{"id":139531,"date":"2025-07-07T09:49:15","date_gmt":"2025-07-07T01:49:15","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=139531"},"modified":"2025-09-27T10:17:21","modified_gmt":"2025-09-27T02:17:21","slug":"ahmad-yani-apresiasi-mtq-samboja-barat-sebagai-budaya-islam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ahmad-yani-apresiasi-mtq-samboja-barat-sebagai-budaya-islam\/","title":{"rendered":"Ahmad Yani Apresiasi MTQ Samboja Barat sebagai Budaya Islam"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"365\"><strong>KUTAI KARTANEGARA &#8211; <\/strong>Musabaqah Tilawatil Qur\u2019an (MTQ) tingkat Kecamatan Samboja Barat kembali digelar untuk kedua kalinya, Minggu (06\/07\/2025). Pondok Pesantren Sitti Aminah menjadi tuan rumah kegiatan keagamaan ini, yang diikuti 413 peserta dari sepuluh kelurahan dan desa. Meski pembukaan sempat diguyur hujan, semangat dan antusiasme masyarakat tidak surut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"367\" data-end=\"868\">Kehadiran para tokoh daerah memberi warna tersendiri dalam perhelatan ini. Asisten I Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Akhmad Taufik Hidayat, hadir mewakili Bupati Kukar. Turut hadir pula Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar Ahmad Yani bersama sejumlah anggota legislatif, di antaranya Farida, Hamdiah Z, Nasrullah, dan Muhammad Jamhari. Camat Samboja Barat Burhanuddin, jajaran organisasi perangkat daerah, pimpinan pondok pesantren, tokoh agama, hingga perwakilan perusahaan juga tampak mendukung jalannya acara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"870\" data-end=\"1430\">Dalam sambutannya, Camat Burhanuddin menekankan arti penting MTQ ini sebagai bagian dari penguatan program Gerakan Etam Mengaji (GEMA). \u201cMTQ ke-2 ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur\u2019an, tetapi juga sebagai media untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara yaitu GEMA (Gerakan Etam Mengaji). Kami berharap, melalui kegiatan ini, pemahaman dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur\u2019an semakin meningkat. Selain itu, juga dapat melahirkan qori dan qoriah terbaik yang bisa berprestasi di jenjang lebih tinggi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1432\" data-end=\"1876\">Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani turut memberikan apresiasi. Ia menilai kegiatan ini penting dalam membangun generasi muda yang berakhlak mulia. \u201cDengan adanya MTQ tingkat kecamatan seperti ini, kita berharap Al-Qur\u2019an tidak hanya dijadikan pedoman hidup, tetapi juga sebagai bagian dari budaya Islam yang terus dilestarikan. Ini langkah positif dalam mewujudkan generasi Qur\u2019ani yang partisipatif dan bermartabat, menuju Indonesia Maju,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1878\" data-end=\"2205\">Lebih dari sekadar lomba tilawah, MTQ Samboja Barat ke-2 menjadi ruang pembinaan kader Qur\u2019ani yang kelak mampu berkompetisi di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mempererat ukhuwah islamiyah antarwarga sekaligus menghidupkan tradisi membaca Al-Qur\u2019an di tengah masyarakat.[] ADVERTORIAL<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2207\" data-end=\"2260\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Penulis: Muhammad Ihsan | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA &#8211; Musabaqah Tilawatil Qur\u2019an (MTQ) tingkat Kecamatan Samboja Barat kembali digelar untuk kedua kalinya, Minggu (06\/07\/2025). Pondok Pesantren Sitti Aminah menjadi tuan rumah kegiatan keagamaan ini, yang diikuti 413 peserta dari sepuluh kelurahan dan desa. Meski pembukaan sempat diguyur hujan, semangat dan antusiasme masyarakat tidak surut. Kehadiran para tokoh daerah memberi warna tersendiri &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":139560,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,8920],"tags":[12161,12162],"class_list":["post-139531","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dprd-kutai-kartanegara","tag-generasiqurani","tag-mtqsambojabarat"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/139531","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=139531"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/139531\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":139562,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/139531\/revisions\/139562"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/139560"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=139531"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=139531"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=139531"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}