{"id":138353,"date":"2025-08-29T14:50:37","date_gmt":"2025-08-29T06:50:37","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=138353"},"modified":"2025-09-22T15:06:01","modified_gmt":"2025-09-22T07:06:01","slug":"tantangan-pembangunan-samboja-barat-air-bersih-dan-sampah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/tantangan-pembangunan-samboja-barat-air-bersih-dan-sampah\/","title":{"rendered":"Tantangan Pembangunan Samboja Barat: Air Bersih dan Sampah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA &#8211;<\/strong> Warga Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), masih menghadapi berbagai persoalan mendasar terkait infrastruktur dan fasilitas lingkungan. Keterbatasan akses air bersih serta belum tersedianya sistem pengelolaan sampah menjadi keluhan utama masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) dari Komisi II, Nasrullah, mengungkapkan aspirasi itu muncul berulang kali dalam setiap pertemuan dengan warga. Menurutnya, kebutuhan sumur bor sangat mendesak karena sebagian besar masyarakat kesulitan memperoleh sumber air bersih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalau untuk pengadaan sumur bor itu koordinasinya dengan Dinas Perkim. Kami sudah sampaikan bahwa di wilayah Samboja Barat memang keterbatasan sumber daya air, sehingga masyarakat sangat berharap adanya solusi,\u201d kata Nasrullah, Kamis (28\/08\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain air bersih, sampah juga menjadi masalah serius. Hingga kini, Samboja Barat tidak memiliki tempat pembuangan akhir (TPA) maupun tempat penampungan sementara (TPS) yang memadai. Kondisi ini dikhawatirkan memicu persoalan lingkungan di kemudian hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMasyarakat minta ada penampungan sampah yang lebih memadai. Kalau tidak ditangani, sampah bisa jadi masalah besar ke depan. Hal ini sudah saya sampaikan juga ke dinas terkait,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Nasrullah, aspirasi tersebut diharapkan dapat masuk dalam prioritas pembangunan pada 2026. Ia optimistis adanya tambahan anggaran akan membuka peluang untuk merealisasikan kebutuhan dasar masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMudah-mudahan di anggaran 2026 bisa bertambah, sehingga usulan masyarakat ini bisa direalisasikan. Itu harapan kita bersama,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keterbatasan fasilitas dasar seperti air bersih dan pengelolaan sampah mencerminkan tantangan pembangunan yang masih dihadapi Samboja Barat. Karena itu, DPRD menilai penting adanya kerja sama erat dengan instansi teknis agar persoalan tersebut dapat ditangani bertahap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami akan terus mendorong agar kebutuhan ini menjadi prioritas,\u201d pungkas Nasrullah. [] ADVERTORIAL<\/p>\n<p>Penulis: Muhammad Ihsan | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA &#8211; Warga Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), masih menghadapi berbagai persoalan mendasar terkait infrastruktur dan fasilitas lingkungan. Keterbatasan akses air bersih serta belum tersedianya sistem pengelolaan sampah menjadi keluhan utama masyarakat. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) dari Komisi II, Nasrullah, mengungkapkan aspirasi itu muncul berulang kali dalam &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":138365,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,8920],"tags":[5061],"class_list":["post-138353","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dprd-kutai-kartanegara","tag-nasrullah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/138353","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=138353"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/138353\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":138366,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/138353\/revisions\/138366"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/138365"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=138353"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=138353"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=138353"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}