{"id":143009,"date":"2025-10-11T14:31:28","date_gmt":"2025-10-11T06:31:28","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=143009"},"modified":"2025-10-11T14:32:10","modified_gmt":"2025-10-11T06:32:10","slug":"plafon-jebol-wisata-berau-terancam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/plafon-jebol-wisata-berau-terancam\/","title":{"rendered":"Plafon Jebol, Wisata Berau Terancam"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BERAU<\/strong> \u2014 Dermaga Wisata Sanggam di Kecamatan Tanjung Redeb, yang telah berdiri hampir tujuh tahun dan menjadi jalur utama menuju Pulau Derawan dan Maratua, kini menghadapi masalah serius: kondisi bangunan mulai lapuk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi itu paling terlihat pada bagian plafon dermaga yang jebol dan membuat penampilan dermaga tidak sedap dipandang mata. Muhammad Nadin Pratama, salah seorang pengunjung, menyoroti lemahnya perhatian pemerintah terhadap perawatan aset publik. \u201cAset itu seharusnya ada anggaran untuk perawatan,\u201d ujarnya, Jumat (10\/10\/2025). Ia menekankan bahwa penanganan kerusakan sebaiknya dilakukan sebelum masalah menjadi parah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Nadin, pemerintah, dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) Berau, perlu lebih proaktif dalam memelihara aset yang telah diresmikan agar tetap berfungsi optimal. \u201cJadi jangan ditunggu rusak baru diperbaiki kan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Dishub Berau, Andi Marewangeng, merespons dengan menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan anggaran senilai Rp892 juta untuk rehabilitasi dermaga. Anggaran ini akan digunakan untuk memperbaiki plafon, WC, atap, parkir motor, dinding, struktur talang keliling, serta menambah satu pintu baru. \u201cPengerjaannya nanti akan segera dimulai, semoga bulan ini,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun perbaikan sedang berlangsung, dermaga tetap difungsikan, sehingga pengunjung diminta untuk berhati-hati saat beraktivitas. \u201cTidak ditutup karena dermaga tambatnya masih bisa difungsikan,\u201d pungkas Andi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi ini menimbulkan pertanyaan: apakah perencanaan dan pemeliharaan aset publik di Berau cukup serius? Meski anggaran sudah tersedia, kerusakan yang dibiarkan bertahun-tahun menunjukkan lemahnya pengawasan dan perawatan. Dermaga yang semestinya menjadi wajah wisata Berau justru terlihat memperlihatkan tanda-tanda pengabaian. []\n<p>Admin04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BERAU \u2014 Dermaga Wisata Sanggam di Kecamatan Tanjung Redeb, yang telah berdiri hampir tujuh tahun dan menjadi jalur utama menuju Pulau Derawan dan Maratua, kini menghadapi masalah serius: kondisi bangunan mulai lapuk. Kondisi itu paling terlihat pada bagian plafon dermaga yang jebol dan membuat penampilan dermaga tidak sedap dipandang mata. Muhammad Nadin Pratama, salah seorang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":143010,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[478,17,26],"tags":[],"class_list":["post-143009","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-berau","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/143009","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=143009"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/143009\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":143012,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/143009\/revisions\/143012"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/143010"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=143009"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=143009"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=143009"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}