{"id":139681,"date":"2025-09-27T12:07:37","date_gmt":"2025-09-27T04:07:37","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=139681"},"modified":"2025-09-27T12:07:37","modified_gmt":"2025-09-27T04:07:37","slug":"pembangunan-kaltara-dituntut-berkualitas-meski-anggaran-terbatas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pembangunan-kaltara-dituntut-berkualitas-meski-anggaran-terbatas\/","title":{"rendered":"Pembangunan Kaltara Dituntut Berkualitas Meski Anggaran Terbatas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"278\" data-end=\"645\"><strong data-start=\"278\" data-end=\"295\">BULUNGAN<\/strong> \u2013 Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, menegaskan pentingnya menjaga kualitas dalam setiap proyek pembangunan yang sedang dikerjakan Pemprov Kaltara tahun 2025. Penegasan itu disampaikan saat dirinya melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pada sejumlah pembangunan infrastruktur di wilayah Kaltara, Jumat (26\/09\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"647\" data-end=\"938\">Didampingi pejabat dari perangkat daerah terkait, Wagub meninjau pekerjaan jalan hingga pembangunan gedung yang tengah berlangsung. Ia menekankan agar kontraktor maupun pihak pelaksana tidak hanya fokus mengejar target penyelesaian, melainkan tetap menjadikan mutu sebagai prioritas utama. \u201cTidak seperti itu. Saya tekankan, kualitas tetap nomor satu,\u201d ujar Ingkong dengan tegas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1033\" data-end=\"1370\">Politisi Partai Hanura itu juga mengingatkan bahwa faktor alam tidak bisa diprediksi sepenuhnya. Menurutnya, para pelaksana proyek harus mampu menyesuaikan diri dengan kondisi cuaca agar pekerjaan tidak terbengkalai. \u201cKita tidak bisa mengajak cuaca itu untuk beradaptasi. Jadi kita yang harus beradaptasi dengan kondisi alam,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1372\" data-end=\"1659\">Ingkong menambahkan, sisa waktu pelaksanaan kegiatan hanya sekitar tiga bulan, sehingga perlu perencanaan yang matang. Ia meminta kontraktor menaruh perhatian lebih pada pengaturan tenaga kerja, agar setiap tahap pekerjaan bisa dipantau dengan baik dan tidak menimbulkan keterlambatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1661\" data-end=\"1862\">\u201cJadi bagaimana caranya menyikapi itu. Sekali lagi, kalau saya penekanannya jangan lalai di tenaga tukangnya. Itu harus betul-betul full. Jadi mereka juga bisa lihat di setiap progressnya,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1864\" data-end=\"2124\">Wagub mengingatkan agar penyelesaian proyek tidak dilakukan secara terburu-buru demi mengejar waktu. Menurutnya, kualitas pekerjaan harus benar-benar dijaga karena keterbatasan anggaran membuat setiap pembangunan harus bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2126\" data-end=\"2285\">\u201cKarena anggaran kita terbatas, jadi begitu kita membangun, kualitas harus betul-betul dijaga. Harus menjamin untuk sekian puluh tahun ke depan,\u201d pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2126\" data-end=\"2285\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BULUNGAN \u2013 Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, menegaskan pentingnya menjaga kualitas dalam setiap proyek pembangunan yang sedang dikerjakan Pemprov Kaltara tahun 2025. Penegasan itu disampaikan saat dirinya melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pada sejumlah pembangunan infrastruktur di wilayah Kaltara, Jumat (26\/09\/2025). Didampingi pejabat dari perangkat daerah terkait, Wagub meninjau pekerjaan jalan hingga &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":139684,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2256,27],"tags":[2580],"class_list":["post-139681","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-bulungan","category-kalimantan-utara-kaltara","tag-kabupaten-bulungan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/139681","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=139681"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/139681\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":139685,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/139681\/revisions\/139685"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/139684"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=139681"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=139681"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=139681"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}