{"id":133364,"date":"2025-09-04T10:52:25","date_gmt":"2025-09-04T02:52:25","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=133364"},"modified":"2025-09-04T10:52:25","modified_gmt":"2025-09-04T02:52:25","slug":"dprd-samarinda-ingatkan-bahaya-campak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dprd-samarinda-ingatkan-bahaya-campak\/","title":{"rendered":"DPRD Samarinda Ingatkan Bahaya Campak"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>SAMARINDA &#8211;<\/strong> Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, Menyoroti penyebaran campak yang mulai bermunculan di berbagai daerah di Indonesia, ia menilai pentingnya vaksinasi campak bagi anak-anak sejak usia dini sebagai langkah pencegahan agar terhindar dari risiko penyakit berbahaya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAnak-anak kita seluruh Indonesia kan sudah wajib, vaksinasi campak itu usia 9 bulan itu sudah harus campak,\u201d ujarnya saat ditemui di Kantor DPRD Kota Samarinda, Selasa (02\/09\/2025) sore.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurutnya, jika anak tidak mendapatkan vaksinasi lengkap maka potensi terserang berbagai penyakit berbahaya semakin besar, salah satunya adalah campak atau dalam istilah medis disebut morbili. \u201cJadi kalau itu nggak lengkap, vaksinasinya nggak lengkap anaknya ini bisa banyak mendapat penyakit macam-macam karena campak itu kan kalau istilah medisnya itu morbili, itu kan bisa menyerang otak,\u201d jelasnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ia menuturkan bahwa campak memiliki gejala beragam tergantung daya tahan tubuh anak, mulai dari gatal-gatal, demam tinggi, hingga komplikasi serius yang bisa menyerang organ vital. \u201cGejalanya tergantung dari daya tahan tubuh anak, namanya campak itu kayak gatal-gatal biasa orang sebut itu kerumut, demam tinggi serta bisa menyerang otak, jadi meningitis, jadi radang otak, segala macam,\u201d paparnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sri Puji menambahkan, jika infeksi morbili sudah menyerang paru-paru maka kondisi anak akan semakin berbahaya dan sulit ditangani secara medis. \u201cLalu bisa menyerang paru-paru, kalau sudah menyerang otak otomatis anaknya itu bisa nggak sadarkan diri kalau berkelanjutan juga akhirnya meninggal dunia,\u201d ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ia menegaskan bahwa penyakit campak tidak boleh dipandang sepele karena dapat menimbulkan dampak fatal hingga menyebabkan kematian pada anak. \u201cApalagi kalau sudah masuk paru-paru nanti jadinya macam-macam ya, di paru-paru itu bisa penyakit-penyakit paru,\u201d tegasnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa kasus campak yang masih ditemukan biasanya terjadi pada anak-anak yang tidak pernah mendapat vaksinasi lengkap sejak usia dini. \u201cKalau memang masih ada anak yang terkena campak atau morbili itu berarti mungkin dia tidak pernah anaknya divaksin karena biasanya kalau itu menyerang anak-anak usia di bawah 5 tahun,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Menurutnya, tingkat bahaya penyakit campak jauh lebih tinggi dibandingkan penyakit lain karena kecepatan penyebaran dan daya serangnya yang agresif terhadap tubuh anak. \u201cJadi memang bahaya campak, lebih cepat penyerangan penyakitnya dari pada yang lainnya, cuma memang kalau campak ini kan kita sudah diantisipasi,\u201d pungkasnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Harapan khususnya para orang tua, dapat meningkatkan kesadaran untuk melengkapi vaksinasi anak agar risiko terjangkit campak maupun penyakit berbahaya lainnya dapat ditekan secara maksimal. []ADVERTORIAL\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penulis: Yus Rizal Zulfikar | Penyunting: Rasidah\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA &#8211; Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, Menyoroti penyebaran campak yang mulai bermunculan di berbagai daerah di Indonesia, ia menilai pentingnya vaksinasi campak bagi anak-anak sejak usia dini sebagai langkah pencegahan agar terhindar dari risiko penyakit berbahaya. \u201cAnak-anak kita seluruh Indonesia kan sudah wajib, vaksinasi campak itu usia 9 bulan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":66,"featured_media":133365,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6585],"tags":[],"class_list":["post-133364","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dprd-kota-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133364","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/66"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=133364"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133364\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":133712,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133364\/revisions\/133712"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/133365"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=133364"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=133364"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=133364"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}