{"id":138656,"date":"2025-09-24T09:17:10","date_gmt":"2025-09-24T01:17:10","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=138656"},"modified":"2025-09-24T09:17:10","modified_gmt":"2025-09-24T01:17:10","slug":"lansia-pikun-di-kubu-raya-tewas-usai-tersesat-di-kebun-warga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lansia-pikun-di-kubu-raya-tewas-usai-tersesat-di-kebun-warga\/","title":{"rendered":"Lansia Pikun di Kubu Raya Tewas Usai Tersesat di Kebun Warga"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUBU RAYA &#8211; <\/strong>Warga Dusun Jaya, Desa Sungai Enau, Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya, digemparkan dengan penemuan jasad seorang kakek berusia 91 tahun di kebun warga, Sabtu 20 September 2025. Korban diketahui bernama Satrawi alias Pak Bahran, yang sebelumnya dilaporkan hilang selama dua hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menjelaskan korban pertama kali diketahui hilang oleh keluarganya sejak dua hari sebelum ditemukan. \u201cKorban sudah tidak berada di rumah sejak dua hari sebelumnya dan kemudian pihak keluarga berusaha mencari korban, namun tidak menemukan keberadaannya,\u201d ujarnya, Selasa (23\/09\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jasad korban ditemukan sekitar 200 meter dari rumahnya setelah pencarian ulang dilakukan oleh keluarga dan warga setempat. \u201cSetelah dilakukan pencarian kembali, akhirnya korban ditemukan di kebun milik warga,\u201d jelas Ade.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut keterangan keluarga, Satrawi sudah lama mengalami pikun. Ia beberapa kali meninggalkan rumah tanpa mengetahui jalan pulang. \u201cInformasi dari keluarga, korban sudah tiga kali sebelumnya pergi meninggalkan rumah dan tidak tahu jalan pulang. Kondisi kesehatan korban juga sudah menurun,\u201d tambah Ade.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polisi menduga korban meninggal karena faktor usia dan sakit yang diderita, ditambah kondisi yang semakin memburuk akibat tersesat dan tidak mendapat pertolongan. \u201cTidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan lansia, khususnya yang mengalami penurunan daya ingat. \u201cPerhatian keluarga sangat penting agar kejadian serupa tak terulang kembali,\u201d pungkas Ade. []\n<p>Admin04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUBU RAYA &#8211; Warga Dusun Jaya, Desa Sungai Enau, Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya, digemparkan dengan penemuan jasad seorang kakek berusia 91 tahun di kebun warga, Sabtu 20 September 2025. Korban diketahui bernama Satrawi alias Pak Bahran, yang sebelumnya dilaporkan hilang selama dua hari. Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menjelaskan korban &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":138657,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273,481,32],"tags":[],"class_list":["post-138656","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kasus","category-kabupaten-kubu-raya-sungai-raya-provinsi-kalimantan-barat-kalbar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/138656","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=138656"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/138656\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":138659,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/138656\/revisions\/138659"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/138657"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=138656"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=138656"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=138656"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}