{"id":142236,"date":"2025-10-08T15:40:03","date_gmt":"2025-10-08T07:40:03","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=142236"},"modified":"2025-10-08T15:40:03","modified_gmt":"2025-10-08T07:40:03","slug":"pontianak-geger-badut-jalanan-meninggal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pontianak-geger-badut-jalanan-meninggal\/","title":{"rendered":"Pontianak Geger, Badut Jalanan Meninggal!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PONTIANAK<\/strong> \u2013 Warga Jalan Srikaya 3, Kecamatan Pontianak Barat, digemparkan oleh penemuan seorang pria lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya, Rabu (08\/10\/2025) dini hari. Korban diketahui bernama Kasilam (77), perantau asal Semarang, Jawa Tengah, yang sehari-hari bekerja sebagai badut jalanan dan pemulung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jasad Kasilam pertama kali ditemukan oleh Nur Aini (48), rekan kontrakan korban, sekitar pukul 00.00 WIB. Ia mendapati korban sudah terbaring kaku di lantai dapur dalam posisi terlentang. \u201cSaya kaget waktu lihat beliau sudah tidak bergerak. Langsung saya lapor ke tetangga dan pihak RT,\u201d ujar Nur Aini dengan nada getir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mendapat laporan tersebut, Kanit Reskrim Polsek Pontianak Barat, Ipda Alvon Oktobertus, bersama tim Reskrim dan Unit Inafis segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Namun ditemukan luka dan bau tidak sedap di bagian punggung kaki korban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cHasil olah TKP menunjukkan korban meninggal karena sakit. Tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban,\u201d kata Ipda Alvon kepada wartawan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dugaan sementara, luka tersebut merupakan akibat penyakit diabetes yang telah lama diderita korban. Kasilam diketahui hidup sederhana dan sering terlihat berkeliling di sekitar kawasan Pontianak Barat untuk mencari nafkah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat ini, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Polresta Pontianak dan pihak medis untuk proses pemeriksaan lebih lanjut serta pengurusan pemulangan jenazah ke kampung halamannya di Semarang. Kepergian pria sepuh itu meninggalkan kesan mendalam bagi warga sekitar yang mengenalnya sebagai sosok pekerja keras dan pendiam. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Admin04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PONTIANAK \u2013 Warga Jalan Srikaya 3, Kecamatan Pontianak Barat, digemparkan oleh penemuan seorang pria lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya, Rabu (08\/10\/2025) dini hari. Korban diketahui bernama Kasilam (77), perantau asal Semarang, Jawa Tengah, yang sehari-hari bekerja sebagai badut jalanan dan pemulung. Jasad Kasilam pertama kali ditemukan oleh Nur Aini (48), rekan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":142238,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[7,2273,36],"tags":[],"class_list":["post-142236","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-breaking-news","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kota-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/142236","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=142236"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/142236\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":142241,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/142236\/revisions\/142241"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/142238"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=142236"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=142236"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=142236"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}