{"id":131348,"date":"2025-08-24T11:11:42","date_gmt":"2025-08-24T03:11:42","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=131348"},"modified":"2025-08-25T11:16:18","modified_gmt":"2025-08-25T03:16:18","slug":"53-regu-karnaval-di-kecamatan-waru-ramaikan-hut-ke-80-ri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/53-regu-karnaval-di-kecamatan-waru-ramaikan-hut-ke-80-ri\/","title":{"rendered":"53 Regu Karnaval di Kecamatan Waru Ramaikan HUT ke-80 RI"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"376\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"25\">PENAJAM PASER UTARA &#8211;<\/strong> Suasana Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), pada Sabtu (23\/08\/2025) dipadati ribuan warga yang menyaksikan karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 53 peserta karnaval dilepas langsung oleh Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, untuk menempuh rute sejauh 3,3 kilometer.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"378\" data-end=\"750\">Peserta berasal dari berbagai tingkatan, mulai dari pelajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga kategori umum. Kehadiran masyarakat yang memadati tepi jalan sepanjang jalur karnaval menunjukkan tingginya antusiasme, tidak hanya dari warga Kecamatan Waru, tetapi juga dari luar daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"752\" data-end=\"1105\">Setiap regu peserta melewati lima pos penilaian dengan kriteria yang berbeda. Di pos pertama dinilai kesesuaian tema dan kearifan lokal, pos kedua menilai ketertiban barisan, pos ketiga melihat kekompakan dan antusiasme, pos keempat menitikberatkan kreativitas, sementara pos kelima di garis finis menilai semangat kemerdekaan serta keutuhan kelompok.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1107\" data-end=\"1546\">Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abdul Waris menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menjaga kebersamaan demi memeriahkan peringatan kemerdekaan. \u201cSaya bangga dan berterima kasih kepada masyarakat Waru yang telah menunjukkan semangat kebersamaan dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan ini. Karnaval bukan hanya hiburan, tetapi juga wujud rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah kita rasakan selama 80 tahun,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1548\" data-end=\"1973\">Ia juga menekankan bahwa semangat peringatan hari kemerdekaan perlu dijadikan pengingat tentang pentingnya persatuan dalam membangun daerah. \u201cPembangunan daerah merupakan hasil kerja bersama pemerintah dan masyarakat. Karena itu, kekompakan dan semangat persatuan perlu terus dijaga. Semoga kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahun dengan lebih meriah untuk memperkuat rasa cinta tanah air dan persaudaraan,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1975\" data-end=\"2289\">Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I DPRD PPU Syahruddin M Noor, jajaran pemerintah kecamatan, serta para tokoh masyarakat. Karnaval yang penuh warna itu tidak hanya menjadi hiburan bagi warga, tetapi juga simbol persatuan serta refleksi rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia.[]\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1975\" data-end=\"2289\">Penulis: Subur Priono | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PENAJAM PASER UTARA &#8211; Suasana Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), pada Sabtu (23\/08\/2025) dipadati ribuan warga yang menyaksikan karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebanyak 53 peserta karnaval dilepas langsung oleh Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, untuk menempuh rute sejauh 3,3 kilometer. Peserta berasal dari berbagai &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":39,"featured_media":131450,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,482],"tags":[],"class_list":["post-131348","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-penajam-paser-utara-ppu"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131348","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/39"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=131348"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131348\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":131451,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131348\/revisions\/131451"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/131450"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=131348"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=131348"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=131348"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}