{"id":145383,"date":"2025-10-21T23:37:36","date_gmt":"2025-10-21T15:37:36","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=145383"},"modified":"2025-10-21T23:37:36","modified_gmt":"2025-10-21T15:37:36","slug":"50-meter-menuju-bencana-ekologis-kapuas-hulu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/50-meter-menuju-bencana-ekologis-kapuas-hulu\/","title":{"rendered":"50 Meter Menuju Bencana Ekologis Kapuas Hulu"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KAPUAS HULU<\/strong> \u2013 Ancaman terhadap kawasan konservasi Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (TNBKDS) kian nyata. Hanya berjarak sekitar 50 meter dari batas kawasan, kini terbentang lahan perkebunan sawit yang terus berkembang di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Balai Besar TNBKDS Kapuas Hulu, Sadtata Noor Adirahmanta, membenarkan hal tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"766\" data-end=\"918\">\u201cJarak terdekat 50 meter dari batas kawasan Taman Nasional Danau Sentarum dan Betung Kerihun,\u201d ujarnya kepada wartawwan, Selasa (21\/10\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Sadtata, area kebun sawit itu memang berada di luar kawasan taman nasional, tepatnya di lahan berstatus Areal Penggunaan Lain (APL<strong data-start=\"1032\" data-end=\"1063\">)<\/strong>, yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun ia mengingatkan, jarak yang amat dekat itu berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap ekosistem taman nasional, terutama akibat aktivitas perkebunan yang intensif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1307\" data-end=\"1480\">\u201cMeskipun jarak dengan batas kawasan taman nasional cukup dekat, sehingga ada kemungkinan juga aktivitas perkebunan akan berdampak pada ekosistem kawasan TNBKDS,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sadtata menyoroti ancaman masuknya residu pupuk kimia ke kawasan taman nasional yang bisa merusak keseimbangan ekosistem alami.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1618\" data-end=\"1761\">\u201cHampir pasti penggunaan pupuk, termasuk pupuk kimia, akan masuk ke kawasan taman nasional, dan mengganggu keseimbangan ekosistem,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski demikian, ia mengakui izin perkebunan tersebut secara hukum legal, karena berada di bawah kewenangan daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1886\" data-end=\"2043\">\u201cNamun demikian secara aturan, izin HGU tersebut legal karena diterbitkan oleh pemangku kewenangan yaitu Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sadtata menambahkan, pihaknya membuka ruang dialog dengan perusahaan pemegang izin, agar mereka tidak hanya mengejar keuntungan ekonomi, tetapi juga berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan sekitar taman nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2269\" data-end=\"2418\">\u201cBBTNBKDS Kapuas Hulu membuka ruang dialog ke pihak perusahaan, agar perusahaan juga ikut peduli terhadap dampak ke ekosistem,\u201d katanya menegaskan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedekatan aktivitas industri sawit dengan kawasan konservasi ini memperlihatkan betapa tipisnya batas antara pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan di Kapuas Hulu. Pemerintah daerah kini dituntut lebih tegas dalam menata ruang, agar ekspansi sawit tidak menelan benteng terakhir keanekaragaman hayati Kalimantan Barat. []\n<p>Fajar Hidayat<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAPUAS HULU \u2013 Ancaman terhadap kawasan konservasi Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum (TNBKDS) kian nyata. Hanya berjarak sekitar 50 meter dari batas kawasan, kini terbentang lahan perkebunan sawit yang terus berkembang di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Kepala Balai Besar TNBKDS Kapuas Hulu, Sadtata Noor Adirahmanta, membenarkan hal tersebut. \u201cJarak terdekat 50 meter &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":73,"featured_media":145384,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273,28],"tags":[4006,188,12572,12571],"class_list":["post-145383","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-kapuas-hulu-putussibau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-danau-sentarum","tag-kapuas-hulu","tag-sawit-kalimantan-barat","tag-taman-nasional-betung-kerihun"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/145383","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/73"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=145383"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/145383\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":145385,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/145383\/revisions\/145385"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/145384"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=145383"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=145383"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=145383"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}