{"id":140077,"date":"2025-09-29T10:27:27","date_gmt":"2025-09-29T02:27:27","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=140077"},"modified":"2025-09-29T10:27:27","modified_gmt":"2025-09-29T02:27:27","slug":"pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\/","title":{"rendered":"Pemkot Banjarmasin Ingatkan Risiko Anak Terjebak Jadi Pengemis"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"257\" data-end=\"602\"><strong data-start=\"257\" data-end=\"274\">BANJARMASIN \u2013<\/strong> Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menyoroti meningkatnya aktivitas gelandangan dan pengemis (gepeng), termasuk anak-anak, yang kerap terlihat di persimpangan lampu lalu lintas. Kondisi ini dinilai bukan hanya mengganggu ketertiban kota, tetapi juga memberi dampak sosial yang lebih luas apabila dibiarkan terus berlangsung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"604\" data-end=\"920\">Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Banjarmasin, M Ramadhan, menegaskan bahwa masyarakat memiliki peran besar dalam mengurangi peredaran gepeng di jalanan. Menurutnya, langkah paling sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan tidak memberikan uang secara langsung kepada mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"922\" data-end=\"1103\">&#8220;Memberi uang kepada para gepeng, apalagi kepada anak-anak, bukanlah tindakan tepat. Hal itu justru mendorong mereka untuk terus meminta-minta,&#8221; ujar Ramadhan, Minggu (28\/9\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1105\" data-end=\"1437\">Ia menambahkan, kedermawanan warga sebaiknya disalurkan melalui jalur resmi yang lebih terorganisasi, seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Lazismu, kotak amal masjid, atau panti sosial. Dengan begitu, sedekah yang diberikan masyarakat dapat lebih bermanfaat, tepat sasaran, dan benar-benar membantu mereka yang membutuhkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1439\" data-end=\"1623\">&#8220;Penyaluran sedekah di lembaga resmi jauh lebih bernilai ketimbang memberi gepeng di jalan. Itu dapat mendukung program-program sosial yang benar-benar membina masyarakat,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1625\" data-end=\"1887\">Ramadhan menilai, praktik memberikan uang di jalan bukan hanya menghambat upaya pemerintah dalam penanganan masalah sosial, tetapi juga menciptakan ketergantungan. Realitanya, lanjutnya, tidak sedikit gepeng yang kembali turun ke jalan meski sudah ditertibkan. &#8220;Karena sering diberi, maka bisa membuat mereka malas untuk bekerja,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1972\" data-end=\"2230\">Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah kota karena keberadaan gepeng yang melibatkan anak-anak juga menimbulkan masalah baru. Anak-anak yang seharusnya bersekolah justru terjebak dalam lingkaran meminta-minta, yang berisiko pada masa depan mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2232\" data-end=\"2602\">Dengan adanya imbauan ini, Pemkot Banjarmasin berharap masyarakat ikut mendukung dengan menyalurkan bantuan secara lebih terarah, sehingga tidak ada lagi alasan bagi gepeng untuk menjadikan jalanan sebagai tempat bergantung hidup. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dianggap sebagai langkah penting agar persoalan sosial ini bisa diatasi secara berkelanjutan. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2355\" data-end=\"2680\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANJARMASIN \u2013 Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menyoroti meningkatnya aktivitas gelandangan dan pengemis (gepeng), termasuk anak-anak, yang kerap terlihat di persimpangan lampu lalu lintas. Kondisi ini dinilai bukan hanya mengganggu ketertiban kota, tetapi juga memberi dampak sosial yang lebih luas apabila dibiarkan terus berlangsung. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Banjarmasin, M Ramadhan, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":140078,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2275,2276],"tags":[7964],"class_list":["post-140077","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-banjarmasin-provinsi-kalimantan-selatan","category-kalimantan-selatan-kalsel","tag-banjarmasin"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"BANJARMASIN \u2013 Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menyoroti meningkatnya aktivitas gelandangan dan pengemis (gepeng), termasuk anak-anak, yang kerap terlihat di persimpangan lampu lalu lintas. Kondisi ini dinilai bukan hanya mengganggu ketertiban kota, tetapi juga memberi dampak sosial yang lebih luas apabila dibiarkan terus berlangsung. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Banjarmasin, M Ramadhan,\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Agnes Wiguna\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Pemkot Banjarmasin Ingatkan Risiko Anak Terjebak Jadi Pengemis - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"BANJARMASIN \u2013 Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menyoroti meningkatnya aktivitas gelandangan dan pengemis (gepeng), termasuk anak-anak, yang kerap terlihat di persimpangan lampu lalu lintas. Kondisi ini dinilai bukan hanya mengganggu ketertiban kota, tetapi juga memberi dampak sosial yang lebih luas apabila dibiarkan terus berlangsung. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Banjarmasin, M Ramadhan,\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-29T02:27:27+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-29T02:27:27+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Pemkot Banjarmasin Ingatkan Risiko Anak Terjebak Jadi Pengemis - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"BANJARMASIN \u2013 Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menyoroti meningkatnya aktivitas gelandangan dan pengemis (gepeng), termasuk anak-anak, yang kerap terlihat di persimpangan lampu lalu lintas. Kondisi ini dinilai bukan hanya mengganggu ketertiban kota, tetapi juga memberi dampak sosial yang lebih luas apabila dibiarkan terus berlangsung. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Banjarmasin, M Ramadhan,\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\\\/#blogposting\",\"name\":\"Pemkot Banjarmasin Ingatkan Risiko Anak Terjebak Jadi Pengemis - Berita Borneo\",\"headline\":\"Pemkot Banjarmasin Ingatkan Risiko Anak Terjebak Jadi Pengemis\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/Pemkot-Banjarmasin-Ingatkan-Risiko-Anak-Terjebak-Jadi-Pengemis.jpg\",\"width\":700,\"height\":393},\"datePublished\":\"2025-09-29T10:27:27+08:00\",\"dateModified\":\"2025-09-29T10:27:27+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Banjarmasin\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Selatan\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Selatan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/kota-banjarmasin-provinsi-kalimantan-selatan\\\/#listItem\",\"name\":\"Banjarmasin\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/kota-banjarmasin-provinsi-kalimantan-selatan\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Banjarmasin\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/kota-banjarmasin-provinsi-kalimantan-selatan\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\\\/#listItem\",\"name\":\"Pemkot Banjarmasin Ingatkan Risiko Anak Terjebak Jadi Pengemis\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Selatan\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Pemkot Banjarmasin Ingatkan Risiko Anak Terjebak Jadi Pengemis\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/kota-banjarmasin-provinsi-kalimantan-selatan\\\/#listItem\",\"name\":\"Banjarmasin\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/\",\"name\":\"Agnes Wiguna\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3145f891ddd896b0b192051b7b5e94d88b14a857027f805d8f2b811445705e2e?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Agnes Wiguna\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\\\/\",\"name\":\"Pemkot Banjarmasin Ingatkan Risiko Anak Terjebak Jadi Pengemis - Berita Borneo\",\"description\":\"BANJARMASIN \\u2013 Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menyoroti meningkatnya aktivitas gelandangan dan pengemis (gepeng), termasuk anak-anak, yang kerap terlihat di persimpangan lampu lalu lintas. Kondisi ini dinilai bukan hanya mengganggu ketertiban kota, tetapi juga memberi dampak sosial yang lebih luas apabila dibiarkan terus berlangsung. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Banjarmasin, M Ramadhan,\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/09\\\/Pemkot-Banjarmasin-Ingatkan-Risiko-Anak-Terjebak-Jadi-Pengemis.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\\\/#mainImage\",\"width\":700,\"height\":393},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2025-09-29T10:27:27+08:00\",\"dateModified\":\"2025-09-29T10:27:27+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Pemkot Banjarmasin Ingatkan Risiko Anak Terjebak Jadi Pengemis - Berita Borneo","description":"BANJARMASIN \u2013 Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menyoroti meningkatnya aktivitas gelandangan dan pengemis (gepeng), termasuk anak-anak, yang kerap terlihat di persimpangan lampu lalu lintas. Kondisi ini dinilai bukan hanya mengganggu ketertiban kota, tetapi juga memberi dampak sosial yang lebih luas apabila dibiarkan terus berlangsung. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Banjarmasin, M Ramadhan,","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\/#blogposting","name":"Pemkot Banjarmasin Ingatkan Risiko Anak Terjebak Jadi Pengemis - Berita Borneo","headline":"Pemkot Banjarmasin Ingatkan Risiko Anak Terjebak Jadi Pengemis","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Pemkot-Banjarmasin-Ingatkan-Risiko-Anak-Terjebak-Jadi-Pengemis.jpg","width":700,"height":393},"datePublished":"2025-09-29T10:27:27+08:00","dateModified":"2025-09-29T10:27:27+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\/#webpage"},"articleSection":"Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Banjarmasin"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/#listItem","name":"Kalimantan Selatan"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Selatan","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kota-banjarmasin-provinsi-kalimantan-selatan\/#listItem","name":"Banjarmasin"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kota-banjarmasin-provinsi-kalimantan-selatan\/#listItem","position":3,"name":"Banjarmasin","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kota-banjarmasin-provinsi-kalimantan-selatan\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\/#listItem","name":"Pemkot Banjarmasin Ingatkan Risiko Anak Terjebak Jadi Pengemis"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/#listItem","name":"Kalimantan Selatan"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\/#listItem","position":4,"name":"Pemkot Banjarmasin Ingatkan Risiko Anak Terjebak Jadi Pengemis","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kota-banjarmasin-provinsi-kalimantan-selatan\/#listItem","name":"Banjarmasin"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/","name":"Agnes Wiguna","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3145f891ddd896b0b192051b7b5e94d88b14a857027f805d8f2b811445705e2e?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Agnes Wiguna"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\/","name":"Pemkot Banjarmasin Ingatkan Risiko Anak Terjebak Jadi Pengemis - Berita Borneo","description":"BANJARMASIN \u2013 Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menyoroti meningkatnya aktivitas gelandangan dan pengemis (gepeng), termasuk anak-anak, yang kerap terlihat di persimpangan lampu lalu lintas. Kondisi ini dinilai bukan hanya mengganggu ketertiban kota, tetapi juga memberi dampak sosial yang lebih luas apabila dibiarkan terus berlangsung. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Banjarmasin, M Ramadhan,","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Pemkot-Banjarmasin-Ingatkan-Risiko-Anak-Terjebak-Jadi-Pengemis.jpg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\/#mainImage","width":700,"height":393},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\/#mainImage"},"datePublished":"2025-09-29T10:27:27+08:00","dateModified":"2025-09-29T10:27:27+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Pemkot Banjarmasin Ingatkan Risiko Anak Terjebak Jadi Pengemis - Berita Borneo","og:description":"BANJARMASIN \u2013 Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menyoroti meningkatnya aktivitas gelandangan dan pengemis (gepeng), termasuk anak-anak, yang kerap terlihat di persimpangan lampu lalu lintas. Kondisi ini dinilai bukan hanya mengganggu ketertiban kota, tetapi juga memberi dampak sosial yang lebih luas apabila dibiarkan terus berlangsung. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Banjarmasin, M Ramadhan,","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2025-09-29T02:27:27+00:00","article:modified_time":"2025-09-29T02:27:27+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Pemkot Banjarmasin Ingatkan Risiko Anak Terjebak Jadi Pengemis - Berita Borneo","twitter:description":"BANJARMASIN \u2013 Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menyoroti meningkatnya aktivitas gelandangan dan pengemis (gepeng), termasuk anak-anak, yang kerap terlihat di persimpangan lampu lalu lintas. Kondisi ini dinilai bukan hanya mengganggu ketertiban kota, tetapi juga memberi dampak sosial yang lebih luas apabila dibiarkan terus berlangsung. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Banjarmasin, M Ramadhan,","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"140077","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":{"faqs":[],"keyPoints":[],"titles":[],"descriptions":[],"socialPosts":{"email":[],"linkedin":[],"twitter":[],"facebook":[],"instagram":[]}},"created":"2025-09-29 02:27:32","updated":"2025-09-29 02:27:32","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/\" title=\"Kalimantan Selatan\">Kalimantan Selatan<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kota-banjarmasin-provinsi-kalimantan-selatan\/\" title=\"Banjarmasin\">Banjarmasin<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tPemkot Banjarmasin Ingatkan Risiko Anak Terjebak Jadi Pengemis\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Selatan","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/"},{"label":"Banjarmasin","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kota-banjarmasin-provinsi-kalimantan-selatan\/"},{"label":"Pemkot Banjarmasin Ingatkan Risiko Anak Terjebak Jadi Pengemis","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemkot-banjarmasin-ingatkan-risiko-anak-terjebak-jadi-pengemis\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/140077","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=140077"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/140077\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":140079,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/140077\/revisions\/140079"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/140078"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=140077"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=140077"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=140077"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}