{"id":13083,"date":"2015-10-12T21:29:02","date_gmt":"2015-10-12T13:29:02","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=13083"},"modified":"2015-10-12T21:29:02","modified_gmt":"2015-10-12T13:29:02","slug":"ditemukan-10-titik-panas-terbesar-di-kotabaru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ditemukan-10-titik-panas-terbesar-di-kotabaru\/","title":{"rendered":"Ditemukan 10 Titik Panas Terbesar di Kotabaru"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/45listrik-padam.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-13084 aligncenter\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/45listrik-padam.jpg\" alt=\"45listrik-padam\" width=\"430\" height=\"243\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>KOTABARU<\/strong>\u00a0&#8211; Satelit Aqua Terra mendeteksi 10 titik api (hot spot) tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Berdasarkan informasi Pusat Data dan Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Selatan, secara umum di Kalsel pada 10 Oktober pukul 17.00 Wita ditemukan 30 titik panas,&#8221; kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru Irian Noor melalui Kasi Penanggulangan Bencana Sugeng di Kotabaru, Pada Hari \u00a0Sabtu. (12\/10)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Titik api tersebut tersebar di lima kabupaten di Kalsel, meliputi Kabupaten Banjar ditemukan 6 hotspot, Tanah Laut ditemukan 8 hotspot, Kotabaru ditemukan 10 hotspot, Tanah Bumbu ditemukan 5 hotspot dan Barito Kuala (Batola) ditemukan 1 hotspot.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dibandingkan dengan sehari sebelumnya turun yakni, pada Jumat (9\/10) jumlah titik api di Kotabaru sebanyak 32 titik, sementara pada Sabtu ditemukan 10 titik api.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Masih dalam rangkaian siaga kebakaran di Kotabaru, petugas BPBD Kotabaru juga telah melakukan beberapa penyelamatan kawasan hutan dan lahan dari amukan api.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Seperti, pemadaman api yang membakar lahan seluas 3,5 hektare di Desa Megasari, Kecamatan Pulaulaut Utara oleh tim dari BPBD Kotabaru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Petugas BPBD Kotabaru juga berhasil menyelamatkan rumah penduduk di Desa Sigam, Pulaulaut Utara, dari amukan &#8220;si jago merah&#8221;.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Sebelumnya, bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut, petugas BPBD bersama-sama dengan anggota Lanal AL Kotabaru dan instansi lainnya berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Sekerambut Pulaulaut Tengah, seluas 41 hektare.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Empat unit mobil terdiri dari tiga unit dari BPBD dan satu unit dari TNI AL dikerahkan untuk membantu melakukan pemadaman di sejumlah titik. [] ANT<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KOTABARU\u00a0&#8211; Satelit Aqua Terra mendeteksi 10 titik api (hot spot) tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. &#8220;Berdasarkan informasi Pusat Data dan Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Selatan, secara umum di Kalsel pada 10 Oktober pukul 17.00 Wita ditemukan 30 titik panas,&#8221; kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru Irian Noor &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13084,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2276,2299],"tags":[],"class_list":["post-13083","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-selatan-kalsel","category-kabupaten-kotabaru-provinsi-kalimantan-selatan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13083","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13083"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13083\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13083"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13083"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13083"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}