{"id":144765,"date":"2025-10-19T14:02:52","date_gmt":"2025-10-19T06:02:52","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=144765"},"modified":"2025-10-19T14:02:52","modified_gmt":"2025-10-19T06:02:52","slug":"pesta-miras-berujung-maut-di-tabanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pesta-miras-berujung-maut-di-tabanan\/","title":{"rendered":"Pesta Miras Berujung Maut di Tabanan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><b>TABANAN <\/b>\u2013 Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Kediri\u2013Tabanan, tepatnya di jembatan penghubung Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali. Seorang pengendara motor berinisial CAP (36) tewas setelah motor yang dikendarainya terperosok ke got jembatan, Sabtu (18\/10\/2025) tengah malam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Korban diketahui membonceng dua penumpang, RK (19) dan RAR (27). Ketiganya diduga berada di bawah pengaruh minuman beralkohol saat insiden terjadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu I Gusti Made Berata, membenarkan hal tersebut. \u201cDiduga ketiganya dalam pengaruh alkohol karena saat ditanya oleh tenaga medis, korban yang selamat mengakuinya,\u201d ujar Berata saat dikonfirmasi, Minggu (19\/10\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, motor yang dikendarai korban melaju dari arah Kediri menuju Kota Tabanan. Saat melintas di atas jembatan, kendaraan tersebut tiba-tiba oleng dan kehilangan kendali.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKorban lalu oleng kemudian selanjutnya jatuh di badan jalan sebelah selatan as jalan,\u201d terang Berata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Motor yang oleng itu akhirnya terperosok ke dalam got jembatan, membuat ketiga penumpangnya terhempas keras ke badan jalan. Warga yang melihat kejadian segera memberi pertolongan dan membawa para korban ke RSU Tabanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun nahas, CAP dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan medis. Dua rekannya, RK dan RAR, kini masih menjalani perawatan intensif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berata menambahkan, kecelakaan tersebut menjadi pengingat pentingnya kesadaran berlalu lintas dan bahaya berkendara dalam pengaruh alkohol. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengendarai kendaraan bermotor setelah mengonsumsi minuman keras, demi keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan raya. []\n<p>Admin04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TABANAN \u2013 Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Kediri\u2013Tabanan, tepatnya di jembatan penghubung Banjar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali. Seorang pengendara motor berinisial CAP (36) tewas setelah motor yang dikendarainya terperosok ke got jembatan, Sabtu (18\/10\/2025) tengah malam. Korban diketahui membonceng dua penumpang, RK (19) dan RAR (27). Ketiganya diduga berada di &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":144766,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[9900,35],"tags":[],"class_list":["post-144765","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-bali","category-berita-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/144765","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=144765"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/144765\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":144767,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/144765\/revisions\/144767"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/144766"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=144765"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=144765"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=144765"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}