{"id":131016,"date":"2025-08-23T09:10:52","date_gmt":"2025-08-23T01:10:52","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=131016"},"modified":"2025-08-23T09:10:52","modified_gmt":"2025-08-23T01:10:52","slug":"pontianak-gelar-festival-otomotif-internasional-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pontianak-gelar-festival-otomotif-internasional-2025\/","title":{"rendered":"Pontianak Gelar Festival Otomotif Internasional 2025"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"360\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"15\">PONTIANAK &#8211;<\/strong> Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meresmikan gelaran Pontianak International Automotive Festival (PIAF) 2025 yang berlangsung di Pontianak Convention Center (PCC), Jumat (22\/08\/2025). Acara ini menghadirkan ratusan peserta dari berbagai komunitas otomotif, baik dari dalam negeri maupun luar negeri seperti Malaysia dan Brunei Darussalam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"362\" data-end=\"656\">Dalam sambutannya, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan berskala internasional tersebut. Menurutnya, festival otomotif tidak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan dan kreativitas, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarkomunitas pecinta otomotif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"658\" data-end=\"860\">\u201cKehadiran peserta dari berbagai daerah, termasuk Sarawak dan negara tetangga, menunjukkan bahwa Pontianak semakin dikenal sebagai kota tujuan bagi komunitas otomotif,\u201d ujar Edi usai meresmikan acara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"862\" data-end=\"1210\">Ia menilai, Kalimantan Barat memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor otomotif, termasuk kegiatan wisata touring. Dengan semakin terbukanya jalur darat yang menghubungkan Kalimantan Barat dengan Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, hingga ke Sarawak, kesempatan untuk mendorong pertumbuhan komunitas otomotif dinilai semakin terbuka luas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1212\" data-end=\"1440\">\u201cPontianak sering menjadi tujuan touring, bahkan dari Brunei, Singapura, dan Sarawak. Pemerintah Kota akan terus mendukung kegiatan seperti ini, karena memberi dampak positif bagi perekonomian sekaligus pariwisata,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1442\" data-end=\"1814\">Festival otomotif ini juga dipandang sebagai wadah yang mampu memberikan inspirasi, menumbuhkan persahabatan, sekaligus memperkuat solidaritas antarpecinta otomotif, khususnya penggemar motor besar. Antusiasme para peserta yang hadir dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa kegiatan tersebut memiliki daya tarik tersendiri dan potensial untuk dikembangkan lebih lanjut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1816\" data-end=\"2107\">Edi berharap PIAF 2025 dapat menjadi agenda rutin setiap tahun. Ia menekankan bahwa keberadaan acara berskala internasional seperti ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, memperluas jaringan pariwisata, sekaligus mengukuhkan citra Pontianak sebagai kota ramah komunitas otomotif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2109\" data-end=\"2202\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">\u201cSemoga event-event serupa seperti ini lebih sering digelar di Kota Pontianak,\u201d pungkasnya.[]\n<p data-start=\"2109\" data-end=\"2202\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Admin05<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PONTIANAK &#8211; Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meresmikan gelaran Pontianak International Automotive Festival (PIAF) 2025 yang berlangsung di Pontianak Convention Center (PCC), Jumat (22\/08\/2025). Acara ini menghadirkan ratusan peserta dari berbagai komunitas otomotif, baik dari dalam negeri maupun luar negeri seperti Malaysia dan Brunei Darussalam. Dalam sambutannya, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":131018,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273,36],"tags":[],"class_list":["post-131016","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kota-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131016","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=131016"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131016\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":131020,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131016\/revisions\/131020"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/131018"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=131016"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=131016"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=131016"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}