{"id":133599,"date":"2025-09-04T08:28:24","date_gmt":"2025-09-04T00:28:24","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=133599"},"modified":"2025-09-04T08:28:24","modified_gmt":"2025-09-04T00:28:24","slug":"dprd-nunukan-bahas-raperda-pembentukan-tiga-desa-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dprd-nunukan-bahas-raperda-pembentukan-tiga-desa-baru\/","title":{"rendered":"DPRD Nunukan Bahas Raperda Pembentukan Tiga Desa Baru"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"333\" data-end=\"587\"><strong data-start=\"333\" data-end=\"344\">NUNUKAN<\/strong> \u2013 Harapan masyarakat untuk memiliki desa baru akhirnya mendekati kenyataan. DPRD Kabupaten Nunukan resmi membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pembentukan tiga desa baru dalam rapat paripurna yang digelar Selasa (2\/9) siang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"589\" data-end=\"830\">Raperda yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Nunukan itu disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Nunukan, Ir. Jabbar, dalam paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Hj Leppa bersama jajaran pimpinan dewan lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"832\" data-end=\"1024\">Dalam penyampaiannya, Jabbar menegaskan pemekaran desa merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk mewujudkan pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. \u201cSecara faktual, perkembangan jumlah penduduk, luas wilayah, dan keterbatasan akses terhadap pelayanan publik telah menimbulkan tuntutan pembentukan desa baru. Melalui penataan ini, rentang kendali pemerintahan bisa lebih pendek, pelayanan lebih cepat, dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan semakin kuat,\u201d ungkap Jabbar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1357\" data-end=\"1700\">Ia menekankan, desa sebagai kesatuan masyarakat hukum memiliki hak dan kewenangan mengatur serta mengurus kepentingan masyarakat sesuai dengan hak asal-usul dan nilai sosial budaya. Hal ini juga sejalan dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang menempatkan desa sebagai entitas pemerintahan terendah dalam struktur nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1702\" data-end=\"1955\">Menurutnya, sejumlah desa di Nunukan saat ini memiliki cakupan wilayah sangat luas dan jumlah penduduk cukup besar. Kondisi itu membuat akses masyarakat terhadap layanan administrasi, pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan ekonomi menjadi terbatas. \u201cPembentukan desa baru pada hakikatnya merupakan wujud keberpihakan pemerintah terhadap aspirasi masyarakat. Ini juga bagian dari strategi percepatan pemerataan pembangunan, memperkuat ketahanan sosial, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2241\" data-end=\"2549\">Pemkab Nunukan sebelumnya menerima aspirasi masyarakat terkait pemekaran desa. Setelah melalui kajian, tiga desa ditetapkan sebagai desa persiapan dan telah memperoleh kode registrasi dari Gubernur Kalimantan Utara. Tim Fasilitasi Pemekaran Desa juga melakukan evaluasi lapangan untuk memastikan kelayakan. \u201cHasil evaluasi menyimpulkan bahwa ketiga desa persiapan, yakni Desa Ujang Fatimah, Desa Binusan Dalam, dan Desa Tembaring, layak ditingkatkan statusnya menjadi desa definitif,\u201d jelas Jabbar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2746\" data-end=\"3015\">Raperda pembentukan desa tersebut disusun dengan memperhatikan persyaratan administratif, teknis, dan fisik kewilayahan sesuai peraturan perundang-undangan. \u201cHarapannya, raperda ini memberi kepastian hukum sekaligus mendukung percepatan pembangunan desa,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<hr data-start=\"3017\" data-end=\"3020\" \/>\n<h3 style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3022\" data-end=\"3060\">Profil Tiga Desa Baru di Nunukan<\/h3>\n<ol data-start=\"3062\" data-end=\"3714\">\n<li style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3062\" data-end=\"3292\">\n<p data-start=\"3065\" data-end=\"3089\"><strong data-start=\"3065\" data-end=\"3087\">Desa Ujang Fatimah<\/strong><\/p>\n<ul data-start=\"3093\" data-end=\"3292\">\n<li data-start=\"3093\" data-end=\"3117\">\n<p data-start=\"3095\" data-end=\"3117\">Penduduk: 1.935 jiwa<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3121\" data-end=\"3150\">\n<p data-start=\"3123\" data-end=\"3150\">Luas wilayah: 978 hektare<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3154\" data-end=\"3292\">\n<p data-start=\"3156\" data-end=\"3292\">Batas: Utara \u2013 Kelurahan Nunukan Barat; Timur \u2013 Kelurahan Nunukan Tengah &amp; Selisun; Selatan \u2013 Desa Binusan Dalam; Barat \u2013 Laut Nunukan<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3294\" data-end=\"3515\">\n<p data-start=\"3297\" data-end=\"3321\"><strong data-start=\"3297\" data-end=\"3319\">Desa Binusan Dalam<\/strong><\/p>\n<ul data-start=\"3325\" data-end=\"3515\">\n<li data-start=\"3325\" data-end=\"3349\">\n<p data-start=\"3327\" data-end=\"3349\">Penduduk: 1.848 jiwa<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3353\" data-end=\"3384\">\n<p data-start=\"3355\" data-end=\"3384\">Luas wilayah: 4.514 hektare<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3388\" data-end=\"3515\">\n<p data-start=\"3390\" data-end=\"3515\">Batas: Utara \u2013 Desa Binusan; Timur \u2013 Desa Binusan &amp; Kelurahan Tanjung Harapan; Selatan \u2013 Laut Nunukan; Barat \u2013 Desa Binusan<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li data-start=\"3517\" data-end=\"3714\">\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3520\" data-end=\"3540\"><strong data-start=\"3520\" data-end=\"3538\">Desa Tembaring<\/strong><\/p>\n<ul data-start=\"3544\" data-end=\"3714\">\n<li style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3544\" data-end=\"3568\">\n<p data-start=\"3546\" data-end=\"3568\">Penduduk: 1.507 jiwa<\/p>\n<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3572\" data-end=\"3603\">\n<p data-start=\"3574\" data-end=\"3603\">Luas wilayah: 1.130 hektare<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"3607\" data-end=\"3714\">\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3609\" data-end=\"3714\">Batas: Utara \u2013 Desa Sungai Nyamuk; Timur \u2013 Desa Balansiku; Selatan \u2013 Selat Sebatik; Barat \u2013 Desa Setabu<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n[] Redakasi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NUNUKAN \u2013 Harapan masyarakat untuk memiliki desa baru akhirnya mendekati kenyataan. DPRD Kabupaten Nunukan resmi membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pembentukan tiga desa baru dalam rapat paripurna yang digelar Selasa (2\/9) siang. Raperda yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Nunukan itu disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Nunukan, Ir. Jabbar, dalam paripurna yang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":48,"featured_media":133600,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[27,2248],"tags":[],"class_list":["post-133599","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133599","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/48"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=133599"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133599\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":133601,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/133599\/revisions\/133601"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/133600"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=133599"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=133599"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=133599"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}