{"id":143275,"date":"2025-10-13T10:10:46","date_gmt":"2025-10-13T02:10:46","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=143275"},"modified":"2025-10-13T10:10:46","modified_gmt":"2025-10-13T02:10:46","slug":"api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\/","title":{"rendered":"Api Dinihari, Warga Pandahan Kehilangan Rumah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"72\" data-end=\"490\"><strong data-start=\"72\" data-end=\"87\">TANAHLAUT &#8211;<\/strong>\u00a0Warga Desa Pandahan, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan, kembali menjadi korban dari persoalan klasik: lemahnya sistem mitigasi kebakaran di pemukiman padat penduduk. Senin (13\/10\/2025) dini hari, sekitar pukul 03.30 Wita, kobaran api melalap delapan rumah di RT 5 Dusun 2, tepat di dekat jembatan besi jalur poros Pelaihari\u2013Banjarmasin. Lima rumah di antaranya hangus total.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"492\" data-end=\"763\">\u201cKalau dari arah Banjarmasin, itu di sebelah kiri lokasi kebakarannya,\u201d ujar Kepala Desa Pandahan, H. Alfian Taurus. Pernyataan sederhana yang menandai kesaksian atas kejadian tragis itu, namun juga menyiratkan betapa rentannya kawasan tersebut terhadap musibah serupa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"765\" data-end=\"1024\">Menurut Alfian, api membesar sangat cepat, membakar deretan rumah kayu yang berdempetan tanpa ada sekat pengaman atau jalur evakuasi memadai. \u201cLima rumah yang ludes terbakar, semua barang yang ada di dalamnya turut ludes, tak sempat terselamatkan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1026\" data-end=\"1314\">Relawan pemadam kebakaran disebutnya sudah berjuang keras, tetapi kondisi lokasi membuat api sulit dikendalikan. Dengan bahan bangunan mayoritas kayu dan atap seng, api seolah menemukan bahan bakar alami untuk memperluas amukannya. \u201cCuaca cerah, tapi api cepat membesar,\u201d tambah Alfian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1316\" data-end=\"1683\">Musibah ini bukan yang pertama terjadi di wilayah Tanahlaut. Namun setiap kali peristiwa serupa terulang, penyebab utamanya hampir sama: permukiman rapat, bangunan tidak memenuhi standar keselamatan kebakaran, dan kurangnya sistem peringatan dini. Pemerintah daerah kerap hadir setelah api padam, tetapi jarang ada langkah nyata untuk mencegah kebakaran berikutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1685\" data-end=\"2021\">Ironisnya, dalam beberapa tahun terakhir, banyak daerah di Kalsel mengklaim sudah memiliki \u201cprogram siaga kebakaran desa\u201d. Tapi kasus Pandahan membuktikan, konsep itu masih sekadar jargon administratif tanpa penerapan di lapangan. Tidak ada sistem hidran, tidak ada pelatihan warga, bahkan tidak ada jalur evakuasi darurat yang jelas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2023\" data-end=\"2211\">Relawan pemadam akhirnya menjadi garda terakhir tanpa dukungan fasilitas yang memadai. Jika kebakaran dini hari itu terjadi di kawasan padat lainnya, jumlah korban bisa jauh lebih besar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2213\" data-end=\"2566\">Peristiwa Pandahan menjadi peringatan keras bahwa bencana bukan hanya akibat kelalaian individu, tetapi juga kegagalan sistem. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi mengenai asal api. Namun satu hal pasti: selama tata ruang pemukiman dibiarkan semrawut dan kesiapsiagaan warga tak dibangun, maka setiap percikan bisa kembali berubah menjadi tragedi. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2213\" data-end=\"2566\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TANAHLAUT &#8211;\u00a0Warga Desa Pandahan, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan, kembali menjadi korban dari persoalan klasik: lemahnya sistem mitigasi kebakaran di pemukiman padat penduduk. Senin (13\/10\/2025) dini hari, sekitar pukul 03.30 Wita, kobaran api melalap delapan rumah di RT 5 Dusun 2, tepat di dekat jembatan besi jalur poros Pelaihari\u2013Banjarmasin. Lima rumah di antaranya hangus &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":143276,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2276,2277],"tags":[8829],"class_list":["post-143275","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-selatan-kalsel","category-kabupaten-tanah-laut-provinsi-kalimantan-selatan","tag-tanah-laut"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"TANAHLAUT - Warga Desa Pandahan, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan, kembali menjadi korban dari persoalan klasik: lemahnya sistem mitigasi kebakaran di pemukiman padat penduduk. Senin (13\/10\/2025) dini hari, sekitar pukul 03.30 Wita, kobaran api melalap delapan rumah di RT 5 Dusun 2, tepat di dekat jembatan besi jalur poros Pelaihari\u2013Banjarmasin. Lima rumah di antaranya hangus\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Agnes Wiguna\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Api Dinihari, Warga Pandahan Kehilangan Rumah - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"TANAHLAUT - Warga Desa Pandahan, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan, kembali menjadi korban dari persoalan klasik: lemahnya sistem mitigasi kebakaran di pemukiman padat penduduk. Senin (13\/10\/2025) dini hari, sekitar pukul 03.30 Wita, kobaran api melalap delapan rumah di RT 5 Dusun 2, tepat di dekat jembatan besi jalur poros Pelaihari\u2013Banjarmasin. Lima rumah di antaranya hangus\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-13T02:10:46+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-13T02:10:46+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Api Dinihari, Warga Pandahan Kehilangan Rumah - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"TANAHLAUT - Warga Desa Pandahan, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan, kembali menjadi korban dari persoalan klasik: lemahnya sistem mitigasi kebakaran di pemukiman padat penduduk. Senin (13\/10\/2025) dini hari, sekitar pukul 03.30 Wita, kobaran api melalap delapan rumah di RT 5 Dusun 2, tepat di dekat jembatan besi jalur poros Pelaihari\u2013Banjarmasin. Lima rumah di antaranya hangus\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\\\/#blogposting\",\"name\":\"Api Dinihari, Warga Pandahan Kehilangan Rumah - Berita Borneo\",\"headline\":\"Api Dinihari, Warga Pandahan Kehilangan Rumah\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/Api-Dinihari-Warga-Pandahan-Kehilangan-Rumah.jpg\",\"width\":700,\"height\":393},\"datePublished\":\"2025-10-13T10:10:46+08:00\",\"dateModified\":\"2025-10-13T10:10:46+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Kalimantan Selatan, Tanah Laut, tanah laut\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Selatan\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Selatan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/kabupaten-tanah-laut-provinsi-kalimantan-selatan\\\/#listItem\",\"name\":\"Tanah Laut\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/kabupaten-tanah-laut-provinsi-kalimantan-selatan\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Tanah Laut\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/kabupaten-tanah-laut-provinsi-kalimantan-selatan\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\\\/#listItem\",\"name\":\"Api Dinihari, Warga Pandahan Kehilangan Rumah\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Selatan\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Api Dinihari, Warga Pandahan Kehilangan Rumah\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-selatan-kalsel\\\/kabupaten-tanah-laut-provinsi-kalimantan-selatan\\\/#listItem\",\"name\":\"Tanah Laut\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/\",\"name\":\"Agnes Wiguna\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3145f891ddd896b0b192051b7b5e94d88b14a857027f805d8f2b811445705e2e?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Agnes Wiguna\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\\\/\",\"name\":\"Api Dinihari, Warga Pandahan Kehilangan Rumah - Berita Borneo\",\"description\":\"TANAHLAUT - Warga Desa Pandahan, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan, kembali menjadi korban dari persoalan klasik: lemahnya sistem mitigasi kebakaran di pemukiman padat penduduk. Senin (13\\\/10\\\/2025) dini hari, sekitar pukul 03.30 Wita, kobaran api melalap delapan rumah di RT 5 Dusun 2, tepat di dekat jembatan besi jalur poros Pelaihari\\u2013Banjarmasin. Lima rumah di antaranya hangus\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/Api-Dinihari-Warga-Pandahan-Kehilangan-Rumah.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\\\/#mainImage\",\"width\":700,\"height\":393},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2025-10-13T10:10:46+08:00\",\"dateModified\":\"2025-10-13T10:10:46+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Api Dinihari, Warga Pandahan Kehilangan Rumah - Berita Borneo","description":"TANAHLAUT - Warga Desa Pandahan, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan, kembali menjadi korban dari persoalan klasik: lemahnya sistem mitigasi kebakaran di pemukiman padat penduduk. Senin (13\/10\/2025) dini hari, sekitar pukul 03.30 Wita, kobaran api melalap delapan rumah di RT 5 Dusun 2, tepat di dekat jembatan besi jalur poros Pelaihari\u2013Banjarmasin. Lima rumah di antaranya hangus","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\/#blogposting","name":"Api Dinihari, Warga Pandahan Kehilangan Rumah - Berita Borneo","headline":"Api Dinihari, Warga Pandahan Kehilangan Rumah","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Api-Dinihari-Warga-Pandahan-Kehilangan-Rumah.jpg","width":700,"height":393},"datePublished":"2025-10-13T10:10:46+08:00","dateModified":"2025-10-13T10:10:46+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\/#webpage"},"articleSection":"Kalimantan Selatan, Tanah Laut, tanah laut"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/#listItem","name":"Kalimantan Selatan"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Selatan","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kabupaten-tanah-laut-provinsi-kalimantan-selatan\/#listItem","name":"Tanah Laut"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kabupaten-tanah-laut-provinsi-kalimantan-selatan\/#listItem","position":3,"name":"Tanah Laut","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kabupaten-tanah-laut-provinsi-kalimantan-selatan\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\/#listItem","name":"Api Dinihari, Warga Pandahan Kehilangan Rumah"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/#listItem","name":"Kalimantan Selatan"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\/#listItem","position":4,"name":"Api Dinihari, Warga Pandahan Kehilangan Rumah","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kabupaten-tanah-laut-provinsi-kalimantan-selatan\/#listItem","name":"Tanah Laut"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/","name":"Agnes Wiguna","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3145f891ddd896b0b192051b7b5e94d88b14a857027f805d8f2b811445705e2e?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Agnes Wiguna"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\/","name":"Api Dinihari, Warga Pandahan Kehilangan Rumah - Berita Borneo","description":"TANAHLAUT - Warga Desa Pandahan, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan, kembali menjadi korban dari persoalan klasik: lemahnya sistem mitigasi kebakaran di pemukiman padat penduduk. Senin (13\/10\/2025) dini hari, sekitar pukul 03.30 Wita, kobaran api melalap delapan rumah di RT 5 Dusun 2, tepat di dekat jembatan besi jalur poros Pelaihari\u2013Banjarmasin. Lima rumah di antaranya hangus","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Api-Dinihari-Warga-Pandahan-Kehilangan-Rumah.jpg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\/#mainImage","width":700,"height":393},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\/#mainImage"},"datePublished":"2025-10-13T10:10:46+08:00","dateModified":"2025-10-13T10:10:46+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Api Dinihari, Warga Pandahan Kehilangan Rumah - Berita Borneo","og:description":"TANAHLAUT - Warga Desa Pandahan, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan, kembali menjadi korban dari persoalan klasik: lemahnya sistem mitigasi kebakaran di pemukiman padat penduduk. Senin (13\/10\/2025) dini hari, sekitar pukul 03.30 Wita, kobaran api melalap delapan rumah di RT 5 Dusun 2, tepat di dekat jembatan besi jalur poros Pelaihari\u2013Banjarmasin. Lima rumah di antaranya hangus","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2025-10-13T02:10:46+00:00","article:modified_time":"2025-10-13T02:10:46+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Api Dinihari, Warga Pandahan Kehilangan Rumah - Berita Borneo","twitter:description":"TANAHLAUT - Warga Desa Pandahan, Kecamatan Batibati, Kabupaten Tanahlaut, Kalimantan Selatan, kembali menjadi korban dari persoalan klasik: lemahnya sistem mitigasi kebakaran di pemukiman padat penduduk. Senin (13\/10\/2025) dini hari, sekitar pukul 03.30 Wita, kobaran api melalap delapan rumah di RT 5 Dusun 2, tepat di dekat jembatan besi jalur poros Pelaihari\u2013Banjarmasin. Lima rumah di antaranya hangus","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"143275","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":{"faqs":[],"keyPoints":[],"titles":[],"descriptions":[],"socialPosts":{"email":[],"linkedin":[],"twitter":[],"facebook":[],"instagram":[]}},"created":"2025-10-13 02:10:52","updated":"2025-10-13 02:10:52","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/\" title=\"Kalimantan Selatan\">Kalimantan Selatan<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kabupaten-tanah-laut-provinsi-kalimantan-selatan\/\" title=\"Tanah Laut\">Tanah Laut<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tApi Dinihari, Warga Pandahan Kehilangan Rumah\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Selatan","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/"},{"label":"Tanah Laut","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-selatan-kalsel\/kabupaten-tanah-laut-provinsi-kalimantan-selatan\/"},{"label":"Api Dinihari, Warga Pandahan Kehilangan Rumah","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/api-dinihari-warga-pandahan-kehilangan-rumah\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/143275","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=143275"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/143275\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":143277,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/143275\/revisions\/143277"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/143276"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=143275"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=143275"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=143275"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}