{"id":146179,"date":"2025-10-25T16:49:12","date_gmt":"2025-10-25T08:49:12","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=146179"},"modified":"2025-10-25T16:49:12","modified_gmt":"2025-10-25T08:49:12","slug":"ngantuk-di-setir-innova-hantam-beton-di-kapuas-hulu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ngantuk-di-setir-innova-hantam-beton-di-kapuas-hulu\/","title":{"rendered":"Ngantuk di Setir, Innova Hantam Beton di Kapuas Hulu!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KAPUAS HULU<\/strong>\u00a0\u2013 Sebuah mobil Toyota Innova dengan nomor polisi KB 1105 FE mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Selatan, Dusun Ranyai Hulu, Desa Pala Kota, Kecamatan Seberuang, Kabupaten Kapuas Hulu. Diduga pengemudi mengantuk hingga kehilangan kendali dan menabrak pondasi beton rumah warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kapolsek Seberuang, AKP Dayan, menjelaskan insiden tersebut terjadi akibat kelalaian pengemudi, Sukmansyah (Rudi), yang tertidur saat mengemudi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"520\" data-end=\"738\">\u201cKecelakaan tunggal ini terjadi setelah pengemudi merasa ngantuk dan tertidur, sehingga mobilnya melaju ke sebelah kanan jalan dan menabrak pondasi beton di halaman rumah warga,\u201d ujar AKP Dayan kepada Mattanews.co.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beruntung, kecelakaan tersebut tidak menelan korban jiwa. Namun, enam penumpang mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"878\" data-end=\"978\">\u201cSatu orang mengalami patah tangan sebelah kanan, sementara lima lainnya luka ringan,\u201d kata Dayan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia merinci, Leny Marsalina mengalami patah tangan kanan, sementara pengemudi Sukmansyah menderita luka ringan di bagian mulut. Arif Setiawan mengalami lecet di kaki, Istikomag mendapat lima jahitan di bagian kening, Katirun mengalami luka ringan di bawah pelipis mata serta di jempol tangan dan kaki, dan Ribut Sujarno mengalami luka lecet di kening dan pelipis kanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polisi telah menindaklanjuti dengan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata saksi, membantu evakuasi korban, serta berkoordinasi dengan satuan lalu lintas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1540\" data-end=\"1671\">\u201cPermasalahan diselesaikan secara kekeluargaan, dan seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh pemilik kendaraan,\u201d tambah Kapolsek.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">AKP Dayan mengingatkan agar para pengendara tidak memaksakan diri ketika mengantuk di perjalanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1775\" data-end=\"1920\">\u201cBila mengantuk, segera menepi dan beristirahat. Mengemudi sambil mengantuk sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kecelakaan fatal,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kecelakaan akibat kelelahan di jalan raya menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih disiplin menjaga keselamatan diri. Jalan lintas antardaerah, terutama di wilayah pedesaan yang minim penerangan dan sepi, kerap menjadi titik rawan bagi pengemudi yang lengah atau menurunkan konsentrasi. []\n<p>Admin04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAPUAS HULU\u00a0\u2013 Sebuah mobil Toyota Innova dengan nomor polisi KB 1105 FE mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Selatan, Dusun Ranyai Hulu, Desa Pala Kota, Kecamatan Seberuang, Kabupaten Kapuas Hulu. Diduga pengemudi mengantuk hingga kehilangan kendali dan menabrak pondasi beton rumah warga. Kapolsek Seberuang, AKP Dayan, menjelaskan insiden tersebut terjadi akibat kelalaian pengemudi, Sukmansyah (Rudi), &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":146180,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2273,28],"tags":[],"class_list":["post-146179","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-kapuas-hulu-putussibau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146179","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=146179"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146179\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":146181,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146179\/revisions\/146181"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/146180"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=146179"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=146179"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=146179"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}