{"id":144633,"date":"2025-10-19T08:46:25","date_gmt":"2025-10-19T00:46:25","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=144633"},"modified":"2025-10-19T08:46:25","modified_gmt":"2025-10-19T00:46:25","slug":"sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\/","title":{"rendered":"SDN 004 Sambutan, Belajar di Tengah Serba Terbatas!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA <\/strong>\u2013 Kepala Sekolah SDN 004 Sambutan, Suratmi, mengungkapkan berbagai tantangan yang dihadapi sekolahnya dalam mendukung kegiatan belajar-mengajar. Sebagian besar siswa di sekolah tersebut merupakan anak-anak dari keluarga prasejahtera dan warga relokasi dari bantaran Sungai Karang Mumus (SKM).<\/p>\n<figure id=\"attachment_144699\" aria-describedby=\"caption-attachment-144699\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-144699 size-medium\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/6314186766981729132-e1760834745936-300x219.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"219\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/6314186766981729132-e1760834745936-300x219.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/6314186766981729132-e1760834745936-768x561.jpg 768w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/6314186766981729132-e1760834745936.jpg 853w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-144699\" class=\"wp-caption-text\">Kepala Sekolah SDN 004 Sambutan, Suratmi<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Suratmi, latar belakang ekonomi para siswa menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi capaian akademik. Banyak di antara mereka berasal dari keluarga tidak mampu, bahkan ada yang diasuh oleh orang tua tunggal atau memiliki orang tua yang bekerja serabutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAnak-anak di sini sebagian besar berasal dari keluarga tidak mampu. Bahkan, ada yang hampir berhenti sekolah karena tak punya ongkos atau tidak ada yang mengantar,\u201d ujar Suratmi kepada media ini saat ditemui di ruang kerjanya, SDN 004 Sambutan, Jalan Pelita 4, Samarinda, Sabtu (18\/10\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menjelaskan, pihak sekolah terus berupaya mempertahankan semangat belajar siswa agar tidak putus sekolah. Dalam beberapa kasus, sekolah bahkan memberikan keringanan dan kebijakan khusus agar siswa tetap bisa bersekolah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKemarin ada yang mau berhenti sekolah karena tidak mampu, jadi saya bilang tidak mampu alasannya apa? sekolah tidak ada bayar dan untuk baju olahraga serta baju batik saya tidak nuntut, kapan bisanya mau dibeli sampai ada rezeki yang penting anaknya sekolah dulu,\u201d kata Suratmi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain persoalan ekonomi, Suratmi juga menyoroti ketidaktepatan sasaran dalam penyaluran bantuan pemerintah, seperti Program Indonesia Pintar (PIP). Ia mempertanyakan dasar data penerima bantuan yang menurutnya belum menyentuh siswa yang benar-benar membutuhkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAda anak anggota dewan dan polisi yang dapat PIP, sementara siswa kami yang lebih membutuhkan masih ada yang tidak mendapatkannya. Dari 561 siswa, hanya kurang lebih 100 siswa yang menerima,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak hanya masalah sosial dan bantuan, Suratmi juga mengeluhkan kondisi sarana dan prasarana di sekolah. Hingga kini, SDN 004 Sambutan belum memiliki ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), sementara ruang guru masih menggunakan ruangan sementara yang dinilai kurang layak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201c Kami tidak punya ruang UKS, perpustakaan minim, bahkan ruang guru pun tidak layak. Mudah-mudahan tahun depan usulan kami disetujui,\u201d tutup perempuan berkacamata itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan berbagai keterbatasan tersebut, SDN 004 Sambutan tetap berupaya memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak-anak relokasi. Harapannya, perhatian dan dukungan pemerintah dapat segera direalisasikan agar kualitas pendidikan di kawasan tersebut semakin meningkat. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA \u2013 Kepala Sekolah SDN 004 Sambutan, Suratmi, mengungkapkan berbagai tantangan yang dihadapi sekolahnya dalam mendukung kegiatan belajar-mengajar. Sebagian besar siswa di sekolah tersebut merupakan anak-anak dari keluarga prasejahtera dan warga relokasi dari bantaran Sungai Karang Mumus (SKM). Menurut Suratmi, latar belakang ekonomi para siswa menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi capaian akademik. Banyak &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":144698,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,37],"tags":[12458],"class_list":["post-144633","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-sdn-004-sambutan"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"SAMARINDA \u2013 Kepala Sekolah SDN 004 Sambutan, Suratmi, mengungkapkan berbagai tantangan yang dihadapi sekolahnya dalam mendukung kegiatan belajar-mengajar. Sebagian besar siswa di sekolah tersebut merupakan anak-anak dari keluarga prasejahtera dan warga relokasi dari bantaran Sungai Karang Mumus (SKM). Menurut Suratmi, latar belakang ekonomi para siswa menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi capaian akademik. Banyak\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Guntur Riyadi\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"SDN 004 Sambutan, Belajar di Tengah Serba Terbatas! - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"SAMARINDA \u2013 Kepala Sekolah SDN 004 Sambutan, Suratmi, mengungkapkan berbagai tantangan yang dihadapi sekolahnya dalam mendukung kegiatan belajar-mengajar. Sebagian besar siswa di sekolah tersebut merupakan anak-anak dari keluarga prasejahtera dan warga relokasi dari bantaran Sungai Karang Mumus (SKM). Menurut Suratmi, latar belakang ekonomi para siswa menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi capaian akademik. Banyak\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-19T00:46:25+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-19T00:46:25+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"SDN 004 Sambutan, Belajar di Tengah Serba Terbatas! - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"SAMARINDA \u2013 Kepala Sekolah SDN 004 Sambutan, Suratmi, mengungkapkan berbagai tantangan yang dihadapi sekolahnya dalam mendukung kegiatan belajar-mengajar. Sebagian besar siswa di sekolah tersebut merupakan anak-anak dari keluarga prasejahtera dan warga relokasi dari bantaran Sungai Karang Mumus (SKM). Menurut Suratmi, latar belakang ekonomi para siswa menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi capaian akademik. Banyak\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\\\/#blogposting\",\"name\":\"SDN 004 Sambutan, Belajar di Tengah Serba Terbatas! - Berita Borneo\",\"headline\":\"SDN 004 Sambutan, Belajar di Tengah Serba Terbatas!\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter01\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/6314186766981729131.jpg\",\"width\":1280,\"height\":960},\"datePublished\":\"2025-10-19T08:46:25+08:00\",\"dateModified\":\"2025-10-19T08:46:25+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Kalimantan Timur, Samarinda, SDN 004 Sambutan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Timur\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/#listItem\",\"name\":\"Samarinda\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Samarinda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\\\/#listItem\",\"name\":\"SDN 004 Sambutan, Belajar di Tengah Serba Terbatas!\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"SDN 004 Sambutan, Belajar di Tengah Serba Terbatas!\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kota-samarinda\\\/#listItem\",\"name\":\"Samarinda\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter01\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter01\\\/\",\"name\":\"Guntur Riyadi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a29f65fc43864953274d5cbb46fba5029ce560240f29468aa6eeeef00cf41155?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Guntur Riyadi\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\\\/\",\"name\":\"SDN 004 Sambutan, Belajar di Tengah Serba Terbatas! - Berita Borneo\",\"description\":\"SAMARINDA \\u2013 Kepala Sekolah SDN 004 Sambutan, Suratmi, mengungkapkan berbagai tantangan yang dihadapi sekolahnya dalam mendukung kegiatan belajar-mengajar. Sebagian besar siswa di sekolah tersebut merupakan anak-anak dari keluarga prasejahtera dan warga relokasi dari bantaran Sungai Karang Mumus (SKM). Menurut Suratmi, latar belakang ekonomi para siswa menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi capaian akademik. Banyak\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter01\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter01\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/10\\\/6314186766981729131.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\\\/#mainImage\",\"width\":1280,\"height\":960},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2025-10-19T08:46:25+08:00\",\"dateModified\":\"2025-10-19T08:46:25+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"SDN 004 Sambutan, Belajar di Tengah Serba Terbatas! - Berita Borneo","description":"SAMARINDA \u2013 Kepala Sekolah SDN 004 Sambutan, Suratmi, mengungkapkan berbagai tantangan yang dihadapi sekolahnya dalam mendukung kegiatan belajar-mengajar. Sebagian besar siswa di sekolah tersebut merupakan anak-anak dari keluarga prasejahtera dan warga relokasi dari bantaran Sungai Karang Mumus (SKM). Menurut Suratmi, latar belakang ekonomi para siswa menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi capaian akademik. Banyak","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\/#blogposting","name":"SDN 004 Sambutan, Belajar di Tengah Serba Terbatas! - Berita Borneo","headline":"SDN 004 Sambutan, Belajar di Tengah Serba Terbatas!","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter01\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/6314186766981729131.jpg","width":1280,"height":960},"datePublished":"2025-10-19T08:46:25+08:00","dateModified":"2025-10-19T08:46:25+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\/#webpage"},"articleSection":"Kalimantan Timur, Samarinda, SDN 004 Sambutan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Timur","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/#listItem","name":"Samarinda"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/#listItem","position":3,"name":"Samarinda","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\/#listItem","name":"SDN 004 Sambutan, Belajar di Tengah Serba Terbatas!"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\/#listItem","position":4,"name":"SDN 004 Sambutan, Belajar di Tengah Serba Terbatas!","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/#listItem","name":"Samarinda"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter01\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter01\/","name":"Guntur Riyadi","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a29f65fc43864953274d5cbb46fba5029ce560240f29468aa6eeeef00cf41155?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Guntur Riyadi"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\/","name":"SDN 004 Sambutan, Belajar di Tengah Serba Terbatas! - Berita Borneo","description":"SAMARINDA \u2013 Kepala Sekolah SDN 004 Sambutan, Suratmi, mengungkapkan berbagai tantangan yang dihadapi sekolahnya dalam mendukung kegiatan belajar-mengajar. Sebagian besar siswa di sekolah tersebut merupakan anak-anak dari keluarga prasejahtera dan warga relokasi dari bantaran Sungai Karang Mumus (SKM). Menurut Suratmi, latar belakang ekonomi para siswa menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi capaian akademik. Banyak","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter01\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter01\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/6314186766981729131.jpg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\/#mainImage","width":1280,"height":960},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\/#mainImage"},"datePublished":"2025-10-19T08:46:25+08:00","dateModified":"2025-10-19T08:46:25+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"SDN 004 Sambutan, Belajar di Tengah Serba Terbatas! - Berita Borneo","og:description":"SAMARINDA \u2013 Kepala Sekolah SDN 004 Sambutan, Suratmi, mengungkapkan berbagai tantangan yang dihadapi sekolahnya dalam mendukung kegiatan belajar-mengajar. Sebagian besar siswa di sekolah tersebut merupakan anak-anak dari keluarga prasejahtera dan warga relokasi dari bantaran Sungai Karang Mumus (SKM). Menurut Suratmi, latar belakang ekonomi para siswa menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi capaian akademik. Banyak","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2025-10-19T00:46:25+00:00","article:modified_time":"2025-10-19T00:46:25+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"SDN 004 Sambutan, Belajar di Tengah Serba Terbatas! - Berita Borneo","twitter:description":"SAMARINDA \u2013 Kepala Sekolah SDN 004 Sambutan, Suratmi, mengungkapkan berbagai tantangan yang dihadapi sekolahnya dalam mendukung kegiatan belajar-mengajar. Sebagian besar siswa di sekolah tersebut merupakan anak-anak dari keluarga prasejahtera dan warga relokasi dari bantaran Sungai Karang Mumus (SKM). Menurut Suratmi, latar belakang ekonomi para siswa menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi capaian akademik. Banyak","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"144633","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":{"faqs":[],"keyPoints":[],"titles":[],"descriptions":[],"socialPosts":{"email":[],"linkedin":[],"twitter":[],"facebook":[],"instagram":[]}},"created":"2025-10-18 13:34:49","updated":"2025-10-19 00:46:30","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/\" title=\"Kalimantan Timur\">Kalimantan Timur<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/\" title=\"Samarinda\">Samarinda<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tSDN 004 Sambutan, Belajar di Tengah Serba Terbatas!\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Timur","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/"},{"label":"Samarinda","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kota-samarinda\/"},{"label":"SDN 004 Sambutan, Belajar di Tengah Serba Terbatas!","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sdn-004-sambutan-belajar-di-tengah-serba-terbatas\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/144633","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=144633"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/144633\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":144700,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/144633\/revisions\/144700"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/144698"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=144633"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=144633"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=144633"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}