{"id":132844,"date":"2025-08-31T09:38:51","date_gmt":"2025-08-31T01:38:51","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=132844"},"modified":"2025-08-31T09:38:51","modified_gmt":"2025-08-31T01:38:51","slug":"delapan-orang-misterius-picu-kekacauan-di-depan-mapolda-kalteng","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/delapan-orang-misterius-picu-kekacauan-di-depan-mapolda-kalteng\/","title":{"rendered":"Delapan Orang Misterius Picu Kekacauan di Depan Mapolda Kalteng"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PALANGKA RAYA <\/strong>\u2013 Aksi damai yang digelar oleh Aliansi Cipayung Plus di depan Markas Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Sabtu (30\/8\/2025) sempat berubah ricuh akibat ulah delapan orang tak dikenal yang diduga memprovokasi jalannya demonstrasi. Insiden ini menyoroti lemahnya pengawasan aparat keamanan dalam mengantisipasi potensi gangguan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Koordinator Lapangan Aksi, Andri Mulyanto, mengungkapkan bahwa salah seorang dari kelompok tersebut bahkan terlihat membawa senjata tajam. \u201cMereka di belakang. Kita kecewa aparat ternyata tidak bisa mengamankan demonstrasi ini,\u201d ujar Andri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Situasi makin tegang ketika orang yang membawa senjata tajam itu berusaha menusuk peserta aksi. Tindakan tersebut membuat barisan massa buyar karena panik menghadapi provokasi yang mengancam keselamatan. \u201cSetelah dia mau menusuk, dia lari karena ketahuan,\u201d kata Andri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Para demonstran pun mengejar pelaku hingga ke arah Sekretariat KNPI Kalteng di Jalan Tjilik Riwut. Saat berlari, mereka terus meneriakkan peringatan bahwa ada provokator bersenjata tajam. Menurut Andri, keberadaan para provokator itu memang seolah sengaja ditujukan untuk mengacaukan aksi. \u201cUntungnya tidak ada yang kena sajam tadi, tapi pemukulan ada,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum mencoba melakukan penyerangan, kelompok provokator tersebut sempat mengambil bahan bakar yang disiapkan peserta aksi untuk membakar ban sebagai bentuk simbolik. Bukannya menyerahkan kembali, mereka malah menantang para demonstran untuk berkelahi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Andri menyesalkan aparat keamanan tidak mendeteksi kehadiran para provokator sejak awal. \u201cKami tidak tahu mereka dari mana, untungnya tidak sampai ada korban,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aksi yang digelar Aliansi Cipayung Plus merupakan bentuk solidaritas atas wafatnya Affan Kurniawan, seorang sopir ojek online yang tewas terlindas kendaraan taktis (rantis) saat mengikuti aksi menolak kenaikan tunjangan DPR RI pada Kamis (28\/8\/2025). Selain menyuarakan isu nasional, massa juga menuntut agar Polda Kalteng memperbaiki pola pengamanan sehingga insiden serupa tidak kembali terjadi di Bumi Tambun Bungai. [] Admin04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALANGKA RAYA \u2013 Aksi damai yang digelar oleh Aliansi Cipayung Plus di depan Markas Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Sabtu (30\/8\/2025) sempat berubah ricuh akibat ulah delapan orang tak dikenal yang diduga memprovokasi jalannya demonstrasi. Insiden ini menyoroti lemahnya pengawasan aparat keamanan dalam mengantisipasi potensi gangguan. Koordinator Lapangan Aksi, Andri Mulyanto, mengungkapkan bahwa salah seorang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":132845,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[7,2259,2264],"tags":[],"class_list":["post-132844","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-breaking-news","category-kalimantan-tengah","category-kota-palangkaraya-provinsi-kalimantan-tengah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/132844","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=132844"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/132844\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":132846,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/132844\/revisions\/132846"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/132845"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=132844"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=132844"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=132844"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}