{"id":13099,"date":"2015-10-13T10:27:45","date_gmt":"2015-10-13T02:27:45","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=13099"},"modified":"2015-10-13T10:27:45","modified_gmt":"2015-10-13T02:27:45","slug":"blhd-kota-banjarmsin-perotes-dengan-penilaian-hasil-adipura-tahun-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/blhd-kota-banjarmsin-perotes-dengan-penilaian-hasil-adipura-tahun-ini\/","title":{"rendered":"Hasil Penilaian Adipura di Banjarmasin Dapat Protes"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/69piala-adipura-padang-2015.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-13100 aligncenter\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/69piala-adipura-padang-2015.jpg\" alt=\"69piala-adipura-padang-2015\" width=\"368\" height=\"274\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>BANJARMASIN<\/strong> &#8211; Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Banjarmasin Hamdi mengungkapkan, daerahnya cukup protes dengan proses penilaian adipura tahun ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Sebenarnya kita agak protes dengan penilaian adipura kali ini, biasanyakan tahap penilaian itu hanya ada P1, P2, kemudian verifikasi, habis itu diumumkan, tapi sekarang tidak begitu,&#8221; ujarnya, saat di gedung dewan, Pada Hari Senin. (12\/10)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Menurut dia, saat ini proses penilaian adipura terkesan disulitkan, sebab tahapan verifikasi dilakukan berulang kali, tidak seperti kebiasaan, hingga membingunkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Untuk tahapan verifikasi saja sudah dilakukan tim adipura sebanyak tiga kali, bahkan kalau kurang meyakinkan lagi dilakukan kembali, jadi membingungkan kan,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Bahkan rencananya, papar Hamdi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan meminta persentasi kepala daerah untuk mengetahui kometmennya terhadap lingkungan dan kebersihan di daerahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Masalahnya daerah kita dijabat pejabat wali kota sementara, karena bukan jabatan definitif, pastinya lain juga, bagaimana nantinya, sudah kita sampaikan itu, tapi menteri maunya begitu&#8221; kata Hamdi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dia menyatakan, Banjarmasin masih masuk dalam nominasi peraih adipura tahun ini sebagai kota besar, sebab terus masuk dalam tahapan verifikasi yang dilakukan tim penilaian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Daerah lain kan ada yang tidak diverifikasi lagi, artinya sudah gugur, Banjarmasin masih ada harap, dan kita optimis dengan upaya perbaikan lingkungan dan kebersihan yang maksimal ini akan sukses,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dikatakan dia, sebagai kota masuk penilaian adipura katagori kota besar, Banjarmasin cukup terbebani dengan objek penilaian diantaranya adalah masalah ruang terbuka hijau, kebersihan, dan kualitas udara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Kalau kota sedang dan kecil, hanya dinilai tingkat provinsi, tapi kalau kota besar dinilai langsung kementerian,&#8221; ujarnya. [] ANT<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANJARMASIN &#8211; Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Banjarmasin Hamdi mengungkapkan, daerahnya cukup protes dengan proses penilaian adipura tahun ini. &#8220;Sebenarnya kita agak protes dengan penilaian adipura kali ini, biasanyakan tahap penilaian itu hanya ada P1, P2, kemudian verifikasi, habis itu diumumkan, tapi sekarang tidak begitu,&#8221; ujarnya, saat di gedung dewan, Pada Hari Senin. &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13100,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2275,2276],"tags":[4210],"class_list":["post-13099","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-banjarmasin-provinsi-kalimantan-selatan","category-kalimantan-selatan-kalsel","tag-blhd-banjarmasin-perotes-dengan-hasil-adipura-tahun-ini"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13099","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13099"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13099\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13099"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13099"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13099"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}