{"id":140557,"date":"2025-08-02T15:26:51","date_gmt":"2025-08-02T07:26:51","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=140557"},"modified":"2025-09-30T15:39:40","modified_gmt":"2025-09-30T07:39:40","slug":"desman-kawal-kepastian-lapak-pedagang-pasar-tangga-arung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/desman-kawal-kepastian-lapak-pedagang-pasar-tangga-arung\/","title":{"rendered":"Desman Kawal Kepastian Lapak Pedagang Pasar Tangga Arung"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong>\u00a0\u2013 Polemik hak kepemilikan lapak pedagang Pasar Tangga Arung, Tenggarong, kembali mencuat setelah muncul keluhan meski sebagian pedagang telah melunasi retribusi. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Dearah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Desman Minang Endianto, menegaskan dirinya siap mengawal persoalan tersebut di forum resmi dewan demi kepastian nasib para pedagang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Desman mengungkapkan keresahan muncul karena hingga kini belum ada jaminan penempatan lapak baru bagi pedagang yang sudah membayar. \u201cIni tentu jadi perhatian kami,\u201d ujarnya, Jumat (01\/08\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, persoalan ini berkaitan dengan ranah kerja Komisi I dan Komisi II DPRD Kukar. Namun demikian, ia menegaskan tak akan tinggal diam karena menyangkut keberlangsungan usaha masyarakat kecil.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSecara teknis memang lintas komisi, tapi saya tidak akan tinggal diam. Ini soal keadilan dan kejelasan bagi pedagang,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Desman juga menyoroti mekanisme pembayaran retribusi yang menimbulkan keraguan. Sejumlah pedagang hanya menerima potongan kertas tanpa kop resmi sebagai bukti pelunasan. Situasi ini memunculkan pertanyaan mengenai legalitas pungutan, terlebih nilai yang dikeluarkan mencapai belasan juta rupiah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menekankan perlunya transparansi pemerintah daerah dalam setiap kebijakan penataan ulang pasar, termasuk soal prosedur administrasi pembayaran dan kepastian hak pedagang. Menurutnya, kejelasan sangat penting untuk menjaga kepercayaan dan rasa keadilan di tengah masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSemua ini akan kami tanyakan dan bahas secara terbuka agar tidak ada asumsi negatif di lapangan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Politikus Partai Kebangkitan Bangsa tersebut berharap pembahasan di DPRD dapat menghadirkan solusi yang adil, di mana kepentingan pedagang tetap diperhatikan tanpa mengabaikan target peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJangan sampai mereka sudah bayar, tapi masih waswas soal tempat usaha mereka sendiri,\u201d pungkasnya. [] ADVERTORIAL<\/p>\n<p>Penulis: Muhammad Ihsan | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA\u00a0\u2013 Polemik hak kepemilikan lapak pedagang Pasar Tangga Arung, Tenggarong, kembali mencuat setelah muncul keluhan meski sebagian pedagang telah melunasi retribusi. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Dearah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Desman Minang Endianto, menegaskan dirinya siap mengawal persoalan tersebut di forum resmi dewan demi kepastian nasib para pedagang. Desman mengungkapkan keresahan muncul karena hingga &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":140564,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,8920],"tags":[12001],"class_list":["post-140557","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dprd-kutai-kartanegara","tag-desman-minang-endianto"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/140557","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=140557"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/140557\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":140565,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/140557\/revisions\/140565"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/140564"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=140557"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=140557"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=140557"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}