{"id":142313,"date":"2025-10-09T17:03:46","date_gmt":"2025-10-09T09:03:46","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=142313"},"modified":"2025-10-10T15:07:59","modified_gmt":"2025-10-10T07:07:59","slug":"insinerator-samarinda-solusi-cepat-risiko-terabaikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/insinerator-samarinda-solusi-cepat-risiko-terabaikan\/","title":{"rendered":"Insinerator Baru, Udara Tetap Bersih"},"content":{"rendered":"<p class=\"sr-only\" style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA<\/strong> \u2013 Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus menunjukkan keseriusannya dalam menangani persoalan sampah dengan membangun 10 unit insinerator di berbagai titik wilayah kota. Langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan pengelolaan sampah sebelum program besar Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) terealisasi penuh.<\/p>\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] thread-sm:[--thread-content-margin:--spacing(6)] thread-lg:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)\" style=\"text-align: justify;\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] thread-lg:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\" tabindex=\"-1\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-5\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"eb82caa0-0cb2-4119-b982-64124d6a48c5\" data-message-model-slug=\"gpt-5\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full break-words light markdown-new-styling\">\n<p data-start=\"346\" data-end=\"707\">Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, Suwarso, mengatakan sebagian besar insinerator telah memasuki tahap akhir pembangunan. \u201cPLTSa butuh waktu karena harus melalui proses Amdal dan pembangunan besar. Maka, kita perlu solusi skala kecil yang bisa langsung kita kerjakan, seperti insinerator ini,\u201d ujarnya, Rabu (08\/10\/2025).<\/p>\n<p data-start=\"709\" data-end=\"1230\">Menurut Suwarso, penggunaan insinerator merupakan langkah cepat untuk menekan volume sampah yang terus meningkat setiap hari. Dari 10 titik yang direncanakan, sembilan lokasi telah siap digunakan, sedangkan satu titik masih menunggu penyesuaian lokasi karena jaraknya berdekatan dengan sekolah. \u201cDari 10 titik yang akan dibangun integrator ini sudah siap, tinggal satu yang perlu pergeseran lagi karena dekat sekolah SMP 38, walaupun produk dari insinerator sendiri sudah tidak dibuang ke udara emisinya,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p data-start=\"1232\" data-end=\"1502\">Ia menambahkan, teknologi yang digunakan dalam insinerator ini telah memenuhi standar emisi modern dan dilengkapi sistem penyaringan agar asap pembakaran tidak mencemari udara. \u201cProduk dari insinerator sendiri sudah tidak dibuang ke udara emisinya,\u201d tegas Suwarso.<\/p>\n<p data-start=\"1504\" data-end=\"1795\">Selain uji emisi, DLH juga memastikan pembangunan empat bak penampungan limbah cair untuk mengelola sisa hasil pembakaran. \u201cDLH juga menegaskan bahwa meskipun emisi insinerator tidak dibuang langsung ke udara, pengelolaan limbah tetap harus dilakukan dengan pengawasan ketat,\u201d katanya.<\/p>\n<p data-start=\"1797\" data-end=\"2079\">Pihak DLH turut menggandeng Komisi III DPRD Samarinda untuk memastikan uji kelayakan dan sertifikasi berjalan sesuai standar. \u201cNantinya semua akan diinformasikan ke publik, terutama saat insinerator siap dioperasikan, dan dari sekejul Desember 2025 sudah berjalan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p data-start=\"2081\" data-end=\"2391\">Suwarso menilai, program ini tak hanya sebagai solusi pengurangan sampah, tetapi juga langkah awal menuju pengelolaan energi ramah lingkungan di masa depan. Dengan pengawasan ketat dan dukungan lintas sektor, insinerator diharapkan mampu menjadi terobosan nyata bagi kebersihan dan keindahan Kota Tepian.<\/p>\n<p data-start=\"2393\" data-end=\"2625\">\u201cPemerintah terus mendorong inovasi agar pengelolaan sampah di Samarinda tidak hanya cepat, tetapi juga berkelanjutan. Harapannya, masyarakat dapat mendukung program ini demi terciptanya kota yang bersih dan sehat,\u201d tutup Suwarso. <span style=\"text-align: justify;\">[]<\/span><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA \u2013 Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus menunjukkan keseriusannya dalam menangani persoalan sampah dengan membangun 10 unit insinerator di berbagai titik wilayah kota. Langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan pengelolaan sampah sebelum program besar Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) terealisasi penuh. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, Suwarso, mengatakan sebagian besar &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":142407,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,37],"tags":[12352],"class_list":["post-142313","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-dlh-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/142313","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=142313"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/142313\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":142624,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/142313\/revisions\/142624"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/142407"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=142313"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=142313"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=142313"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}