryanto, DPMD menegaskan pentingnya pelibatan aktif pemerintah desa sebagai &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":50,"featured_media":130053,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,9431],"tags":[],"class_list":["post-130052","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dpmd-kukar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/130052","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/50"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=130052"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/130052\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":135348,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/130052\/revisions\/135348"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/130053"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=130052"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=130052"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=130052"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}