{"id":131442,"date":"2025-08-25T11:03:45","date_gmt":"2025-08-25T03:03:45","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=131442"},"modified":"2025-08-25T11:03:45","modified_gmt":"2025-08-25T03:03:45","slug":"inovasi-sipadi-warga-sekatak-mudah-pinjam-aset-pemerintah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/inovasi-sipadi-warga-sekatak-mudah-pinjam-aset-pemerintah\/","title":{"rendered":"Inovasi Sipadi, Warga Sekatak Mudah Pinjam Aset Pemerintah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"405\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"14\">BULUNGAN &#8211;<\/strong> Kecamatan Sekatak memperkenalkan sebuah terobosan baru dalam pelayanan publik melalui sistem peminjaman aset secara digital atau Sipadi. Inovasi ini menjadi bagian dari Aksi Perubahan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan II Tahun 2025 yang digelar Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia, dengan fokus pada pembelajaran strategi kebijakan pelayanan publik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"407\" data-end=\"760\">Kasubag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Sekatak, Tasrip, S.IP, menjelaskan bahwa Sipadi hadir sebagai jawaban atas kendala yang selama ini dihadapi masyarakat. \u201cSisten ini dirancang untuk menjawab persoalan peminjaman aset yang sebelumnya dilakukan secara manual dan tidak terdokumentasi, kini lebih mudah dan efesien,\u201d ujar Tasrip, Sabtu (23\/08\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"762\" data-end=\"1172\">Ia menuturkan, program ini mulai diperkenalkan sejak awal Agustus 2025 dan kini telah disosialisasikan secara langsung kepada warga. Tujuannya agar masyarakat memahami cara kerja Sipadi dan memanfaatkannya ketika membutuhkan aset pemerintah. \u201cKarena biasanya meminjam aset Pemerintah dengan sisten manual sedikit ribet dan memakan waktu, jadi kita tawarkan terobosan Sipadi ini kepada masyarakat,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1174\" data-end=\"1631\">Menurut Tasrip, digitalisasi ini memberikan keuntungan tidak hanya bagi masyarakat, tetapi juga pemerintah kecamatan. Proses peminjaman menjadi lebih praktis, sementara pihak kecamatan dapat melakukan pencatatan aset dengan lebih akurat. \u201cSehingga ke depannya masyarakat bisa lebih mudah meminjam aset Pemerintah dan dari Pemerintah khususnya Kecamatan Sekatak juga lebih mudah menginvetarisir aset yang dikelolah dan dipinjam oleh masyarakat,\u201d terangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1633\" data-end=\"2254\">Ia menambahkan, keunggulan Sipadi dapat dirasakan dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang. Sistem ini mempermudah standar operasional prosedur peminjaman, meningkatkan kompetensi pengelolaan barang, serta memberikan data aset yang terinventarisasi dan transparan kepada publik. \u201cSistem ini memberikan sistem digital yang bisa diakses semua, memudahka SOP Peminjaman aset, meningkatkan kompetensi kepengurusan barang dan aset. Lalu dapat memberikan data barang dan aset yang terinvetarisir kepublik serta teringritasnya data informasi barang dan aset Kecamatan Sekatak ke Aplikasi BMD Pemkab Bulungan,\u201d pungkasnya.[]\n<p data-start=\"1633\" data-end=\"2254\">Admin05<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BULUNGAN &#8211; Kecamatan Sekatak memperkenalkan sebuah terobosan baru dalam pelayanan publik melalui sistem peminjaman aset secara digital atau Sipadi. Inovasi ini menjadi bagian dari Aksi Perubahan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan II Tahun 2025 yang digelar Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia, dengan fokus pada pembelajaran strategi kebijakan pelayanan publik. Kasubag Umum dan Kepegawaian &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":131443,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2256,27],"tags":[],"class_list":["post-131442","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-bulungan","category-kalimantan-utara-kaltara"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131442","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=131442"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131442\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":131444,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131442\/revisions\/131444"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/131443"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=131442"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=131442"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=131442"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}