{"id":131242,"date":"2025-08-24T09:52:12","date_gmt":"2025-08-24T01:52:12","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=131242"},"modified":"2025-08-24T09:52:12","modified_gmt":"2025-08-24T01:52:12","slug":"panen-cabai-di-hsu-jadi-bukti-eratnya-hubungan-pemimpin-dan-petani","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/panen-cabai-di-hsu-jadi-bukti-eratnya-hubungan-pemimpin-dan-petani\/","title":{"rendered":"Panen Cabai di HSU Jadi Bukti Eratnya Hubungan Pemimpin dan Petani"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"398\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"23\">HULU SUNGAI UTARA &#8211;<\/strong> Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, tampak semarak pada Sabtu (23\/08\/2025) ketika Bupati Hulu Sungai Utara, H. Sahrujani, bersama Wakil Bupati Hero Setiawan turun langsung ke kebun warga untuk memanen cabai merah dan hijau. Kehadiran keduanya memberi nuansa berbeda bagi para petani yang merasa hasil kerja keras mereka mendapatkan apresiasi dari pemerintah daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"400\" data-end=\"742\">Hamparan cabai yang masak dipetik menjadi bukti nyata kerja sama antara petani dan pemerintah. Suasana panen berlangsung penuh keakraban dengan canda dan tawa yang menunjukkan eratnya hubungan masyarakat dengan pemimpinnya. Para petani mengaku merasa lebih dihargai karena jerih payah mereka diperhatikan secara langsung oleh kepala daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"744\" data-end=\"964\">\u201cAlhamdulillah, panen cabai di Pinangkara ini sangat menggembirakan. Petani kita membuktikan bahwa kerja keras dan kebersamaan mampu menghadirkan hasil yang mensejahterakan,\u201d ujar Bupati H. Sahrujani dalam sambutannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"966\" data-end=\"1383\">Wakil Bupati Hero Setiawan menambahkan bahwa panen cabai tidak hanya berbicara soal hasil pertanian semata, tetapi juga mencerminkan kesatuan masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi yang memengaruhi harga kebutuhan pokok. \u201cPanen cabai ini juga panen semangat. Pemerintah Daerah hadir untuk mendampingi petani, mulai dari penyediaan bibit, pendampingan teknis, hingga solusi atas kendala di lapangan,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1385\" data-end=\"1832\">Harapan serupa datang dari petani yang meminta agar pemerintah terus menjaga kestabilan harga cabai di pasaran. Menurut mereka, harga cabai yang sering berfluktuasi sangat memengaruhi daya beli masyarakat dan berperan besar dalam tingkat inflasi. \u201cHarapan kami sederhana, semoga harga cabai tetap stabil, pupuk mudah didapat, dan hasil panen bisa memberi penghidupan lebih baik bagi keluarga,\u201d kata seorang petani yang ikut dalam panen tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1834\" data-end=\"2271\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Momentum panen cabai ini dianggap sebagai penegasan bahwa Desa Pinangkara memiliki potensi hortikultura yang menjanjikan. Selain sebagai sumber penghidupan masyarakat, cabai juga menjadi komoditas strategis yang membantu menjaga keseimbangan ekonomi di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dengan dukungan pemerintah daerah, para petani optimistis hasil pertanian mereka dapat memberi kontribusi lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat luas.[]\n<p data-start=\"1834\" data-end=\"2271\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Admin05<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HULU SUNGAI UTARA &#8211; Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, tampak semarak pada Sabtu (23\/08\/2025) ketika Bupati Hulu Sungai Utara, H. Sahrujani, bersama Wakil Bupati Hero Setiawan turun langsung ke kebun warga untuk memanen cabai merah dan hijau. Kehadiran keduanya memberi nuansa berbeda bagi para petani yang merasa hasil kerja keras mereka mendapatkan apresiasi dari pemerintah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":131243,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2301,2276],"tags":[],"class_list":["post-131242","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-hulu-sungai-utara-provinsi-kalimantan-selatan","category-kalimantan-selatan-kalsel"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131242","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=131242"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131242\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":131244,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131242\/revisions\/131244"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/131243"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=131242"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=131242"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=131242"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}