{"id":141283,"date":"2025-10-03T14:48:36","date_gmt":"2025-10-03T06:48:36","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=141283"},"modified":"2025-10-03T14:48:36","modified_gmt":"2025-10-03T06:48:36","slug":"mayat-perempuan-ditemukan-dekat-spa-di-pejaten-barat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mayat-perempuan-ditemukan-dekat-spa-di-pejaten-barat\/","title":{"rendered":"Mayat Perempuan Ditemukan Dekat Spa di Pejaten Barat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"369\" data-end=\"605\"><strong>JAKARTA<\/strong> &#8211; Warga Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang perempuan di lahan kosong, Kamis (2\/10) dini hari. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui seorang satpam bernama Uki yang sedang bertugas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"607\" data-end=\"840\">Sekitar pukul 04.15 WIB, Uki mendengar teriakan minta tolong dari arah belakang kantornya, sebuah jasa pengiriman barang. \u201cTeriak minta tolong. Ya \u2018tolong tolong\u2019 aja, cuma sekali doang,\u201d kata Uki saat dihubungi, Jumat (03\/10\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"842\" data-end=\"1035\">Mendengar suara itu, Uki bersama rekannya segera menuju lokasi. Namun, alih-alih menemukan orang yang meminta pertolongan, mereka justru mendapati seorang perempuan sudah tergeletak di tanah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1037\" data-end=\"1253\">\u201cIya, pas ditemukan sudah meninggal,\u201d ucap Uki. Ia menambahkan, pakaian korban dalam kondisi kotor. \u201cYa kotor (baju dan celana korban),\u201d ungkapnya. Menurut Uki, posisi wajah korban saat ditemukan menghadap ke atas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1255\" data-end=\"1578\">Penemuan ini juga diketahui Aziz (27), seorang pegawai toko mebel di sekitar lokasi. Ia diberi kabar oleh temannya sekitar pukul 05.30 WIB, tak lama setelah kejadian. Aziz mengatakan, jasad korban ditemukan tak jauh dari sebuah gedung spa. \u201cIya (posisi mayat) ada 3 meter kayaknya dari tembok gedung (spa) itu,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1580\" data-end=\"1825\">Warga sekitar kemudian melaporkan peristiwa ini kepada pihak kepolisian. Tak lama berselang, polisi mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Jasad korban segera dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk kepentingan autopsi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1827\" data-end=\"2113\">Hingga kini, identitas lengkap korban belum diungkapkan. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kematian. \u201cUntuk sementara belum diketahui penyebab korban meninggal dunia, dan perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut,\u201d kata seorang petugas kepolisian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2115\" data-end=\"2441\">Kasus ini menambah daftar peristiwa yang menimbulkan kekhawatiran warga sekitar, mengingat lokasi penemuan mayat berada tidak jauh dari area pemukiman dan pusat aktivitas warga. Masyarakat berharap kepolisian segera mengungkap penyebab kematian serta memberikan kepastian hukum agar tidak menimbulkan keresahan lebih lanjut. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2115\" data-end=\"2441\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Warga Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang perempuan di lahan kosong, Kamis (2\/10) dini hari. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui seorang satpam bernama Uki yang sedang bertugas. Sekitar pukul 04.15 WIB, Uki mendengar teriakan minta tolong dari arah belakang kantornya, sebuah jasa pengiriman barang. \u201cTeriak minta tolong. Ya &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":141284,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,9295,35],"tags":[],"class_list":["post-141283","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-jakarta","category-berita-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/141283","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=141283"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/141283\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":141285,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/141283\/revisions\/141285"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/141284"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=141283"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=141283"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=141283"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}