{"id":142836,"date":"2025-10-11T08:41:37","date_gmt":"2025-10-11T00:41:37","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=142836"},"modified":"2025-10-11T08:41:37","modified_gmt":"2025-10-11T00:41:37","slug":"mahar-rp-3-miliar-hebohkan-pacitan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mahar-rp-3-miliar-hebohkan-pacitan\/","title":{"rendered":"Mahar Rp 3 Miliar Hebohkan Pacitan!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><b>PACITAN <\/b>\u2013 Publik kembali dihebohkan oleh fenomena pesta pernikahan mewah yang viral di media sosial. Kali ini datang dari Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, yang menjadi sorotan setelah pernikahan antara Tarman, warga Karanganyar, Jawa Tengah, dan Sheila Arika, warga setempat, mencuat lantaran mahar yang disebut mencapai Rp 3 miliar dalam bentuk cek dan seperangkat alat salat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Video prosesi akad nikah pasangan tersebut menyebar cepat di berbagai platform digital, memicu rasa ingin tahu dan komentar publik. Banyak warganet mempertanyakan keaslian nilai mahar fantastis itu. Bahkan, isu liar sempat beredar bahwa kedua mempelai kabur usai acara pernikahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menanggapi hal tersebut, keluarga mempelai wanita membantah keras. Ibu Sheila, Kana Kumalasari, memastikan bahwa putrinya dan sang suami dalam kondisi baik. \u201cKami sudah video call langsung dengan Sheila dan Tarman. Mereka tidak kabur, saat ini sedang berbulan madu di wilayah Purwantoro, Jawa Tengah,\u201d ujarnya, Jumat (10\/10\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kana juga menceritakan bahwa pertemuan keduanya berlangsung singkat. \u201cPertemuan mereka singkat, tapi Tarman datang dengan niat baik dan keluarga kami menyetujui,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Soal mahar yang menghebohkan publik, Kana memilih tak ingin menanggapi berlebihan. \u201cMungkin memang masih dalam proses pencairan. Yang penting pernikahannya sah dan tidak ada yang dirugikan. Kami justru bangga, anak kami menikah dengan orang yang mapan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski begitu, fenomena ini kembali menyoroti tren pamer kemewahan dalam pernikahan yang sering kali mengundang kontroversi di masyarakat. Keluarga berharap publik tidak berspekulasi. \u201cYang penting mereka sah sebagai suami istri dan sedang memulai kehidupan baru,\u201d tutup Kana. []\n<p>Admin04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PACITAN \u2013 Publik kembali dihebohkan oleh fenomena pesta pernikahan mewah yang viral di media sosial. Kali ini datang dari Desa Jeruk, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan, yang menjadi sorotan setelah pernikahan antara Tarman, warga Karanganyar, Jawa Tengah, dan Sheila Arika, warga setempat, mencuat lantaran mahar yang disebut mencapai Rp 3 miliar dalam bentuk cek dan seperangkat &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":142838,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[7,9290,35],"tags":[12366],"class_list":["post-142836","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-breaking-news","category-jawa-timur","category-berita-nasional","tag-pernikahan-3m"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/142836","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=142836"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/142836\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":142841,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/142836\/revisions\/142841"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/142838"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=142836"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=142836"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=142836"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}