{"id":141380,"date":"2025-10-03T17:26:17","date_gmt":"2025-10-03T09:26:17","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=141380"},"modified":"2025-10-03T17:26:17","modified_gmt":"2025-10-03T09:26:17","slug":"tkd-bontang-nyambi-jadi-pengedar-sabu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/tkd-bontang-nyambi-jadi-pengedar-sabu\/","title":{"rendered":"TKD Bontang Nyambi Jadi Pengedar Sabu"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BONTANG<\/strong> \u2013 Kasus penyalahgunaan narkoba di Kota Bontang kembali menjadi sorotan publik. Kali ini bukan hanya warga biasa, melainkan seorang Tenaga Kontrak Daerah (TKD) yang sehari-hari bertugas sebagai penjaga masjid, berinisial Su (50), diduga kuat terlibat sebagai pengedar sabu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekretaris Daerah Kota Bontang, Aji Erlynawati, mengaku terkejut begitu mengetahui kabar keterlibatan Su dalam kasus tersebut. Ia menegaskan, pemerintah daerah menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian sebelum mengambil langkah tegas berupa pemecatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami tunggu dulu hasil dari laporan pemeriksaan polisi. Saya baru tahu terus terang. Tapi kalau TKD kan jelas aturannya pemecatan,\u201d ungkap Aji saat dimintai tanggapan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kasus ini bermula saat Polres Bontang menangkap dua pria di Jalan KS Tubun Gang Basalt, Kelurahan Bontang Kuala, pada Senin 29 September 2025. Mereka adalah AM (45), warga Bontang Baru, dan Su yang belakangan diketahui bekerja sebagai wakar masjid.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano menyampaikan, dari tangan keduanya polisi menyita 12,1 gram sabu yang telah dikemas dalam 17 plastik klip. \u201cJadi Su ini merupakan wakar di sebuah masjid. Terus dia nyambi sebagai pengedar,\u201d jelas Kasat Narkoba AKP Rihard Nixon saat konferensi pers, Jumat (03\/10\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengakuan Su di hadapan penyidik cukup mengejutkan. Ia mengaku sudah tiga kali melakukan transaksi sabu dengan sistem jejak. Hasil penjualan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hasil tes urine juga menunjukkan Su positif mengonsumsi sabu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kasus ini memunculkan ironi karena seorang yang bekerja menjaga rumah ibadah justru terjerat dalam jaringan peredaran narkoba. Pemerintah Kota Bontang menegaskan akan bersikap sesuai aturan, sementara aparat kepolisian melanjutkan penyidikan untuk mendalami kemungkinan jaringan lebih luas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Peristiwa ini sekaligus menjadi peringatan bahwa bahaya narkoba bisa merasuki siapa saja, tanpa memandang profesi maupun status sosial. Masyarakat diimbau lebih waspada dan ikut serta dalam upaya pemberantasan narkoba di lingkungan masing-masing. [] Admin04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONTANG \u2013 Kasus penyalahgunaan narkoba di Kota Bontang kembali menjadi sorotan publik. Kali ini bukan hanya warga biasa, melainkan seorang Tenaga Kontrak Daerah (TKD) yang sehari-hari bertugas sebagai penjaga masjid, berinisial Su (50), diduga kuat terlibat sebagai pengedar sabu. Sekretaris Daerah Kota Bontang, Aji Erlynawati, mengaku terkejut begitu mengetahui kabar keterlibatan Su dalam kasus tersebut. &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":141381,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[475,19,26],"tags":[],"class_list":["post-141380","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-bontang","category-hotnews","category-kalimantan-timur-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/141380","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=141380"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/141380\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":141382,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/141380\/revisions\/141382"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/141381"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=141380"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=141380"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=141380"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}