{"id":144862,"date":"2025-10-19T20:13:32","date_gmt":"2025-10-19T12:13:32","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=144862"},"modified":"2025-10-19T20:13:32","modified_gmt":"2025-10-19T12:13:32","slug":"zelensky-ultimatum-dialog-atau-perang-berlanjut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/zelensky-ultimatum-dialog-atau-perang-berlanjut\/","title":{"rendered":"Zelensky Ultimatum Dialog atau Perang Berlanjut"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>UKRAINA<\/strong> \u2014 Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan kembali kesiapannya untuk duduk satu meja dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam upaya mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun. Pernyataan ini disampaikan Zelensky saat melakukan kunjungan kerja ke Washington, Amerika Serikat, pada Senin waktu setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam keterangan kepada media usai pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump dan sejumlah pemimpin Eropa di Gedung Putih, Zelensky menyatakan keterbukaannya untuk melaksanakan pertemuan tatap muka pertama dengan Putin. Konflik antara kedua negara tersebut telah menyebabkan krisis kemanusiaan dan ekonomi yang berkepanjangan di kawasan Eropa Timur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1031\" data-end=\"1233\">\u201cSaya mengonfirmasi, dan semua pemimpin Eropa mendukung saya, bahwa kami siap untuk pertemuan bilateral dengan Putin,\u201d kata Zelensky setelah pertemuan puncak tersebut, dikutip AFP, Selasa (19\/8\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tekanan terhadap Zelensky semakin meningkat seiring dengan dorongan dari berbagai pihak agar Ukraina mencari jalan damai, bahkan jika itu berarti harus melepaskan sebagian wilayah. Sementara itu, Rusia dikabarkan terus mencatat kemajuan di medan perang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menjelang pertemuannya dengan Trump, presiden AS tersebut dikabarkan mendorong Ukraina untuk mempertimbangkan penyerahan Krimea dan menghentikan upaya bergabung dengan NATO \u2014 dua poin utama yang menjadi tuntutan Moskow. Namun, Zelensky menegaskan bahwa ia telah memberikan penjelasan yang lebih rinci kepada Trump mengenai kondisi di lapangan Ini adalah pertemuan terbaik kami,\u201d ujar Zelensky melalui pernyataan resmi kantornya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya dapat menunjukkan banyak hal, bahkan di peta, kepada semua rekan Amerika mengenai situasi di medan perang,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain membahas peluang dialog dengan Rusia, Zelensky juga menyoroti pentingnya dukungan keamanan dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa. Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang turut menghadiri pertemuan tersebut, disebut telah mendukung langkah itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2326\" data-end=\"2538\">\u201cPenting bagi AS untuk memberikan sinyal yang jelas bahwa mereka akan menjadi salah satu negara yang akan membantu, berkoordinasi, dan juga menjadi peserta dalam jaminan keamanan untuk Ukraina,\u201d tutur Zelensky.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kunjungan Zelensky ke Washington dipandang sebagai langkah diplomatik strategis untuk memperkuat posisi Ukraina di tengah tekanan geopolitik yang meningkat. Pertemuan potensial antara Zelensky dan Putin pun diharapkan menjadi titik balik menuju akhir konflik yang telah menelan banyak korban jiwa dan sumber daya. []\n<p>Fajar Hidayat<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>UKRAINA \u2014 Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menegaskan kembali kesiapannya untuk duduk satu meja dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam upaya mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun. Pernyataan ini disampaikan Zelensky saat melakukan kunjungan kerja ke Washington, Amerika Serikat, pada Senin waktu setempat. Dalam keterangan kepada media usai pertemuan dengan Presiden AS Donald &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":73,"featured_media":144865,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2254],"tags":[2520,8708,2682,6769,12474],"class_list":["post-144862","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-internasional","tag-perang-ukraina","tag-putin","tag-rusia","tag-ukraina","tag-zelensky"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/144862","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/73"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=144862"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/144862\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":144867,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/144862\/revisions\/144867"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/144865"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=144862"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=144862"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=144862"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}