{"id":139178,"date":"2025-09-26T08:52:04","date_gmt":"2025-09-26T00:52:04","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=139178"},"modified":"2025-09-26T08:52:04","modified_gmt":"2025-09-26T00:52:04","slug":"viral-siswa-smkn-2-jambi-temukan-ulat-di-menu-gratis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/viral-siswa-smkn-2-jambi-temukan-ulat-di-menu-gratis\/","title":{"rendered":"Viral, Siswa SMKN 2 Jambi Temukan Ulat di Menu Gratis"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>JAMBI &#8211; <\/strong>Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai diterapkan di SMK Negeri 2 Kota Jambi mendapat sorotan setelah seorang siswa menemukan ulat pada salah satu hidangan. Insiden ini terjadi pada Senin 22 September 2025 saat sekolah pertama kali membagikan menu MBG.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala SMKN 2 Kota Jambi, Woro Handayani, menjelaskan bahwa dari 1.500 paket makanan yang disiapkan, hanya satu yang ditemukan terdapat ulat pada lauk sayuran. Ia menegaskan bahwa temuan itu tidak mewakili keseluruhan kualitas makanan yang disajikan. \u201cBegini kalau MBG itu ada ulat, itu dari 1.500 mungkin ditemukan ada satu dan ulatnya sudah mati, mungkin ada kemasukan atau apa. Yang jelas itu mungkin ada mis,\u201d kata Woro, Kamis (25\/09\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, sebagian besar siswa tetap mengonsumsi hidangan yang disediakan, yang terdiri dari nasi, orek tempe, ayam goreng, dan buah salak. Tidak ada laporan mengenai makanan basi ataupun keluhan kesehatan dari siswa. \u201cMenu yang dibagikan ke siswa dipastikan tidak basi, karena banyak siswa yang menyantap habis menu yang disajikan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Woro juga menyinggung soal penyebaran video temuan ulat oleh siswa melalui media sosial. Ia menyebut, anak yang menemukan ulat tidak melapor ke pihak sekolah, melainkan memilih mengunggahnya agar viral. \u201cItu karena siswanya kami banyak, mereka tidak melapor. Jadi mereka buat video biar fyp, akunnya rame, tidak lapor. Jadi kami lihat di fyp anak-anak,\u201d katanya menambahkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski dianggap kasus kecil, pihak sekolah tetap berkomitmen meningkatkan pengawasan dalam proses penyediaan makanan bergizi gratis. Tujuannya, agar insiden serupa tidak terulang dan program yang ditujukan untuk menunjang gizi serta konsentrasi belajar siswa bisa berjalan dengan baik. []\n<p>Admin04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAMBI &#8211; Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai diterapkan di SMK Negeri 2 Kota Jambi mendapat sorotan setelah seorang siswa menemukan ulat pada salah satu hidangan. Insiden ini terjadi pada Senin 22 September 2025 saat sekolah pertama kali membagikan menu MBG. Kepala SMKN 2 Kota Jambi, Woro Handayani, menjelaskan bahwa dari 1.500 paket makanan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":139179,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[7,11987,35],"tags":[9319],"class_list":["post-139178","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-breaking-news","category-jambi","category-berita-nasional","tag-mbg"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/139178","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=139178"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/139178\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":139180,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/139178\/revisions\/139180"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/139179"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=139178"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=139178"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=139178"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}