{"id":145963,"date":"2025-10-24T21:40:32","date_gmt":"2025-10-24T13:40:32","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=145963"},"modified":"2025-10-24T21:40:32","modified_gmt":"2025-10-24T13:40:32","slug":"dekranasda-diminta-jadi-penggerak-bukan-pelengkap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dekranasda-diminta-jadi-penggerak-bukan-pelengkap\/","title":{"rendered":"Dekranasda Diminta Jadi Penggerak, Bukan Pelengkap"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong data-start=\"333\" data-end=\"344\">KUTAI KARTANEGARA <\/strong>\u2014 Pengukuhan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masa bhakti 2025\u20132030 oleh Bupati Aulia Rahman Basri di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Rabu (22\/10\/2025), bukan sekadar seremoni. Di balik prosesi itu, tersimpan tantangan besar bagi daerah dalam menghidupkan kembali sektor kerajinan lokal yang mulai kehilangan gairah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bupati Aulia menegaskan peran Dekranasda tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi motor perubahan dalam pengembangan ekonomi kreatif daerah. \u201cPelantikan ini bukan hanya pengukuhan kepengurusan, tapi juga penegasan tekad bersama untuk membawa kerajinan Kutai Kartanegara ke level yang lebih tinggi. Saya berharap Dekranasda tidak hanya bergerak di hilir, tapi lebih aktif di hulu dalam proses penciptaan dan pengembangan produk kerajinan,\u201d ujar Aulia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pernyataan tersebut menjadi pesan kuat agar organisasi ini tidak hanya memamerkan hasil, tetapi juga menyiapkan proses dan sumber daya manusia di baliknya. Regenerasi pengrajin muda menjadi sorotan penting dalam membangun ekosistem kerajinan yang berkelanjutan. Aulia menilai, minat terhadap kriya lokal perlu ditanamkan sejak dini. \u201cDekranasda Kukar harus mampu menjadi motor penggerak yang menginisiasi anak-anak sekolah untuk terlibat dalam kegiatan kerajinan. Dari situ kita bisa melahirkan pengrajin-pengrajin baru yang inovatif dan cinta produk lokal,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dukungan pemerintah daerah terhadap Dekranasda ditegaskan sebagai bagian dari visi \u201cKukar Idaman Terbaik 2025\u20132030\u201d. Program ini diharapkan tidak berhenti pada wacana, melainkan benar-benar mendorong tumbuhnya industri kerajinan yang mampu bersaing di pasar nasional dan global.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dekranasda kini dihadapkan pada pekerjaan besar: membangun kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas kreatif, dan masyarakat. Tanpa sinergi nyata, kerajinan lokal hanya akan menjadi pajangan tanpa daya saing. \u201cKerajinan bukan hanya karya tangan, tetapi juga cermin dari nilai, tradisi, dan kreativitas masyarakat kita. Mari bersama kita jadikan Dekranasda sebagai garda terdepan kemajuan ekonomi kreatif Kukar. []\n<p>Penulis: Muhammad Ihsan | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA \u2014 Pengukuhan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masa bhakti 2025\u20132030 oleh Bupati Aulia Rahman Basri di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Rabu (22\/10\/2025), bukan sekadar seremoni. Di balik prosesi itu, tersimpan tantangan besar bagi daerah dalam menghidupkan kembali sektor kerajinan lokal yang mulai kehilangan gairah. Bupati Aulia menegaskan peran &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":73,"featured_media":145964,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,33],"tags":[10372,1708,9259,12733,12730,12732,12734,12731],"class_list":["post-145963","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara","tag-aulia-rahman-basri","tag-budaya-lokal","tag-ekonomi-kreatif","tag-industri-kerajinan","tag-kerajinan-lokal-kutai-kartanegara","tag-pendopo-odah-etam-tenggarong","tag-pengrajin-muda","tag-regenerasi-pengrajin"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/145963","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/73"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=145963"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/145963\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":145965,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/145963\/revisions\/145965"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/145964"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=145963"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=145963"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=145963"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}