{"id":133547,"date":"2025-09-04T11:28:52","date_gmt":"2025-09-04T03:28:52","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=133547"},"modified":"2025-09-04T11:28:52","modified_gmt":"2025-09-04T03:28:52","slug":"warna-pink-dan-hijau-bukti-nyata-protes-masyarakat-ke-pemerintah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warna-pink-dan-hijau-bukti-nyata-protes-masyarakat-ke-pemerintah\/","title":{"rendered":"Warna Pink dan Hijau Bukti Nyata Protes Masyarakat Ke Pemerintah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"223\" data-end=\"745\"><strong>SAMARINDA<\/strong> \u2013 Media sosial kembali dihebohkan dengan tren warna yang diidentikkan sebagai simbol perlawanan masyarakat terhadap pemerintah. Tren ini muncul di berbagai platform, termasuk Instagram, TikTok, dan X, sebagai bagian dari kampanye 17+8 tuntutan rakyat. Dua warna yang tengah populer ini dikenal sebagai efek duotone (duotone effect), yakni efek artistik yang menampilkan gambar hanya dalam dua warna pilihan. Banyak netizen kemudian menampilkan warna ini pada foto profil mereka sebagai bentuk protes digital.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"747\" data-end=\"1215\">Dua warna tersebut adalah Brave Pink dan Hero Green. Brave Pink diambil dari warna jilbab ibu Ana yang berani berdiri di hadapan aparat kepolisian, melambangkan keberanian dan empati. Sementara Hero Green terinspirasi dari warna helm Affan, melambangkan harapan, kekuatan, kedamaian, dan reformasi yang berkelanjutan. Netizen juga menyebut Pink sebagai simbol kebaikan hati dan keteguhan rakyat, sedangkan Hijau diartikan sebagai keseimbangan dan perdamaian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1217\" data-end=\"1615\">Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menyoroti fenomena ini sebagai refleksi protes masyarakat atas perlakuan pemerintah yang dinilai tidak adil. \u201cHal ini wujud dari protes masyarakat dan juga wujud dari bagaimana selama ini kita melihat banyak perlakuan-perlakuan yang tidak adil,\u201d ujar Novan saat ditemui di Kantor DPRD Kota Samarinda, Rabu (3\/9\/2025) siang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1617\" data-end=\"2256\">Novan menambahkan, munculnya warna Pink dan Hijau merupakan puncak dari kemarahan masyarakat terhadap pemerintah. \u201cHal ini yang menyebabkan sesuatu ataupun kemarahan masyarakat itu memuncak,\u201d jelasnya. Menurutnya, masyarakat selama ini sudah menyampaikan keluhan dan aspirasi, namun tidak semuanya ditanggapi atau direalisasikan oleh pemerintah, sehingga efek duotone ini muncul sebagai bentuk protes kreatif. \u201cTapi bukan hal ini menjadi pandangan atau sorotan kita bersama; mereka selama ini sudah sering menyampaikan keluhan, menyampaikan aspirasi, tapi tidak sepenuhnya dapat terealisasi ataupun ditanggapi oleh pemerintah,\u201d paparnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2258\" data-end=\"2681\">Ia menegaskan bahwa fenomena ini menjadi momentum bagi DPRD untuk mengevaluasi diri dan bersinergi dengan masyarakat agar aspirasi serta keluhan dapat terserap dengan baik. \u201cSaat inilah kita bersama mengevaluasi diri, khususnya kami di DPRD Kota Samarinda ini mengevaluasi kami sendiri bagaimana kami dapat bersinergi dengan masyarakat dari segala penyampaian aspirasi maupun keluhan yang ada di masyarakat,\u201d tegas Novan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2683\" data-end=\"3160\">Evaluasi di tubuh DPRD, menurut Novan, merupakan tindakan nyata yang dibutuhkan masyarakat. \u201cHal tersebut merupakan satu tindakan yang benar-benar nyata yang harus ataupun yang dibutuhkan oleh masyarakat,\u201d jelasnya. Novan menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa munculnya dua warna Pink dan Hijau merupakan bukti nyata protes masyarakat. \u201cKenapa sampai munculnya warna tersebut, ya ini adalah wujud secara nyata bukti protes masyarakat terhadap pemerintah,\u201d pungkasnya.[]ADVERTORIAL<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Yus Rizal Zulfikar | Penyunting:<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA \u2013 Media sosial kembali dihebohkan dengan tren warna yang diidentikkan sebagai simbol perlawanan masyarakat terhadap pemerintah. Tren ini muncul di berbagai platform, termasuk Instagram, TikTok, dan X, sebagai bagian dari kampanye 17+8 tuntutan rakyat. Dua warna yang tengah populer ini dikenal sebagai efek duotone (duotone effect), yakni efek artistik yang menampilkan gambar hanya dalam &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":66,"featured_media":133550,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6585],"tags":[],"class_list":["post-133547","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dprd-kota-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133547","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/66"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=133547"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133547\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":133728,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133547\/revisions\/133728"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/133550"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=133547"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=133547"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=133547"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}