{"id":138218,"date":"2025-08-05T10:18:42","date_gmt":"2025-08-05T02:18:42","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=138218"},"modified":"2025-09-27T11:18:36","modified_gmt":"2025-09-27T03:18:36","slug":"aini-farida-rpjmd-harus-realistis-dan-tepat-sasaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/aini-farida-rpjmd-harus-realistis-dan-tepat-sasaran\/","title":{"rendered":"Aini Farida: RPJMD Harus Realistis dan Tepat Sasaran"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong> \u2013 Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025\u20132029 tengah digodok sebagai arah pembangunan lima tahun ke depan. Namun, tanpa perencanaan yang matang dan langkah yang realistis, dokumen strategis ini berisiko hanya menjadi kompas tanpa arah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pesan tersebut disampaikan Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Aini Farida, saat forum pembahasan rancangan awal RPJMD di ruang rapat Badan Musyawarah DPRD Kukar, Senin (04\/08\/2025). Ia menegaskan agar program-program dalam RPJMD disusun secara tepat sasaran. \u201cDokumen ini bukan sekadar rencana, tapi harus menjadi arah pembangunan lima tahun ke depan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,\u201d ujar Aini usai rapat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, RPJMD kali ini memiliki arti penting karena menjadi pijakan awal bagi pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Bupati Aulia Rahman Basri. Dengan posisi yang strategis tersebut, ia menilai sinergi antara legislatif dan eksekutif mutlak diperlukan. \u201cKita sebagai legislatif memahami kebutuhan di tiap dapil. Masukan dari daerah pemilihan harus menjadi dasar dalam merancang program yang benar-benar dibutuhkan warga,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aini juga menekankan pentingnya sektor vital seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan sebagai prioritas. Namun, ia mengingatkan bahwa semua rencana harus realistis, sesuai dengan kemampuan anggaran daerah. \u201cJangan sampai kita menyusun program yang ambisius, tapi sulit dilaksanakan. Harus ada keseimbangan antara rencana dan realita,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih jauh, politisi perempuan ini menekankan bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam penyusunan RPJMD akan menjadi kunci agar masyarakat percaya pada arah pembangunan daerah. Ia berharap, proses yang dilakukan sejak awal bisa menjadi fondasi kuat untuk membangun Kukar yang lebih maju dan merata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cHarapan saya, sinergi yang hari ini kita bangun bisa menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan Kukar yang lebih maju dan merata dalam lima tahun ke depan,\u201d tutup Aini. [] ADVERTORIAL<\/p>\n<p>Penulis: Muhammad Ihsan | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA \u2013 Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025\u20132029 tengah digodok sebagai arah pembangunan lima tahun ke depan. Namun, tanpa perencanaan yang matang dan langkah yang realistis, dokumen strategis ini berisiko hanya menjadi kompas tanpa arah. Pesan tersebut disampaikan Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Aini Farida, saat forum &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":139627,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,8920],"tags":[11874,10393],"class_list":["post-138218","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dprd-kutai-kartanegara","tag-aini-farida","tag-rpjmd-2025-2029"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/138218","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=138218"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/138218\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":138231,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/138218\/revisions\/138231"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/139627"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=138218"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=138218"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=138218"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}