{"id":131783,"date":"2025-08-26T11:11:41","date_gmt":"2025-08-26T03:11:41","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=131783"},"modified":"2025-08-27T11:27:34","modified_gmt":"2025-08-27T03:27:34","slug":"dprd-kaltim-apresiasi-penambahan-rute-penerbangan-di-bandara-apt-pranoto","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dprd-kaltim-apresiasi-penambahan-rute-penerbangan-di-bandara-apt-pranoto\/","title":{"rendered":"DPRD Kaltim Apresiasi Penambahan Rute penerbangan Di Bandara APT Pranoto"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA <\/strong>\u2013 Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda semakin memperluas jangkauan penerbangan setelah resmi membuka rute baru sejak 1 Agustus 2025. Maskapai Garuda Indonesia kini melayani penerbangan Samarinda\u2013Jakarta pulang-pergi setiap hari, sementara Batik Air menambah frekuensi penerbangan dari Samarinda menuju Surabaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penambahan rute ini mendapat apresiasi dari anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Subandi. Ia menilai langkah tersebut merupakan hasil kerja sama erat antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam mengoptimalkan fungsi bandara APT Pranoto sebagai pintu gerbang utama wilayah Kaltim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya mengapresiasi ini tentunya, karena di APT Pranoto sinergi antara Pemprov dan Pemkot tentunya ini juga ujung-ujungnya dapat menambah PAD untuk Samarinda,\u201d ujar Subandi saat ditemui di kantor DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Senin (25\/08\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Subandi, sebagai ibu kota provinsi, Samarinda memang membutuhkan konektivitas udara yang lebih luas. Selama ini penerbangan di APT Pranoto masih terbatas di siang hari. Dengan dibukanya penerbangan malam, masyarakat dinilai akan sangat terbantu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSebagai ibukota Provinsi Kaltim, Samarinda memiliki bandara APT Pranoto yang selama ini penerbangan baru siang saja, kalau kemudian dibuka juga jam malam ini sangat membantu, karena ditunggu-tunggu oleh sebagian masyarakat Samarinda dan Kaltim,\u201d jelas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi daerah harus diimbangi dengan ketersediaan transportasi udara yang memadai. Penambahan jadwal penerbangan diyakini dapat mendukung mobilitas warga, mempermudah kegiatan bisnis, sekaligus menekan inflasi akibat tingginya harga tiket pesawat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKaltim termasuk pergerakan dan perputaran ekonominya yang bagus dan itu bisa dibilang sangat besar sehingga banyak sekali pengusaha yang lokal hingga dari luar yang melakukan perjalanan melalui Samarinda,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan meningkatnya aktivitas penerbangan, Bandara APT Pranoto diharapkan dapat naik kelas menjadi gerbang utama wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Rute baru Garuda dan Batik Air dinilai bukan sekadar penambahan jadwal, melainkan jawaban atas kebutuhan konektivitas baru masyarakat Kaltim di era pasca-Ibu Kota Jakarta. [] ADVERTORIAL<\/p>\n<p>Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA \u2013 Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda semakin memperluas jangkauan penerbangan setelah resmi membuka rute baru sejak 1 Agustus 2025. Maskapai Garuda Indonesia kini melayani penerbangan Samarinda\u2013Jakarta pulang-pergi setiap hari, sementara Batik Air menambah frekuensi penerbangan dari Samarinda menuju Surabaya. Penambahan rute ini mendapat apresiasi dari anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":131899,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,14],"tags":[11649],"class_list":["post-131783","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-parlementaria-dprd-kaltim","tag-bandara-apt-pranoto"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131783","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=131783"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131783\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":131901,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/131783\/revisions\/131901"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/131899"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=131783"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=131783"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=131783"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}