{"id":142905,"date":"2025-10-11T09:45:48","date_gmt":"2025-10-11T01:45:48","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=142905"},"modified":"2025-10-11T09:45:48","modified_gmt":"2025-10-11T01:45:48","slug":"resign-kembali-resign-lagi-politik-prancis-di-ujung-tanduk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/resign-kembali-resign-lagi-politik-prancis-di-ujung-tanduk\/","title":{"rendered":"Resign, Kembali, Resign Lagi? Politik Prancis di Ujung Tanduk!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><b>PRANCIS <\/b>\u2014 Drama politik Prancis kembali mencapai babak baru ketika Presiden Emmanuel Macron menunjuk kembali Sebastien Lecornu sebagai perdana menteri, hanya empat hari setelah pria itu mengundurkan diri. Keputusan mengejutkan ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan publik dan oposisi: apakah Prancis benar-benar kekurangan figur pemimpin baru, atau Macron sekadar mempertahankan lingkaran lamanya?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Istana Elysee dalam pernyataan resminya mengonfirmasi, \u201cPresiden Republik telah mencalonkan Bapak Sebastien Lecornu sebagai perdana menteri dan menugaskannya untuk membentuk pemerintahan.\u201d Pernyataan itu disampaikan pada Jumat (10\/10\/2025) seperti diberitakan AFP.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui unggahan di platform X, Lecornu mengaku menerima mandat tersebut sebagai bentuk tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah menuntaskan rancangan anggaran nasional yang harus diserahkan ke parlemen paling lambat Senin malam. \u201cSaya menerima \u2013 karena kewajiban \u2013 misi yang dipercayakan kepada saya oleh Presiden Republik untuk melakukan segala yang mungkin guna menyediakan anggaran bagi Prancis pada akhir tahun,\u201d tulisnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lecornu juga menyerukan perlunya mengakhiri \u201ckrisis politik yang meresahkan rakyat Prancis dan ketidakstabilan yang merugikan citra dan kepentingan negara.\u201d Namun, bagi banyak pihak, pernyataan itu terdengar klise di tengah stagnasi politik yang berkepanjangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Macron sendiri belum memberikan komentar publik, sementara oposisi menilai pengangkatan kembali Lecornu mencerminkan krisis kepemimpinan dan keengganan presiden untuk membuka ruang bagi perubahan. Pemimpin Partai Sosialis Olivier Faure menyindir, \u201cKami tidak ingin parlemen dibubarkan, tetapi kami juga tidak takut.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelumnya, Lecornu sempat mundur setelah hanya beberapa minggu menjabat, menyusul gejolak publik akibat kebijakan kontroversial pendahulunya, Francois Bayrou. Kini, dengan wajah lama kembali ke kursi perdana menteri, Prancis tampak terjebak dalam lingkaran stagnasi politik yang belum menunjukkan jalan keluar. []\n<p>Admin04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PRANCIS \u2014 Drama politik Prancis kembali mencapai babak baru ketika Presiden Emmanuel Macron menunjuk kembali Sebastien Lecornu sebagai perdana menteri, hanya empat hari setelah pria itu mengundurkan diri. Keputusan mengejutkan ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan publik dan oposisi: apakah Prancis benar-benar kekurangan figur pemimpin baru, atau Macron sekadar mempertahankan lingkaran lamanya? Istana Elysee &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":142906,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2254],"tags":[],"class_list":["post-142905","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-internasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/142905","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=142905"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/142905\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":142907,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/142905\/revisions\/142907"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/142906"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=142905"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=142905"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=142905"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}