{"id":140530,"date":"2025-09-30T15:04:45","date_gmt":"2025-09-30T07:04:45","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=140530"},"modified":"2025-09-30T15:09:58","modified_gmt":"2025-09-30T07:09:58","slug":"api-lahap-blok-g-pasar-kotabaru-puluhan-kios-hangus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-lahap-blok-g-pasar-kotabaru-puluhan-kios-hangus\/","title":{"rendered":"Api Lahap Blok G Pasar Kotabaru, Puluhan Kios Hangus"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"420\" data-end=\"791\"><strong>KOTABARU<\/strong> &#8211; Kebakaran kembali melanda Pasar Kemakmuran, salah satu pusat aktivitas perdagangan utama di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Insiden yang terjadi pada Senin (29\/09\/2025) malam sekitar pukul 23.00 Wita itu meludeskan deretan kios di Blok G. Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"793\" data-end=\"1196\">Menurut informasi, api pertama kali muncul dari sebuah toko sembako. Hal itu disampaikan oleh Purwandi, seorang penjaga malam yang melihat langsung kepulan asap sebelum api membesar. \u201cSaat saya sedang berjaga, saya melihat ada asap keluar dari kios. Setelah memastikan ada api, saya langsung menghubungi pemadam kebakaran dan berusaha memutus aliran listrik agar tidak merembet ke kios lain,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1198\" data-end=\"1519\">Tak lama kemudian, warga bersama petugas pemadam kebakaran dan relawan berdatangan untuk memadamkan api. Namun, kobaran cepat membesar karena banyak kios yang terbuat dari material mudah terbakar. Puluhan kios, mulai dari toko sembako, warung makan, tukang cukur, hingga jasa penjahit ikut terbakar dalam peristiwa ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1521\" data-end=\"1882\">Kapolres Kotabaru, AKBP Doli M Tanjung, menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan. Beberapa satuan diterjunkan ke lokasi dengan peran berbeda. \u201cUntuk mengamankan TKP, Satuan Samapta membantu proses pemadaman dan memasang garis polisi dan Satuan Reskrim mulai mengamankan barang bukti untuk penyelidikan,\u201d ungkapnya, Selasa (30\/9\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1884\" data-end=\"2140\">Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk potongan kayu yang terbakar, kabel listrik, serta satu unit kilometer listrik dari kios yang menjadi titik awal api. Meski demikian, dugaan penyebab kebakaran masih terus didalami oleh tim penyidik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2142\" data-end=\"2397\">Selain itu, aparat lalu lintas turut melakukan pengalihan arus kendaraan di sekitar kawasan pasar agar proses pemadaman berjalan lancar. Dari hasil pendataan sementara, kebakaran ini menimbulkan kerugian besar meski angka pastinya belum bisa dipastikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2399\" data-end=\"2643\">Kendati kobaran api cukup besar, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Situasi sempat membuat panik warga sekitar karena pasar dikenal sebagai pusat ekonomi masyarakat, tempat ratusan pedagang menggantungkan mata pencaharian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2645\" data-end=\"2897\">Warga sekitar berharap agar hasil penyelidikan dapat segera mengungkap penyebab kebakaran sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi. Mereka juga meminta adanya evaluasi sistem keamanan pasar, termasuk instalasi listrik dan kesiapan jalur evakuasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2899\" data-end=\"3080\">\u201cPasar ini jantung ekonomi masyarakat. Kami berharap ada perhatian lebih agar pedagang tidak terus-menerus mengalami kerugian akibat kebakaran,\u201d kata salah seorang warga setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3082\" data-end=\"3202\">Hingga berita ini diturunkan, tim kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari saksi dan pemilik kios yang terdampak. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3082\" data-end=\"3202\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KOTABARU &#8211; Kebakaran kembali melanda Pasar Kemakmuran, salah satu pusat aktivitas perdagangan utama di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Insiden yang terjadi pada Senin (29\/09\/2025) malam sekitar pukul 23.00 Wita itu meludeskan deretan kios di Blok G. Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Menurut informasi, api pertama kali muncul dari sebuah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":140537,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2276,2299],"tags":[8839],"class_list":["post-140530","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-selatan-kalsel","category-kabupaten-kotabaru-provinsi-kalimantan-selatan","tag-kotabaru"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/140530","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=140530"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/140530\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":140541,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/140530\/revisions\/140541"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/140537"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=140530"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=140530"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=140530"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}