{"id":130255,"date":"2025-08-20T13:20:04","date_gmt":"2025-08-20T05:20:04","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=130255"},"modified":"2025-08-20T13:20:30","modified_gmt":"2025-08-20T05:20:30","slug":"komisi-ii-dprd-event-bisa-jadi-kunci-pad-wisata-samarinda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/komisi-ii-dprd-event-bisa-jadi-kunci-pad-wisata-samarinda\/","title":{"rendered":"Komisi II DPRD: Event Bisa Jadi Kunci PAD Wisata Samarinda"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"256\" data-end=\"509\"><strong data-start=\"256\" data-end=\"269\">SAMARINDA<\/strong> \u2013 Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Joko Wiranto, menegaskan bahwa sektor pariwisata memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah apabila dikelola secara serius oleh pemerintah bersama para pemangku kepentingan. \u201cKan banyak sekali kalau wisata kita itu maju, keterkaitannya banyak sekali, nanti bisnis hotel, UMKM juga bisa berjalan, termasuk kayak di Lempake itu kan ada,\u201d ujarnya saat ditemui di Kantor DPRD Kota Samarinda, Selasa (19\/8\/2025) siang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"754\" data-end=\"1010\">Menurutnya, Samarinda memiliki peluang besar dalam pengembangan wisata, namun dibutuhkan dukungan investor baru agar potensi tersebut dapat digarap secara maksimal. \u201cNah, kita perlu menarik investor baru untuk mengembangkan wisata di Samarinda,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1012\" data-end=\"1351\">Ia menilai, pihak swasta harus diberi ruang untuk ikut serta membangun destinasi wisata sehingga beban pembiayaan tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah daerah. \u201cInvestor kan boleh masuk aja kalau untuk membuat destinasi wisata kayak dicontohkan di Lempake itu, cuman kemarin ada keluhan terkait perizinan agak rumit,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1353\" data-end=\"1586\">Joko mengungkapkan bahwa pengelola wisata di Lempake pernah menyampaikan keluhan kepada DPRD mengenai prosedur perizinan yang dinilai masih menyulitkan. \u201cKemarin kita sempat sharing dengan pengelola yang di Lempake itu,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1588\" data-end=\"1919\">Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Samarinda memiliki ragam potensi wisata, baik wisata alam maupun budaya. Salah satunya adalah Desa Budaya Pampang yang dinilai memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan. \u201cJadi kalau potensi wisata memang sebenarnya besar, termasuk kayak di Pampang itu kan sebenarnya wisata budaya,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1921\" data-end=\"2341\">Politisi dari Komisi II itu menambahkan, pengembangan wisata budaya seperti di Pampang penting dilakukan karena tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga berperan dalam menjaga serta melestarikan kearifan lokal. \u201cItu kan perlu dikembangkan juga wisata budaya seperti di Pampang itu karena itu kan memelihara budaya lokal, cuman ya itu, promosinya yang perlu maupun diadakan event-event di Samarinda ini kan,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2343\" data-end=\"2720\">Ia mencontohkan hasil kunjungannya ke Bogor, di mana sektor pariwisata mampu menghasilkan pendapatan daerah yang signifikan meskipun hanya ditopang oleh penyelenggaraan berbagai acara. \u201cKalau saya ke Bogor kemarin, di Bogor itu hanya event aja, yang diperbanyak event tapi PAD wisatanya lumayan luar biasa, eventnya yang diperbanyak, kita studi banding masalah itu,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2722\" data-end=\"3117\">Menurut Joko, perbedaan mendasar antara daerah di Kalimantan dan di Pulau Jawa dalam mengelola pariwisata terletak pada promosi dan ketersediaan infrastruktur. \u201cMakanya saya lihat ini bentuk perbandingan kita di Kalimantan dengan Jawa, di Jawa nih untuk wisata itu lebih banyak peminatnya daripada kita di Kalimantan, karena promosi daerah terus infrastruktur juga harus didukung,\u201d pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3119\" data-end=\"3166\">Penulis: Yus Rizal Zulfikar | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA \u2013 Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Joko Wiranto, menegaskan bahwa sektor pariwisata memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah apabila dikelola secara serius oleh pemerintah bersama para pemangku kepentingan. \u201cKan banyak sekali kalau wisata kita itu maju, keterkaitannya banyak sekali, nanti bisnis hotel, UMKM juga bisa berjalan, termasuk kayak di Lempake itu &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":66,"featured_media":130256,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,37],"tags":[],"class_list":["post-130255","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/130255","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/66"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=130255"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/130255\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":130348,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/130255\/revisions\/130348"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/130256"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=130255"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=130255"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=130255"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}