{"id":140586,"date":"2025-08-03T16:02:20","date_gmt":"2025-08-03T08:02:20","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=140586"},"modified":"2025-09-30T16:22:20","modified_gmt":"2025-09-30T08:22:20","slug":"revitalisasi-terminal-jonggon-masuk-agenda-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/revitalisasi-terminal-jonggon-masuk-agenda-2026\/","title":{"rendered":"Revitalisasi Terminal Jonggon Masuk Agenda 2026"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><b>KUTAI KARTANEGARA <\/b>\u2013 Masa depan Terminal Jonggon di Tenggarong kembali menjadi topik pembahasan serius antara legislatif dan eksekutif Kutai Kartanegara (Kukar). Aset publik yang berada di pusat kota itu dipandang memiliki potensi besar, namun dinilai perlu kejelasan arah pengelolaan agar manfaatnya tidak terhenti sebatas fungsi parkir maupun ruang usaha sementara.<\/p>\n<figure id=\"attachment_140624\" aria-describedby=\"caption-attachment-140624\" style=\"width: 241px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-140624\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-05-05-at-17.19.50-1-e1759220498216-300x251.jpeg\" alt=\"\" width=\"241\" height=\"202\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-05-05-at-17.19.50-1-e1759220498216-300x251.jpeg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-05-05-at-17.19.50-1-e1759220498216-1024x857.jpeg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-05-05-at-17.19.50-1-e1759220498216-768x643.jpeg 768w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-05-05-at-17.19.50-1-e1759220498216.jpeg 1157w\" sizes=\"(max-width: 241px) 100vw, 241px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-140624\" class=\"wp-caption-text\">Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar, Ahmad Yani, menegaskan bahwa keberadaan terminal di lokasi strategis menuntut tata kelola yang profesional. Ia mengingatkan, fasilitas tersebut seharusnya benar-benar berfungsi sebagai simpul layanan transportasi. \u201cKalau memang saat ini susah mencari angkutan umum (Angkot), ya tentu fungsinya harus diubah,\u201d ujarnya di Tenggarong, Sabtu (02\/08\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Yani, perubahan orientasi pemanfaatan menjadi langkah realistis jika angkot kian berkurang. Terminal dapat diarahkan sebagai pusat aktivitas transportasi lain yang tetap berdampak ekonomi, misalnya untuk bus perusahaan yang mengangkut tenaga kerja. \u201cJangan sampai terminal ini tidak ditata, tak dikelola bahkan tak difungsikan dengan baik, terlebih keberadaan terminal di tengah kota sehingga pengelolaannya harus profesional,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernyataan tersebut sejalan dengan rencana yang tengah disusun Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar. Kepala Dishub Junaidi menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan usulan revitalisasi Terminal Jonggon pada tahun 2026. Ia menjelaskan, rancangan penataan ulang diarahkan agar terminal bisa melayani lebih banyak kebutuhan transportasi serta mendukung kegiatan ekonomi lokal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTerminal itu akan dibuat sama fungsinya, tapi ke depan digunakan sebagai angkutan pelajar hingga pelaku UMKM. Perencanaannya seperti itu jika usulan tersebut disetujui oleh pemerintah daerah,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat ini, terminal lebih banyak berfungsi sebagai lahan parkir, titik berkumpul pengemudi ojek daring, dan tempat usaha kecil. Meski belum optimal, Junaidi menegaskan pemerintah akan terus melakukan penataan secara bertahap. \u201cSecara bertahap kita melakukan penataan, khususnya di terminal. Kukar memiliki tiga terminal di antaranya di Kecamatan Tenggarong, Muara Jawa, dan Kota Bangun,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan adanya sinergi antara DPRD dan Dishub, diharapkan Terminal Jonggon tak lagi sekadar menjadi lahan terbengkalai, melainkan berubah menjadi pusat layanan transportasi yang modern, bermanfaat, dan berdaya dukung ekonomi bagi masyarakat Kukar. [] ADVERTORIAL<\/p>\n<p>Penulis: Muhammad Ihsan | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA \u2013 Masa depan Terminal Jonggon di Tenggarong kembali menjadi topik pembahasan serius antara legislatif dan eksekutif Kutai Kartanegara (Kukar). Aset publik yang berada di pusat kota itu dipandang memiliki potensi besar, namun dinilai perlu kejelasan arah pengelolaan agar manfaatnya tidak terhenti sebatas fungsi parkir maupun ruang usaha sementara. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":140622,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,8920],"tags":[10077,9172],"class_list":["post-140586","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dprd-kutai-kartanegara","tag-ahmad-yani","tag-ketua-dprd-kukar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/140586","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=140586"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/140586\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":140626,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/140586\/revisions\/140626"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/140622"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=140586"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=140586"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=140586"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}