{"id":136200,"date":"2025-09-12T16:05:12","date_gmt":"2025-09-12T08:05:12","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=136200"},"modified":"2025-09-25T15:17:11","modified_gmt":"2025-09-25T07:17:11","slug":"bupati-mudyat-noor-ingin-mbg-jadi-sukses-di-penajam-paser-utara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bupati-mudyat-noor-ingin-mbg-jadi-sukses-di-penajam-paser-utara\/","title":{"rendered":"Bupati Mudyat Noor Ingin MBG Jadi Sukses di Penajam Paser Utara"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"312\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"25\">PENAJAM PASER UTARA \u2013<\/strong> Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menunjukkan keseriusannya dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang digagas pemerintah pusat. Bupati PPU, Mudyat Noor, menegaskan tekadnya agar program tersebut bisa berjalan optimal di seluruh sekolah sebelum tahun 2025 berakhir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"314\" data-end=\"637\">\u201cIni memang jadi persoalan kita bersama karena MBG termasuk program nasional. Saya ingin program ini bisa berjalan maksimal di Penajam Paser Utara sebelum akhir tahun,\u201d ujarnya di hadapan ratusan kepala sekolah dan guru dalam forum group discussion (FGD) yang berlangsung di Graha Pemuda, Nipah-nipah, Jumat (12\/09\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"639\" data-end=\"1056\">Menurut Mudyat, dengan alokasi biaya Rp10.000 per porsi, program makan bergizi sangat memungkinkan untuk dilaksanakan secara menyeluruh. Ia bahkan memberikan gambaran sederhana mengenai kebutuhan bahan pokok yang dapat disesuaikan. \u201cKalau dihitung, satu sekolah isi 200 siswa, ayam itu Rp45 ribu bisa dipotong jadi 12 bagian, ditambah telur, bumbu, ya kira-kira cukup. Sisanya tinggal kreasi pengelolaan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1058\" data-end=\"1554\">Bupati juga mendorong keterlibatan masyarakat, termasuk orang tua yang mampu, untuk memberikan sumbangan tambahan berupa sayur atau bahan pelengkap lainnya. Sementara itu, kebutuhan air minum disarankan agar dibawa sendiri oleh para siswa. Pemerintah daerah siap menutupi kekurangan biaya yang belum tertangani pemerintah pusat dengan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). \u201cInsyaallah sisanya Pemda yang akan penuhi. Tinggal proses pengelolaannya saja diatur,\u201d tambah Mudyat Noor.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1556\" data-end=\"1946\">Ia menyampaikan ambisinya menjadikan Penajam Paser Utara sebagai contoh keberhasilan pelaksanaan MBG bagi daerah lain. Mudyat bahkan berencana mengundang Presiden untuk menyaksikan secara langsung implementasi program tersebut di PPU. \u201cKita ingin Penajam Paser Utara jadi contoh bagi daerah lain. Perhatian terhadap sekolah di Penajam pasti lebih besar kalau program ini sukses,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1948\" data-end=\"2195\">Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan agar para kepala sekolah dan pihak terkait tidak mempersulit jalannya program. \u201cJangan berpikir mencari keuntungan, mari kita berkreasi. Manfaatkan bantuan yang ada dengan sebaik-baiknya,\u201d tutup Mudyat Noor.[]\n<p data-start=\"1948\" data-end=\"2195\">Penulis: Subur Priono | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PENAJAM PASER UTARA \u2013 Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menunjukkan keseriusannya dalam mendukung Program Makan Bergizi (MBG) yang digagas pemerintah pusat. Bupati PPU, Mudyat Noor, menegaskan tekadnya agar program tersebut bisa berjalan optimal di seluruh sekolah sebelum tahun 2025 berakhir. \u201cIni memang jadi persoalan kita bersama karena MBG termasuk program nasional. Saya ingin program &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":39,"featured_media":136231,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,482],"tags":[],"class_list":["post-136200","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-penajam-paser-utara-ppu"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/136200","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/39"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=136200"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/136200\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":139103,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/136200\/revisions\/139103"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/136231"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=136200"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=136200"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=136200"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}