{"id":1455,"date":"2014-06-03T12:59:18","date_gmt":"2014-06-03T04:59:18","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=1455"},"modified":"2022-10-15T12:34:05","modified_gmt":"2022-10-15T12:34:05","slug":"curi-enam-motor-siswa-smp-dibui","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/curi-enam-motor-siswa-smp-dibui\/","title":{"rendered":"Curi Enam Motor, Siswa SMP Dibui"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Anak di bawah umur yang terlibat kasus kriminal di Kota Tepian kian marak. Buktinya, AR (15), siswa yang masih duduk di bangku salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Samarinda ini diringkus polisi karena mencuri enam motor, Minggu (1\/6) lalu.<br \/>\nInformasi yang dihimpun, AR selama ini mencuri motor digunakan balapan liar dan dijual murah, berkisar Rp1,5 juta, tergantung merek dan kondisi motor. Dalam melakukan aksinya, AR hanya seorang diri dan berbekal kunci sebuah kunci ganda (kunci T). \u201cKunci tersebut saya dapatkan ketika pertama kali mencuri motor,\u201d katanya kepada polisi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nSejauh ini, polisi telah mengamankan satu unit motor Yamaha Jupiter MX nomor polisi (nopol) KT 5138 QQ hasil kejatan tersangka. Ia mengaku motor itu dicuri di bilangan Jl Slamet Ryadi, Gang V, Sungai Kunjang.<br \/>\n\u201cMotor tersebut saya ambil sekitar Mei lalu, awalnya saya jalan kaki dan melihat motor tersebut terparkir di depan rumah. Saya dekati dan saya paksakan kunci palsu itu masuk ke kontak setelah itu saya bawa pergi,\u201d akunya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\nMotor hasil curiannya di parkir selama seminggu di Jl Pramuka, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara. \u201cSaya parkir di pinggir jalan, setelah dirasa aman, saya kemudian menyuruh teman saya mengambilnya untuk digunakan balap liar,\u201d bebernya.<br \/>\nMinggu (1\/6) lalu, polisi meringkus AR, ketika sedang menonton balapan liar bersama rekannya, FI (17). Motor Jupiter MX hasil curian yang telah diganti nopolnya menjadi KT 3257 UE yang digunakan untuk balapan juga disita polisi. FI rekan AR, ternyata juga terlibat sebagai penadah motor hasil curian AR dan membantu menjualkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\n\u201cSaya hanya disuruh memakai untuk balapan saja, tidak ikut mencuri, sebelumnya sudah pernah jualkan motor Honda Beat dari dia (AR, Red) dengan harga Rp1,5 juta,\u201d beber FI.<br \/>\nLima motor lainnya yakni empat Yamaha Jupiter MX, dan satu Honda Beat masih ditelusuri keberadaannya oleh polisi. \u201cSaat ini pelakunya kita tahan dan terus dilakukan pengembangan, mencari barang bukti lainnya,\u201d kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Antonius Wisnu Sutirta melalui Kasat Reskrim Kompol Feby FP Hutagalung, didamping Wakasat Reskrim AKP Suryono. [] RedFj\/KK<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anak di bawah umur yang terlibat kasus kriminal di Kota Tepian kian marak. Buktinya, AR (15), siswa yang masih duduk di bangku salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Samarinda ini diringkus polisi karena mencuri enam motor, Minggu (1\/6) lalu. Informasi yang dihimpun, AR selama ini mencuri motor digunakan balapan liar dan dijual murah, berkisar &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,37],"tags":[],"class_list":["post-1455","post","type-post","status-publish","format-standard","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1455","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1455"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1455\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21812,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1455\/revisions\/21812"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1455"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1455"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1455"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}