{"id":144625,"date":"2025-10-19T08:39:40","date_gmt":"2025-10-19T00:39:40","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=144625"},"modified":"2025-10-19T08:47:58","modified_gmt":"2025-10-19T00:47:58","slug":"mbg-hadir-sdn-004-sambutan-makin-bergizi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mbg-hadir-sdn-004-sambutan-makin-bergizi\/","title":{"rendered":"MBG Hadir, SDN 004 Sambutan Makin Bergizi!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA <\/strong>\u2013 Kepala Sekolah SDN 004 Sambutan, Suratmi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan sekitar satu bulan di sekolahnya. Ia menyebut, program tersebut mendapat tanggapan positif dari orang tua siswa, guru, hingga peserta didik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Program MBG merupakan inisiatif nasional yang diluncurkan pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi bagi anak-anak sekolah dasar. Di SDN 004 Sambutan, informasi mengenai program ini mulai terdengar sejak Juli 2025, namun baru terealisasi sekitar September 2025.<\/p>\n<figure id=\"attachment_144702\" aria-describedby=\"caption-attachment-144702\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-144702 size-medium\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/6311867119569669290-e1760834863258-300x215.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"215\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/6311867119569669290-e1760834863258-300x215.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/6311867119569669290-e1760834863258-768x551.jpg 768w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/6311867119569669290-e1760834863258.jpg 830w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-144702\" class=\"wp-caption-text\">Kepala Sekolah SDN 004 Sambutan, Suratmi<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cOrang tua sangat antusias menunggu. Begitu MBG masuk, mereka menyambut baik karena sudah ada kepastian dan izin resmi. Pengelolanya juga sudah ditunjuk oleh pihak terkait,\u201d ujar Suratmi saat ditemui di ruang kerjanya, SDN 004 Sambutan, Jalan Pelita 4, Samarinda, Sabtu (18\/10\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Suratmi, sebanyak 561 siswa di sekolah tersebut telah menerima makanan atau snack yang diperuntukkan khusus bagi peserta didik. Ia menambahkan, pihak sekolah berupaya menjaga kepercayaan masyarakat, terutama menyusul maraknya pemberitaan mengenai kasus keracunan makanan MBG di sejumlah daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mengantisipasi hal itu, pihak sekolah mengambil langkah proaktif dengan menggelar sosialisasi kepada orang tua murid. \u201cSaya undang orang tua untuk berdialog langsung. Saya juga selalu mencicipi makanan terlebih dahulu sebelum diberikan kepada siswa sebagai bentuk jaminan keamanan,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Suratmi mengungkapkan, pelaksanaan MBG sempat menghadapi kendala teknis terkait jadwal pemberian makanan, terutama bagi siswa kelas 3 dan 4 yang masuk pada siang hari. Agar distribusi makanan tidak mengganggu proses belajar maupun mengurangi kualitas makanan, pihak sekolah melakukan koordinasi intensif dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami konfirmasi ulang dengan SPPG. Ada opsi anak datang lebih awal atau orang tua mengambil makanan lebih dulu. Alhamdulillah, opsi anak datang lebih awal yang diambil dan semuanya berjalan lancar serta tidak ada makanan yang basi,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan gizi, Suratmi menilai program MBG juga memiliki nilai edukatif dalam membentuk karakter peserta didik. Anak-anak diajarkan untuk makan bersama, mencuci tangan sebelum makan, berdoa, dan berbagi makanan dengan teman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami ingin jadikan program ini bukan hanya soal makan, tapi juga pembentukan kebiasaan baik. Anak-anak belajar berbagi dan saling menghargai meski berbeda selera makanan,\u201d tutur Suratmi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menegaskan, pihak sekolah akan terus melakukan evaluasi rutin bersama wali murid dan SPPG untuk memastikan program MBG berjalan sesuai standar keamanan dan mutu. Dengan komunikasi terbuka, ia berharap program ini dapat memberi dampak positif bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak di SDN 004 Sambutan. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA \u2013 Kepala Sekolah SDN 004 Sambutan, Suratmi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan sekitar satu bulan di sekolahnya. Ia menyebut, program tersebut mendapat tanggapan positif dari orang tua siswa, guru, hingga peserta didik. Program MBG merupakan inisiatif nasional yang diluncurkan pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi bagi anak-anak sekolah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":144694,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,37],"tags":[12457,12458],"class_list":["post-144625","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-mbg-samarinda","tag-sdn-004-sambutan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/144625","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=144625"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/144625\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":144703,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/144625\/revisions\/144703"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/144694"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=144625"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=144625"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=144625"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}