{"id":141399,"date":"2025-10-02T10:11:23","date_gmt":"2025-10-02T02:11:23","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=141399"},"modified":"2025-10-04T10:18:08","modified_gmt":"2025-10-04T02:18:08","slug":"abdul-rasid-ideologi-bisa-terancam-kembali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/abdul-rasid-ideologi-bisa-terancam-kembali\/","title":{"rendered":"Abdul Rasid: Ideologi Bisa Terancam Kembali"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong>\u00a0\u2013 Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Abdul Rasid, mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap ancaman yang berpotensi merongrong ideologi bangsa. Pesan tersebut ia sampaikan saat membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila dalam upacara peringatan yang digelar di halaman Kantor Bupati Kukar, Selasa (01\/10\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam ikrarnya, Abdul Rasid menegaskan kembali bahwa Pancasila adalah dasar negara yang tidak bisa ditawar dan wajib menjadi pedoman seluruh bangsa Indonesia. Ia menilai, ancaman terhadap ideologi bangsa dapat muncul kapan saja jika masyarakat lengah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cRongrongan terhadap Pancasila bukan hanya cerita masa lalu, tetapi bisa saja muncul lagi dengan bentuk yang berbeda. Karena itu, kita semua harus menjaga dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,\u201d tegas Abdul Rasid.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menekankan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila harus menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan, terutama di tengah tantangan global yang kian kompleks. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila menjadi benteng penting dalam menghadapi berbagai dinamika zaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, Abdul Rasid juga menyoroti peran strategis generasi muda sebagai ujung tombak bangsa. Ia berharap para pelajar yang hadir dalam upacara dapat menanamkan semangat kebangsaan sejak dini. \u201cGenerasi muda adalah ujung tombak dalam menjaga keutuhan bangsa. Jika mereka memahami Pancasila dengan baik, maka ideologi bangsa akan tetap kokoh,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar melalui kegiatan ini menegaskan bahwa Hari Kesaktian Pancasila tidak boleh dipandang sebagai seremoni semata, melainkan refleksi bersama untuk memperkuat jati diri bangsa. Di akhir pesannya, Abdul Rasid mengajak seluruh masyarakat Kukar untuk bergandengan tangan menjaga persatuan serta memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). [] ADVERTORIAL<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Anggi Triomi | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA\u00a0\u2013 Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Abdul Rasid, mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap ancaman yang berpotensi merongrong ideologi bangsa. Pesan tersebut ia sampaikan saat membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila dalam upacara peringatan yang digelar di halaman Kantor Bupati Kukar, Selasa (01\/10\/2025). Dalam ikrarnya, Abdul Rasid menegaskan kembali &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":44,"featured_media":141400,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,8920],"tags":[8919,12124],"class_list":["post-141399","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dprd-kutai-kartanegara","tag-abdul-rasid","tag-wakil-ketua-i-dprd-kukar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/141399","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/44"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=141399"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/141399\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":141479,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/141399\/revisions\/141479"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/141400"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=141399"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=141399"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=141399"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}