{"id":141810,"date":"2025-10-05T15:04:10","date_gmt":"2025-10-05T07:04:10","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=141810"},"modified":"2025-10-05T15:04:10","modified_gmt":"2025-10-05T07:04:10","slug":"odgj-baru-diperhatikan-setelah-jadi-masalah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/odgj-baru-diperhatikan-setelah-jadi-masalah\/","title":{"rendered":"ODGJ Baru Diperhatikan Setelah Jadi \u201cMasalah\u201d"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PALANGKA RAYA<\/strong> \u2013 Peristiwa yang terjadi di Jalan Maduhara Ujung, Kecamatan Sabangau, Sabtu (04\/10\/2025) malam, kembali menyoroti lemahnya kepedulian sosial masyarakat terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Seorang perempuan berusia sekitar 30 tahun yang mengaku berinisial (D), baru dievakuasi oleh tim gabungan setelah warga merasa terganggu dengan keberadaannya di lingkungan sekitar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Evakuasi dilakukan oleh Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya bersama Bhabinkamtibmas Sabangau dan warga setempat. Perempuan tersebut ditemukan dalam kondisi kebingungan dan tak menentu arah. \u201cSaat diajak berkomunikasi, jawabannya berubah-ubah dan tidak searah. Namun ia mampu berbicara dalam beberapa bahasa, seperti bahasa Inggris, sedikit bahasa Banjar, Dayak, dan Jawa,\u201d ujar petugas pemadam, Sucipto.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">(D) diketahui mengenakan jilbab cokelat, baju kaos lengan panjang krem, dan celana panjang warna kuning krem. Ia membawa tas tangan kecil, memakai kalung dan cincin, serta menggenggam sebuah telepon genggam. Penampilannya yang tampak terawat sempat membuat warga bingung, apakah ia benar ODGJ atau sedang tersesat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sayangnya, keberadaan (D) baru mendapat perhatian setelah warga mengeluh dan melapor karena merasa tidak nyaman. Padahal, perempuan tersebut tidak menunjukkan perilaku agresif maupun mengancam. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, petugas menyimpulkan bahwa (D) mengalami gangguan kejiwaan ringan dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cLangkah ini diambil agar keluarganya dapat lebih mudah menemukannya. Saat ini yang bersangkutan sudah dirawat dengan baik di yayasan tersebut,\u201d ujar Sucipto, menjelaskan bahwa (D) kini dititipkan di Yayasan Pemulihan ODGJ Borneo di Jalan Sinar Kahayan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kasus ini membuka kembali persoalan klasik: keberadaan ODGJ yang sering diperlakukan sebagai gangguan, bukan manusia yang butuh perlindungan. Pemerintah daerah diharapkan lebih proaktif melakukan pendataan dan pembinaan agar kasus serupa tidak hanya ditangani setelah menimbulkan keresahan warga. []\n<p>Admin04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALANGKA RAYA \u2013 Peristiwa yang terjadi di Jalan Maduhara Ujung, Kecamatan Sabangau, Sabtu (04\/10\/2025) malam, kembali menyoroti lemahnya kepedulian sosial masyarakat terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Seorang perempuan berusia sekitar 30 tahun yang mengaku berinisial (D), baru dievakuasi oleh tim gabungan setelah warga merasa terganggu dengan keberadaannya di lingkungan sekitar. Evakuasi dilakukan oleh Tim &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":141811,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2259,2264],"tags":[],"class_list":["post-141810","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-tengah","category-kota-palangkaraya-provinsi-kalimantan-tengah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/141810","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=141810"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/141810\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":141812,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/141810\/revisions\/141812"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/141811"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=141810"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=141810"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=141810"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}