{"id":140599,"date":"2025-09-30T16:11:23","date_gmt":"2025-09-30T08:11:23","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=140599"},"modified":"2025-09-30T16:11:23","modified_gmt":"2025-09-30T08:11:23","slug":"imigrasi-nunukan-tegaskan-negara-hadir-di-wilayah-perbatasan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/imigrasi-nunukan-tegaskan-negara-hadir-di-wilayah-perbatasan\/","title":{"rendered":"Imigrasi Nunukan Tegaskan Negara Hadir di Wilayah Perbatasan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"214\" data-end=\"493\"><strong>NUNUKAN<\/strong> \u2013 Upaya memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan kembali digencarkan. Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan menggelar Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) di Kecamatan Lumbis, salah satu titik rawan perlintasan ilegal di Kalimantan Utara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"495\" data-end=\"800\">Rapat ini menjadi momentum penting bagi seluruh instansi terkait untuk menyatukan langkah, terutama dalam menghadapi dinamika perbatasan yang memiliki potensi kerawanan tinggi. Kepala Kantor Imigrasi Nunukan, Adrian Soetrisno, menegaskan perlunya penyamaan persepsi agar kerja di lapangan lebih efektif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"802\" data-end=\"969\">\u201cKita berharap rapat ini melahirkan langkah konkret di lapangan, sekaligus menunjukkan kehadiran negara dalam menjaga perbatasan dan melindungi masyarakat,\u201d ujarnya Selasa (30\/09\/2025) pagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1001\" data-end=\"1299\">Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim), Fredy, menekankan bahwa kerja sama antar lembaga menjadi kunci menghadapi berbagai potensi pelanggaran. Menurutnya, kondisi geografis Lumbis yang memiliki jalur darat dan sungai terbuka memungkinkan praktik illegal entry terjadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1301\" data-end=\"1542\">\u201cPerbatasan Lumbis memiliki karakteristik rawan. Praktik illegal entry masih mungkin terjadi karena akses jalur darat dan sungai yang cukup terbuka. Karena itu, dokumen keimigrasian sangat penting untuk memudahkan pengawasan,\u201d jelas Fredy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1544\" data-end=\"1812\">Ia menegaskan, pengawasan tidak hanya soal mencegah pelanggaran administrasi keimigrasian, melainkan juga melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan lintas negara. \u201cKami ingin masyarakat tahu bahwa negara hadir dan siap bekerja sama dengan semua pihak,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1814\" data-end=\"2073\">Hasil rapat akan segera dilaporkan ke pimpinan dan dijadikan dasar penyusunan langkah strategis berikutnya. \u201cKesepakatan ini menunjukkan komitmen bersama. Kami akan terus mengawal pelaksanaannya agar pengawasan orang asing berjalan maksimal,\u201d pungkas Fredy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2124\" data-end=\"2477\">Pertemuan ini juga dihadiri berbagai unsur, termasuk TNI dan pemerintah kecamatan. Komandan Kompi Satgas Pamtas RI-Malaysia, Letu Arh. Ariyandi, menyampaikan apresiasi atas konsistensi Imigrasi Nunukan dalam menjaga perbatasan. Ia mengungkapkan rencana penempatan satuan tugas khusus di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Labang guna memperkuat penjagaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2479\" data-end=\"2817\">Dari sisi pemerintahan daerah, Camat Lumbis Pansiangan, Lumbis, menekankan perlunya peningkatan layanan keimigrasian. Menurutnya, kemudahan layanan paspor di Pos Imigrasi Lumbis sangat dibutuhkan masyarakat. \u201cBanyak warga membutuhkan dokumen resmi untuk beraktivitas di wilayah Malaysia yang berbatasan langsung dengan Lumbis,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2819\" data-end=\"3053\">Sementara itu, Camat Lumbis Hulu, Herianto, mengingatkan agar perhatian tidak hanya terfokus pada PLBN Labang. \u201cWilayah perbatasan juga mencakup Kampung Kabu dan Selilirang. Titik-titik ini harus mendapat perhatian serius,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3085\" data-end=\"3353\">Diskusi dalam forum Timpora ini menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menjaga kedaulatan negara. Dari perspektif imigrasi, pengawasan orang asing bukan sekadar menertibkan administrasi, tetapi juga bagian dari strategi keamanan nasional di perbatasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3355\" data-end=\"3635\">Selain itu, keterlibatan aktif camat dan aparat setempat menjadi bukti bahwa pengawasan perbatasan tidak bisa hanya mengandalkan satu institusi. Kolaborasi antara imigrasi, aparat keamanan, dan pemerintah daerah menjadi fondasi dalam mewujudkan pengawasan yang berkesinambungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3637\" data-end=\"3863\">Melalui rapat ini, kehadiran negara di wilayah perbatasan kembali ditegaskan. Harapan besar muncul agar pengawasan semakin ketat, masyarakat terlindungi, dan praktik pelanggaran lintas negara dapat ditekan seminimal mungkin. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3637\" data-end=\"3863\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NUNUKAN \u2013 Upaya memperkuat pengawasan di wilayah perbatasan kembali digencarkan. Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan menggelar Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) di Kecamatan Lumbis, salah satu titik rawan perlintasan ilegal di Kalimantan Utara. Rapat ini menjadi momentum penting bagi seluruh instansi terkait untuk menyatukan langkah, terutama dalam menghadapi dinamika perbatasan yang memiliki potensi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":140600,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[27,2248],"tags":[2500],"class_list":["post-140599","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara","tag-nunukan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/140599","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=140599"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/140599\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":140604,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/140599\/revisions\/140604"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/140600"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=140599"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=140599"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=140599"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}