{"id":130689,"date":"2025-08-21T16:49:17","date_gmt":"2025-08-21T08:49:17","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=130689"},"modified":"2025-08-21T16:49:17","modified_gmt":"2025-08-21T08:49:17","slug":"pertamina-perluas-produksi-avtur-berbasis-minyak-jelantah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pertamina-perluas-produksi-avtur-berbasis-minyak-jelantah\/","title":{"rendered":"Pertamina Perluas Produksi Avtur Berbasis Minyak Jelantah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"255\" data-end=\"541\"><strong data-start=\"255\" data-end=\"268\">JAKARTA \u2013<\/strong> PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) berencana memperluas produksi Pertamina Sustainable Aviation Fuel (PertaminaSAF), avtur yang dihasilkan dari minyak jelantah (used cooking oil\/UCO). Saat ini, PertaminaSAF diproduksi di Kilang Cilacap, salah satu unit operasi KPI.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"543\" data-end=\"738\">\u201cKe depan, PertaminaSAF juga akan diujicobakan untuk diproduksi di Kilang Dumai dan Kilang Balongan,\u201d ujar Direktur Utama KPI, Taufik Aditiyawarman, dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (21\/08\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"740\" data-end=\"1018\">Avtur yang mengandung campuran minyak jelantah ini telah melalui serangkaian uji kualitas ketat, baik di laboratorium KPI Unit Cilacap maupun laboratorium eksternal independen Lemigas. Langkah ini memastikan produk memenuhi standar keselamatan dan kinerja avtur internasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1020\" data-end=\"1303\">Pertamina juga baru saja melaksanakan penerbangan komersial perdana maskapai Pelita Air menggunakan PertaminaSAF pada rute Jakarta\u2013Denpasar, Rabu (20\/08\/2025). Menurut Taufik, penerbangan ini bukan sekadar perjalanan udara biasa, melainkan tanda nyata transisi energi di Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1305\" data-end=\"1520\">\u201cPenerbangan spesial ini sekaligus menjadi bukti bahwa KPI bisa menjadi pelopor energi hijau di Indonesia. Produk ini membuktikan kita memiliki kapabilitas memproduksi bahan bakar pesawat masa depan,\u201d ujar Taufik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1522\" data-end=\"1809\">Produksi PertaminaSAF menggunakan teknologi co-processing dengan Katalis Merah Putih buatan anak bangsa. Taufik menegaskan bahwa bahan bakar ini merupakan langkah konkret percepatan pengurangan emisi karbon, karena kadar karbonnya 81 persen lebih rendah dibanding avtur berbahan fosil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1811\" data-end=\"2096\">\u201cPertaminaSAF adalah bioavtur sustainable pertama di Indonesia yang memiliki sertifikat internasional sustainability ISCC CORSIA, berbahan baku campuran UCO atau minyak jelantah,\u201d kata Taufik. Keunggulan lain, titik beku (freezing point) PertaminaSAF melampaui standar internasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2098\" data-end=\"2559\">Menurut Taufik, standar internasional menetapkan titik beku avtur pada ketinggian jelajah pesawat komersial berada di minus 47 derajat Celsius. Namun, PertaminaSAF dapat mencapai titik beku lebih rendah dari spesifikasi tersebut. \u201cPertaminaSAF tidak akan membeku di kondisi ekstrem, sehingga aman digunakan selama penerbangan. Aspek keselamatan yang sesuai bahkan melampaui standar internasional menjadikan produk ini bernilai tambah semakin tinggi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2561\" data-end=\"2877\">PertaminaSAF juga didukung ekosistem PT Pertamina (Persero) yang melibatkan tiga entitas: Kilang Pertamina Internasional sebagai pengembang teknologi dan produsen, Pertamina Patra Niaga yang menyiapkan stok UCO sekaligus memasarkan produk, serta Pelita Air Services sebagai pengguna PertaminaSAF untuk penerbangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2879\" data-end=\"3084\">\u201cKPI dengan produk PertaminaSAF siap menjadi bagian dari dunia penerbangan masa depan. Inovasi ini akan menjadi keunggulan KPI dan kami optimistis PertaminaSAF segera digunakan secara luas,\u201d kata Taufik.[]\n<p data-start=\"2879\" data-end=\"3084\">Admin05<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA \u2013 PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) berencana memperluas produksi Pertamina Sustainable Aviation Fuel (PertaminaSAF), avtur yang dihasilkan dari minyak jelantah (used cooking oil\/UCO). Saat ini, PertaminaSAF diproduksi di Kilang Cilacap, salah satu unit operasi KPI. \u201cKe depan, PertaminaSAF juga akan diujicobakan untuk diproduksi di Kilang Dumai dan Kilang Balongan,\u201d ujar Direktur Utama KPI, Taufik &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":130690,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[35],"tags":[],"class_list":["post-130689","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/130689","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=130689"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/130689\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":130691,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/130689\/revisions\/130691"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/130690"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=130689"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=130689"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=130689"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}