{"id":132073,"date":"2025-08-28T08:50:21","date_gmt":"2025-08-28T00:50:21","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=132073"},"modified":"2025-08-28T08:50:21","modified_gmt":"2025-08-28T00:50:21","slug":"penembakan-di-gereja-katolik-minneapolis-tewaskan-dua-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/penembakan-di-gereja-katolik-minneapolis-tewaskan-dua-anak\/","title":{"rendered":"Penembakan di Gereja Katolik Minneapolis Tewaskan Dua Anak"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"205\" data-end=\"443\"><strong data-start=\"205\" data-end=\"222\">WASHINGTON DC \u2013<\/strong> Dua anak, berusia 8 dan 10 tahun, tewas dan 17 orang lainnya mengalami luka-luka setelah seorang pelaku menembaki jemaat melalui jendela Gereja Katolik Annunciation saat misa berlangsung, menurut keterangan kepolisian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"445\" data-end=\"662\">Gereja Annunciation, yang juga memiliki sekolah, sedang dipenuhi murid-murid ketika insiden terjadi pada Rabu (27\/08\/2025). Dari 17 korban luka, 14 di antaranya adalah anak-anak, dan semua diperkirakan akan selamat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"664\" data-end=\"859\">Pelaku, Robin Westman, 23 tahun, meninggal akibat tembakan yang ia lakukan sendiri di lokasi kejadian. Pihak berwenang menyatakan bahwa pelaku tidak memiliki catatan kriminal yang signifikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"861\" data-end=\"1038\">\u201cIni adalah tindakan kekerasan yang disengaja terhadap anak-anak yang tidak bersalah dan orang-orang yang sedang beribadah,\u201d kata Kepala Polisi Brian O\u2019Hara kepada awak media.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1040\" data-end=\"1146\">\u201cKejam dan pengecutnya menembaki gereja yang penuh anak-anak sungguh tidak dapat dimengerti,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1148\" data-end=\"1359\">Motif penembakan masih belum diketahui. FBI menyatakan bahwa insiden ini tengah diselidiki sebagai tindakan teror domestik sekaligus kejahatan kebencian terhadap umat Katolik, menurut Direktur FBI, Kash Patel.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1361\" data-end=\"1638\">Polisi mulai menerima laporan penembakan menjelang pukul 08.00 waktu setempat pada Rabu. Pelaku mendekati sisi gedung dan menembakkan puluhan kali melalui jendela gereja menggunakan tiga senjata\u2014senapan, shotgun, dan pistol. Polisi juga menemukan bom asap di lokasi kejadian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1640\" data-end=\"1832\">Pihak berwenang tengah menyelidiki apakah pelaku menembak dari dalam gedung atau seluruh tembakan dilakukan dari luar, dengan catatan bahwa tidak ditemukan selongsong peluru di dalam gereja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1834\" data-end=\"2120\">\u201cSaya mendengar bunyi \u2018boom, boom, boom\u2019,\u201d ujar P.J. Mudd, warga yang tinggal dekat gereja dan bekerja dari rumah saat kejadian, kepada <em data-start=\"1970\" data-end=\"1991\">Wall Street Journal<\/em>. \u201cTiba-tiba saya menyadari ini penembakan.\u201d Ia kemudian berlari ke gereja dan melihat tiga magazen peluru berserakan di tanah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2122\" data-end=\"2560\">Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun yang selamat menceritakan kepada CBS afiliasi WCCO bahwa temannya menyelamatkannya dengan berbaring di atasnya. \u201cSaya duduk dua kursi dari jendela kaca patri. Teman saya, Victor, menyelamatkan saya karena dia berbaring di atas saya, tapi dia terkena tembakan,\u201d ujarnya. \u201cTeman saya tertembak di punggung, dia dibawa ke rumah sakit\u2026 Saya sangat takut, tapi sekarang sepertinya dia baik-baik saja.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2562\" data-end=\"2802\">Sekolah tersebut berada di kawasan permukiman selatan Minneapolis dan menampung murid berusia 5 hingga 14 tahun. Ibu pelaku, Mary Grace Westman, sebelumnya bekerja di sekolah ini, menurut buletin sekolah tahun 2016, dan pensiun pada 2021.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2804\" data-end=\"2969\">Polisi menemukan catatan yang dijadwalkan pelaku untuk dipublikasikan daring saat penembakan terjadi. FBI membantu pihak berwenang dan menurunkan catatan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2971\" data-end=\"3444\">Gubernur Minnesota, Tim Walz, menyampaikan bahwa Presiden Donald Trump dan timnya telah menyampaikan belasungkawa mendalam dan menawarkan bantuan. \u201cSituasi ini terlalu sering terjadi tidak hanya di Minnesota, tetapi di seluruh negeri,\u201d katanya, seraya berharap tidak ada komunitas atau sekolah yang harus mengalami hari seperti ini. Trump kemudian menyatakan bahwa bendera AS akan dikibarkan setengah tiang di Gedung Putih sebagai tanda penghormatan kepada para korban.[]\n<p data-start=\"2971\" data-end=\"3444\">Admin05<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WASHINGTON DC \u2013 Dua anak, berusia 8 dan 10 tahun, tewas dan 17 orang lainnya mengalami luka-luka setelah seorang pelaku menembaki jemaat melalui jendela Gereja Katolik Annunciation saat misa berlangsung, menurut keterangan kepolisian. Gereja Annunciation, yang juga memiliki sekolah, sedang dipenuhi murid-murid ketika insiden terjadi pada Rabu (27\/08\/2025). Dari 17 korban luka, 14 di antaranya &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":132074,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2254],"tags":[4328],"class_list":["post-132073","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-internasional","tag-penembakan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/132073","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=132073"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/132073\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":132075,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/132073\/revisions\/132075"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/132074"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=132073"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=132073"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=132073"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}