{"id":141966,"date":"2025-10-06T11:49:05","date_gmt":"2025-10-06T03:49:05","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=141966"},"modified":"2025-10-06T11:49:05","modified_gmt":"2025-10-06T03:49:05","slug":"mutasi-pegawai-berau-dianggap-prematur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mutasi-pegawai-berau-dianggap-prematur\/","title":{"rendered":"Mutasi Pegawai Berau Dianggap Prematur"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"381\" data-end=\"708\"><strong>BERAU<\/strong> &#8211; Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menegaskan bahwa fokus utama saat ini bukan sekadar merotasi pejabat, melainkan memastikan pengisian jabatan kosong dengan aparatur yang kompeten dan siap bekerja. Pesan ini disampaikan menanggapi rencana mutasi yang tengah dipersiapkan oleh Bupati Sri Juniarsih Mas dan Wakil Bupati Gamalis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"710\" data-end=\"925\">\u201cSilakan evaluasi semua dinas, tapi yang lebih penting adalah mengisi posisi kosong dengan orang yang mampu agar roda pemerintahan berjalan efektif dan efisien,\u201d ujarnya, Minggu (05\/10\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"927\" data-end=\"1269\">Menurut Sumadi, pengisian jabatan yang tidak tepat justru berpotensi mengganggu jalannya program prioritas bupati, terutama menjelang akhir tahun anggaran. Mutasi yang dilakukan terburu-buru dapat menimbulkan gangguan dalam pelaporan, pencairan anggaran, hingga pencapaian target program akhir tahun, khususnya di dinas dengan anggaran besar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1271\" data-end=\"1409\">\u201cTidak ada keharusan bagi bupati untuk segera melakukan mutasi. Kalau berpotensi mengganggu, lebih baik tunggu saat yang tepat,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1411\" data-end=\"1668\">Sumadi menekankan pentingnya selektivitas dalam memilih pejabat yang mampu menerjemahkan visi-misi kepala daerah. Setiap pejabat harus memiliki kualifikasi dan kemampuan teknis untuk menjalankan program prioritas, bukan sekadar memenuhi kepentingan politik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1670\" data-end=\"1990\">Ia menilai sebagian besar kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saat ini sudah menunjukkan kinerja memadai. Namun, beberapa OPD masih memerlukan perhatian khusus agar pelayanan publik tidak terhambat. \u201cMasyarakat tetap berhak menilai kinerja para kepala OPD, apakah sudah memenuhi harapan bupati atau belum,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1992\" data-end=\"2275\">Rencana mutasi yang menjadi perhatian publik ini muncul sekitar enam bulan setelah pelantikan kembali Bupati Sri Juniarsih dan Wakil Bupati Gamalis. DPRD Berau berharap kebijakan mutasi didasarkan pada evaluasi objektif dan kebutuhan organisasi, bukan sekadar pertimbangan politik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2277\" data-end=\"2451\">\u201cKalau mutasi bisa mempercepat program bupati dan menyelesaikan pekerjaan lama, silakan dilakukan. Tapi kalau menimbulkan risiko gangguan, sebaiknya ditunda,\u201d pungkas Sumadi. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2277\" data-end=\"2451\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BERAU &#8211; Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menegaskan bahwa fokus utama saat ini bukan sekadar merotasi pejabat, melainkan memastikan pengisian jabatan kosong dengan aparatur yang kompeten dan siap bekerja. Pesan ini disampaikan menanggapi rencana mutasi yang tengah dipersiapkan oleh Bupati Sri Juniarsih Mas dan Wakil Bupati Gamalis. \u201cSilakan evaluasi semua dinas, tapi yang lebih &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":141967,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[478,26],"tags":[82],"class_list":["post-141966","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-berau","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-berau"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/141966","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=141966"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/141966\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":141968,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/141966\/revisions\/141968"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/141967"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=141966"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=141966"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=141966"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}