{"id":137857,"date":"2025-09-03T14:40:19","date_gmt":"2025-09-03T06:40:19","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=137857"},"modified":"2025-09-20T14:57:12","modified_gmt":"2025-09-20T06:57:12","slug":"sugeng-hariadi-perusahaan-harus-peduli-jalan-warga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sugeng-hariadi-perusahaan-harus-peduli-jalan-warga\/","title":{"rendered":"Sugeng Hariadi: Perusahaan Harus Peduli Jalan Warga"},"content":{"rendered":"<p><!--StartFragment --><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong><span class=\"cf1\">KUTAI KARTANEGARA<\/span><\/strong><span class=\"cf0\"> \u2013 Kondisi jalan di Desa Menamang Kiri, Kecamatan Muara Kaman, kembali menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar). Jalan yang menjadi akses utama masyarakat di RT 05 dan RT 06 tersebut dinilai memprihatinkan, terutama saat musim hujan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span class=\"cf0\">Anggota DPRD Kukar, Sugeng Hariadi, menegaskan bahwa keberadaan jalan itu sangat vital karena menjadi jalur utama warga untuk beraktivitas. Sayangnya, jalan tersebut tercatat sebagai aset konsesi perusahaan, sehingga pemerintah desa maupun pemerintah daerah tidak bisa serta-merta melakukan perbaikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span class=\"cf0\">&#8220;Jalan tersebut merupakan aset dari konsesi perusahaan yang beroperasi di sekitar desa itu,&#8221; kata Sugeng Hariadi di DPRD Kukar, Selasa (02\/09\/2025).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span class=\"cf0\">Ia menjelaskan, pemerintah daerah hanya bisa melakukan pembangunan atau perbaikan jika jalan itu sudah melalui proses hibah dari perusahaan. Namun, mekanisme hibah tidak bisa dilakukan cepat karena membutuhkan tahapan administratif yang panjang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span class=\"cf0\">&#8220;Jalan itu sangat memprihatinkan jika kondisi cuaca hujan, maka jalan itu sulit untuk dilewati,&#8221; ujarnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span class=\"cf0\">Untuk itu, DPRD Kukar meminta perusahaan agar segera mengambil langkah tanggung jawab sosial dengan memperbaiki jalan tersebut, setidaknya sebagai solusi sementara.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span class=\"cf0\">&#8220;Masyarakat ingin berkebun, mengantar anak sekolah, mau mengurus administrasi ke desa juga memerlukan jalan tersebut,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span class=\"cf0\">Sugeng juga mendorong adanya koordinasi aktif antara pemerintah daerah, perusahaan, dan pihak terkait untuk mencari jalan keluar yang lebih permanen. Ia menekankan bahwa masalah infrastruktur di Menamang Kiri hanyalah salah satu contoh dari banyak persoalan yang ditemui DPRD Kukar saat melakukan kunjungan lapangan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span class=\"cf0\">&#8220;Banyak persoalan yang kita temui saat sidak, baik itu jalan, air dan listrik maupun lainnya,&#8221; pungkasnya. [] ADVERTORIAL<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span class=\"cf0\">Penulis: Muhammad Ihsan | Penyunting: Rasidah <\/span><\/p>\n<p><!--EndFragment --><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA \u2013 Kondisi jalan di Desa Menamang Kiri, Kecamatan Muara Kaman, kembali menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar). Jalan yang menjadi akses utama masyarakat di RT 05 dan RT 06 tersebut dinilai memprihatinkan, terutama saat musim hujan. Anggota DPRD Kukar, Sugeng Hariadi, menegaskan bahwa keberadaan jalan itu sangat vital karena &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":137871,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,8920],"tags":[12073,12079],"class_list":["post-137857","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dprd-kutai-kartanegara","tag-anggota-dprd-kukar","tag-sugeng-hariadi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/137857","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=137857"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/137857\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":137873,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/137857\/revisions\/137873"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/137871"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=137857"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=137857"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=137857"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}